cover
Contact Name
Gusma Harfiana Abbas
Contact Email
gusma.harfiana@unm.ac.id
Phone
+6289694990900
Journal Mail Official
chemedu@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kimia FMIPA, Universitas Negeri Makassar, Jl. Daeng Tata Raya, Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemedu: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia
ISSN : 28081226     EISSN : 28081218     DOI : https://doi.org/10.35580/chemedu.v4i2
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Chemedu merupakan wadah untuk bertukar informasi ilmiah mengenai ilmu pendidikan kimia yang meliputi perkembangan teori, media dan metode pembelajaran dari hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis dan kajian buku.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2026)" : 18 Documents clear
Peran Media Visualisasi Interaktif Berbasis Teknologi dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Submikroskopik Kimia: Systematic Literature Review Almur, Faathir; Ashari, Ayu
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.84127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis temuan-temuan penelitian mengenai peran media visualisasi interaktif berbasis teknologi dalam meningkatkan pemahaman konsep submikroskopik kimia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar pada rentang tahun 2016–2026. Kriteria inklusi meliputi penelitian tentang media visualisasi interaktif berbasis teknologi dalam pembelajaran kimia yang fokus pada pemahaman konsep submikroskopik. Sebanyak 13 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), simulasi interaktif, serta multimedia interaktif dan animasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual, menurunkan miskonsepsi hingga 55,72%, serta meningkatkan keterampilan visual-spasial peserta didik. Media AR unggul dalam mengintegrasikan objek 3D dengan dunia nyata, VR memberikan pengalaman imersif, simulasi interaktif menawarkan aksesibilitas tinggi, sedangkan animasi efektif untuk proses dinamis. Kesimpulannya, media visualisasi interaktif berbasis teknologi berperan penting dalam menjembatani kesenjangan kognitif antara representasi makroskopik, simbolik, dan submikroskopik dalam pembelajaran kimia. Efektivitasnya dipengaruhi oleh desain pembelajaran, jenis teknologi, serta karakteristik peserta didik.
Pengaruh Metode Drill Model Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIA SMAN 9 Gowa (Studi pada Materi Asam Basa) Rezki, Nur Annisa; Husain, Halimah; Djangi, Muhammad Jasri
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.84180

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode drill melalui model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMAN 9 Gowa. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode driil pada model discovery learning dan model discovery learning tanpa metode driil. Variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik pada materi pokok asam basa. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA SMAN 9 Gowa yang berjumlah 240 peserta didik yang tersebar dalam 7 kelas. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI MIA 2 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI MIA 3 sebagai kelompok kontrol dengan jumlah peserta didik sebanyak 35 orang untuk kelas eksperimen dan 34 untuk kelas kontrol. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar pada materi pokok asam basa berupa nilai N-Gain yang dianalisis menggunakan uji-t. Nilai N-Gain yang diperoleh di kelas eksperimen dengan frekuensi sedang yaitu 29 orang atau 82.86 % dan frekuensi rendah yaitu 6 orang atau 17.14% sedangkan nilai N-Gain di kelas control dengan frekuensi sedang yaitu 16 orang atau 47.05% dan frekuensi rendah yaitu 18 orang atau 52.95%. Pengujian hipotesis dengan uji t menghasilkan t_hitung (2,86)> t_tabel (1,67) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode drill melalui model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMAN 9 Gowa pada materi pokok asam basa. ABSTRACT The research was a quasi-experimental that aimed to know the influence of drill method in discovery learning model to student learning outcome of XI MIA class of SMAN 9 Gowa on acid base Topic. The independent variable in this research was the drill method in discovery learning model and the dependent variable were the student’s learning outcome on acid base Topic. The population was XI MIA class of SMAN 9 Gowa consisted of 240 students with seven classes. Technique of sample was a simple random sampling. The sample research consisted of two classes, namely XI MIA2 class as an experiment group and XI MIA 3 class as a control group with 35 students in experiment group and 34 students in control group. The data of the research were gathered by learning outcome test of acid base Topic for N-Gain which were analyzed by using t-test. The result of hypothesis was t_calculated (2,86)> t_table (1,67). It can be concluded that there is an effect of drill method in discovery learning model to student’s learning outcome of XI MIA class of SMAN 9 Gowa on acid base Topic.
PENGEMBANGAN E-MODUL IKATAN KIMIA BERBASIS FLIP PDF PROFESSIONAL PADA MODEL DISCOVERY LEARNING (Studi Pada Kelas XI SMA Negeri 2 Makassar) Isnada, Winda; Auliah, Army; Hardin, Hardin
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.64064

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkane-modul berbasis flipbook yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan e-modul ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis (analysis), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), tahap implementasi (implementation), dan tahap evaluasi (evaluate). Sumber data pada penelitian ini ada tiga, yaitu ahli media dan ahli materi sebagai sumber uji kevalidan, guru mata pelajaran kimia sebagai sumber untuk uji kepraktisan serta peserta didik kelas XI MIPA 1 berjumlah 26 orang sebagai subjek uji kepraktisan dan keefektifan. Instrumen yang digunakan untuk kevalidan yaitu lembar validasi oleh ahli media dan ahli materi, kepraktisan yaitu lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran e-modul, angket respon guru dan peserta didik, serta keefektifan yaitu tes hasil belajar. Hasil penelitian menjelaskan bahwa validitasdari ahli materi sebesar 3,7 dan ahli media sebesar 3,7 yang berada pada kategori sangat valid dengan uji konsistensi antar validator sebesar 100% yang berada pada kriteria sangat tinggi, (2) rata-rata persentase kepraktisan e-modul adalah 88,75%, dimana persentase kepraktisan berdasarkan angket respon peserta didik dan guru terhadap e-modul berturut-turut sebesar 91,3% dan 86,2% dengan kategori sangat praktis, (3) e-modul memenuhi kriteria efektif (≥85%) berdasarkan pencapaian ketuntasan kelas dengan persentase 88,46%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa pengembangane-modul ikatan kimia berbasis Flip PDF Professionalpada Model Discovery Learningdengan model ADDIE bersifat valid, praktis, dan efektif.
Pengaruh Media Explosion Box Dalam Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Kelas XI Kimia SMA Negeri 14 Gowa Muharram, Muharram; Jusniar, Jusniar; Ahmad, Fandi; Bintang, Andi
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.78990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media explosion box dalam model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik peserta didik kelas XI kimia SMA Negeri 14 Gowa Tahun Ajaran 2025/2026 pada materi pokok laju reaksi. Penelitian ini menggunakan desain posttest only control group design. Populasi penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI kimia SMA Negeri 14 Gowa yang terdiri dari tiga kelas. Sampel penelitian ditentukan secara random sampling yaitu kelas XI.B1, XI.C1 dan kelas XI.A3, sehingga diacak menjadi kelas XI.C1 dengan jumlah peserta didik sebanyak 34 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI.B1 dengan jumlah peserta didik sebanyak 36 orang sebagai kelompok kontrol. Variabel bebasnya adalah penggunaan media explosion box dan variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik pada materi laju reaksi. Pengambilan data dilakukan dengan pemberian tes hasil belajar dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Pengolahan data penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif diperoleh nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelompok eksperimen sebesar 84,12 dan kelompok kontrol sebesar 76,25. Uji prasyarat data hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berasal dari populasi yang homogen, namun tidak terdistribusi normal sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney (uji non-parametrik). Hasil uji hipotesis hasil belajar diperoleh nilai Zhitung > Ztabel maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh media explosion box dalam model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI kimia SMA Negeri 14 Gowa pada materi pokok laju reaksi.
Eksplorasi Laju Reaksi : Pengaruh Model POGIL terhadap Efikasi Diri dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI Kimia Mutmainnah, Nurul Ilmi; Allo, Eda Lolo; Alimin, Alimin
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.83925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model POGIL terhadap efikasi diri dan hasil belajar peserta didik kelas XI SMAN 1 Takalar. Metode kuasi eksperimen digunakan dengan desain penelitian post-test only control group design. Populasi berupa seluruh peserta didik kelas XI yang belajar kimia terdiri dari enam kelas. Teknik simple random sampling digunakan dalam pemilihan sampel subjek penelitian. Terpilih kelas XI.1 sebagai kelompok eksperimen yang belajar dengan menggunakan model POGIL dan XI.2 sebagai kelompok kontrol yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung. Variabel bebas penelitian ini adalah model POGIL dan model pembelajaran langsung, variabel terikatnya adalah efikasi diri dan hasil belajar. Instrumen penelitian berupa angket efikasi diri dan tes hasil belajar dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif hasil belajar kelompok eksperimen diperoleh rata-rata nilai hasil belajar 81,16 dengan efikasi diri 55,47. Analisis statistik hasil belajar kelompok kontrol diperoleh rata-rata nilai hasil belajar 74,5 dengan efikasi diri 50,83. Hasil uji homogenitas dan uji normalitas untuk efikasi diri dan hasil belajar menunjukkan kedua data berasal dari populasi yang homogen, namun tidak terdistribusi normal, sehingga pengujian hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil uji statistik inferensial efikasi diri diperoleh Zhitung = 3,04 pada (α) = 0,05 serta diperoleh Ztabel = 1,64 menunjukkan bahwa Zhitung > Ztabel. Hasil uji statistik inferensial hasil belajar diperoleh Zhitung = 2,40 pada (α) = 0,05 serta diperoleh Ztabel = 1,64 menunjukkan bahwa Zhitung > Ztabel, yang berarti ada pengaruh model POGIL terhadap efikasi diri dan hasil belajar peserta didik kelas XI pada materi laju reaksi.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality dalam Pembelajaran Kimia Risma, Nadila; Amsal, Azhar
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.82809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa saja faktor-faktor yang dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran berbasis Augmented Reality dalam pembelajaran kimia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) untuk menjamin proses penelaahan yang sistematis, transparan dan komprehensif. Sumber data diperoleh dari beberapa baiss data, yaitu berasal dari Google Scholar, ResearchGate, dan SINTA. Kriteria inklusi mencakup artikel berbahasa Indonesia atau Inggris yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025 dan relevan dengan pembelajaran kimia, sedangkan kriteria eksklusi mencakup artikel yang tidak menyajikan data penelitian atau hanya berupa opini. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi sesuai dengan alur PRISMA. Setelah melalui proses seleksi awal berdasarkan judul dan abstrak, dilanjutkan dengan evaluasi teks lengkap, diperoleh 30 artikel yang dianalisis lebih lanjut terkait faktor-faktor yang dipengaruhi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis AR memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep, motivasi belajar, minat siswa, dan keterlibatan dalam pembelajaran.
Pengaruh Metode Tutor Sebaya dalam Model Discovery Learning terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MIPA SMAN 25 Bone (Studi Materi Pokok Reaksi Reduksi dan Oksidasi) Asmita, Lisa; Sugiarti, Sugiarti; Danial, Muhammad
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.84181

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu bertujuan untuk mengetahui pengaruh tutor sebaya dalam model discovery learning terhadap aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 25 Bone. Variabel bebas dalam penelitian ini tutor sebaya dalam model discovery learning. Variabel terikatnya adalah aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi Reaksi reduksi dan oksidasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas X MIPA SMA Negeri 25 Bone yang tersebar dalam tiga kelas.Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas X MIPA I sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah peserta didik 30 orang dan X MIPA II sebagai kelompok kontrol dengan jumlah peserta didik 26 orang yang ditentukan dengan cara teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan lembar observasi aktivitas belajar dan tes hasil belajar pada materi pokok reaksi reduksi dan oksidasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan Uji-tdanuij Mann-Whitney. Persentase ketuntasan indikator kelompok eksperimen 83,3 % lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan persentase 57,7 %. Pengujian hipotesis untuk aktivitas belajar menghasilkan t¬hitung = 3,68 pada taraf signifikan, α = 0.05 diperoleh ttabel = 1,68. Karena thitung >ttabel, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh tutor sebaya dalam model discovery learning terhadap aktivitas belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 25 Bone. Sedangkan pengujian hipotesis untuk hasil belajar menghasilkan Zhitung=2,84 pada taraf signifikan, α = 0.05 diperoleh Ztabel= 1,64..   ABSTRACT This researchis a quasi-experimental aimed to know the effect of Peer Tutors discovery learning Model on activity and learning outcomes of students in class X MIPA SMA Negeri 25 Bone. Independent variable in this research is peer tutors and discovery learning model. Dependent variable is activity and learning outcomes students on subject matter of redox. Population in this research is all student class X MIPA SMA Negeri 25Bone. MIPA which consist of thre classes namely class X MIPA I until X MIPA II. The sample in this research consist of two classes that are X MIPA I as the experimentgroup X MIPA II as the control group with 30 student in experiment group and 26 student in control group which selected by simple random sampling. The research data are obtained by observation sheet learning activities and test of learning outcomes in subject matter of redox which analysed by t-test and Mann-Whitney test. The indicator of the experiment 83,3 % which accepted control of the 57,7 %.The result of activities learning hypothesis show t¬count = 3.68 at α = 0,05 obtainedt-table=1.68. Therefore, t¬count>t¬table which H1 accepted and H0 rejected which means there is an effect of discovery learning model on learning activities of student class X MIPA SMA Negeri 25Bone on redox. The result of learning outcomes hypotesis show Zhitung= 2,84 at α = 0,05 obtained Ztable =1.64. Therefore Zcount> Ztable which H1 accepted and H0 rejected which means there is an effect of peer tutors discovery learning model on learning outcomes of student calss X MIPA SMA Negeri 25Bone on redox.
Green Chemistry Education for Sustainable Development Goals (SDGs): A Systematic Literature Review Fadly, Dewiyanti; Cahyani, Vika Puji
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.83376

Abstract

Global environmental crises such as climate change, biodiversity loss, and chemical pollution demand scientific approaches that support sustainable development. One approach that has received widespread attention is green chemistry, which seeks to design safer, more efficient, and environmentally friendly chemical products and processes. This study aims to analyze the development of research on the relationship between green chemistry and the Sustainable Development Goals (SDGs) through a systematic bibliometric literature review. The research method refers to the PRISMA framework by searching and selecting scientific articles published in English over the past ten years. Publication data were then analyzed to identify research trends, key themes, and relationships between study topics. The analysis shows that research on green chemistry and the SDGs has increased significantly in recent years, indicating growing academic attention to the role of chemistry in supporting sustainable development. Existing studies generally highlight the contribution of green chemistry to waste reduction, energy efficiency, safer chemical use, and the development of environmentally friendly technologies. However, research gaps remain, particularly regarding a more systematic mapping of green chemistry principles with specific SDG indicators. Therefore, further research needs to develop an analytical approach that is able to measure the contribution of green chemistry to achieving SDG targets in a more integrated and indicator-based manner.
Pengaruh Penggunaan Media Animasi pada Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIA SMA Negeri 1 Polewali Mandar (Studi pada Materi Pokok Larutan Penyangga) Ramadhanah, Firjandini Dwi; Ramdani, Ramdani; Sugiarti, Sugiarti
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.31045

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media animasi pada model pembelajaran discovery learning terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMAN 1 Polewali Mandar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media animasi dalam model pembelajaran discovery learning. Variabel terikatnya adalah motivasi dan hasil belajar peserta didik pada materi larutan penyangga. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIA SMAN 1 Polewali Mandar yang tersebar dalam 5 kelas. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI MIA 3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik 33 dan XI MIA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik sebanyak 34 orang yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan angket motivasi belajar dan tes hasil belajar pada materi pokok larutan penyangga. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deksriptif menunjukkan bahwa motivasi belajar rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 83,45 dan kelas kontrol 78,05. Hasil analisis deksriptif hasil belajar rata-rata untuk kelas eksperimen 80,06 dan kelas kontrol 69,94. Hasil analisis statistik inferensial terhadap motivasi belajar peserta didik menunjukkan bahwa data terdistribusi normal sehingga uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t dan diperoleh hasil thitung = 36 > ttabel= 1,99 pada taraf signifikan, α = 0.05 untuk motivasi belajar. Analisis statistik inferensial terhadap hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa data tidak terdistribusi normal sehingga uji hipotesis yang digunakan adalah uji-z dan diperoleh Zhitung = 3,27 > Ztabel= 1,64 pada taraf signifikan, α = 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media animasi pada model pembelajaran discovery learning terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMAN 1 Polewali Mandar pada materi pokok larutan penyangga.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Wordwall untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Saragih, Elisa Fitri; Sihombing, Junifa Layla; Yusuf, Muhammad; Dalimunthe, Makharany; Pulungan, Ahmad Nasir
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.83301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Discovery Learning berbantuan media Wordwall terhadap minat dan hasil belajar siswa pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit, serta menganalisis hubungan antara minat belajar dan hasil belajar siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 10 Medan dengan sampel kelas XI F-2 dan XI F-6 yang ditentukan melalui teknik random sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest control group design dalam kerangka quasi experimental. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes hasil belajar dan angket minat belajar. Analisis data meliputi uji N-Gain, uji t, dan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 58,87% dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol sebesar 50,73%. Hasil uji Independent Sample T-test menunjukkan nilai signifikansi 0,002 (

Page 1 of 2 | Total Record : 18