cover
Contact Name
Magfiroh
Contact Email
dokicti@gmail.com
Phone
+6285288852893
Journal Mail Official
dokicti@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Surya Alam 8 Blok A No. 15 Jl. Masjid Jami, Talang Jambe, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30961
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Psychology and Social Sciences
ISSN : 29878551     EISSN : 29872545     DOI : https://doi.org/10.61994/jpss
Journal of Psychology and Social Sciences is a scientific journal published by CV. Doki Course and Training. The papers to be published in JPSS are research articles (quantitative or qualitative research approaches), literature studies or original ideas that are considered to contribute to scientific studies of Psychology. It covers problems in psychological studies such as educational psychology, social psychology, personality psychology, clinical psychology, developmental psychology, industrial and organizational psychology, Islamic psychology, psychometrics and psychological measurement, counseling psychology, psychotherapy, family psychology. It is published four times a year, in March, Juny, September and December. There are two version of publication; print out (p) with ISSN: 2987-8551 and electronic (e) with ISSN Online: 2987-2545
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Psychology and Social Sciences" : 5 Documents clear
Kecemasan Sosial Perempuan Hindu Bali Dalam Konsep Menyama Braya Kadek Rachma Intan Cahyani, Kadek Rachma Intan Cahyani; Nyoman Trisna Aryanata; Luh Putu Ratih Andhini
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v2i3.692

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan sosial dan budaya dalam masyarakat Hindu Bali yang mengakibatkan penyempitan makna konsep menyama braya, dari “semua manusia adalah saudara” menjadi terbatas pada komunitas Bali atau Hindu Bali. Pergeseran ini menimbulkan tantangan, khususnya bagi perempuan Hindu Bali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kecemasan sosial yang dialami perempuan Hindu Bali dalam menjalankan menyama braya serta memahami bagaimana mereka beradaptasi dengan perubahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur. Tiga narasumber perempuan Hindu Bali berusia 18-40 tahun yang telah menikah dipilih berdasarkan keterlibatan mereka dalam aktivitas adat dan tanggung jawab sosial yang berkaitan dengan menyama braya. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta software NVivo 14. Hasil menunjukkan bahwa perempuan Hindu Bali mengalami kecemasan sosial, terutama dalam interaksi dengan komunitas adat, karena tekanan memenuhi peran gender tradisional dan tugas adat yang membebani. Kecemasan ini dipicu oleh kekhawatiran terhadap penilaian negatif dari komunitas jika mereka gagal memenuhi ekspektasi sosial. Penelitian ini menemukan bahwa perempuan Hindu Bali memiliki peran penting dalam menjaga tradisi melalui kegiatan keagamaan dan sosial, termasuk menyama braya. Meskipun mereka menghadapi kecemasan akibat ekspektasi tradisional, dukungan keluarga terutama dari ibu mertua dan kandung, membantu mengurangi tekanan ini. Usia dan pengalaman juga memengaruhi kemampuan mereka mengelola kecemasan, dengan perempuan yang lebih tua cenderung lebih mampu menghadapi tantangan sosial. Penelitian ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan konteks budaya dan gender dalam memahami kecemasan sosial serta menyarankan peningkatan dukungan sosial dan penelitian lanjutan.
Menumbuhkan Minat Belajar Mengurangi Prokrastinasi: Tantangan Siswa Kelas X di SMA X Dewa Ayu Intan Sukmayanthi; Nyoman Trisna Aryanata; Aritya Widianti
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v2i3.694

Abstract

The success of learning is influenced by students' interest in learning. When someone has an interest in learning, they will show a high level of interest and gladly pay attention to learning activities. However, a common phenomenon among students today is that teenagers spend more time on entertainment than completing academic tasks. This study aims to determine the relationship between learning interest and academic procrastination among 10th-grade students at SMA X. This study uses a quantitative research method with simple linear regression analysis. The subjects of this study were 241 10th-grade students at SMA X. The instruments used were a learning interest questionnaire from Prihatin (2017) with a reliability of 0.713 and a validity score of 0.654-0.706, and an academic procrastination questionnaire from Zakiah (2021) with a reliability of 0.923 and a validity score of 0.218-0.672. The results of this study show a significance of 0.000 (ɑ < 0.05) with a regression coefficient value of -0.912 and an R Square of 5.4%. This indicates a significant negative relationship between the variables, meaning that the higher the learning interest, the lower the academic procrastination, and vice versa. However, the researcher found that even with a high interest in learning, students may still experience moderate academic procrastination, which is influenced by their inability to prioritize tasks. There is a relationship between the factors of learning interest and academic procrastination among 10th-grade students at SMA X, amounting to 5.4%, with the remaining percentage influenced by other factors. Future researchers are encouraged to further develop this study by investigating other factors that were not examined in this research.
Stres Akademik Pada Siswa SMA Ketika Terjadi Transisi Pembelajaran Dari Daring Ke Pembelajaran Tatap Muka Made Sukma Wirayana; Nyoman Trisna Aryanata; Aritya Widianti
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v2i3.701

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang alamiah dan mendalam tentang stres akademik dan faktor – faktor yang membuat stress akademik siswa SMA ketika terjadinya transisi pembelajaran daring ke pembelajaran tatap muka penuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dengan lima partisipan perempuan siswa SMA Negeri X. Pemilihan partisipan didasarkan pada pengalaman transisi pembelajaran yang dimiliki dan kebersedian menjadi partisipan pada penelitian ini. Kredibilitas penelitian ini menggunakan member check. Penelitian ini mendapatkan 13 kategori tema. Stres akademik yang dialami siswa saat transisi pembelajaran antara lain, pembelajaran daring siswa kurang mendapatkan penjelasan dari guru sehingga membuat siswa harus mampu memahami materi secara mandiri. PTM terbatas siswa dituntut untuk merubah kebiasaan harus mulai bangun pagi. Stres akademik yang dialami siswa saat terjadinya transisi pembelajaran dari daring, PTM terbatas, dan tatap muka penuh antara lain pembelajaran yang tidak efektif menuntut siswa supaya mampu memahami materi secara mandiri, harus merubah kebiasaan supaya bisa beradaptasi dengan cepat dan baik, mencemaskan nilai hasil belajar, aktivitas pembelajaran yang padat, dan tugas sekolah yang banyak.
Kesejahteraan Psikologis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Ditinjau Dari Perbedaan Gender Muhammad Adi Apriansyah; Khaulah Nabilah; Istiza Asza Kalihza; Muhammad Najwan; Nisrina Fawwazatha; Muhammad Reiza Alfarano; Rifqi Agung
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v2i3.725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa tingkat akhir ditinjau dari perbedaan gender. Total responden yang menjadi subjek sebanyak 115 orang. Dengan jumlah perempuan sebanyak 86 orang dan laki-laki sebanyak 29 orang. Pengumpulan data menggunakan Skala Kesejahteraan Psikologis dari Skala Kesejahteraan Psikologis Ryff (RPWB, 1995). Skala Kesejahteraan Psikologis Remaja terdiri dari 18 item dan sistem penilaian yang baik. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik menggunakan teknik One sample T-Test. Dari hasil uji T di atas menunjukkan bahwa P = 0,001. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan independen antara pria dan wanita. Sementara itu, hasil uji data statistik menunjukkan bahwa nilai "Mean" untuk Kesejahteraan Psikologis untuk Pria adalah 47.862 dan untuk Wanita 47.198, artinya Kesejahteraan Psikologis pria cenderung lebih baik dibandingkan dengan wanita.  
Kreativitas Sebagai Determinan Peningkatan Prestasi Akademik Pada Mahasiswa Senny Micky Azzahra; Delima; Lulu Fitri Rodiyah; Yolanda Nabila; Utami Maya Sari
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v2i3.726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas terhadap prestasi akademik pada mahasiswa di Kota Palembang, maupun mahasiswa di luar Kota Palembang.. Dengan melibatkan 306 responden, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasi. Kreativitas dinilai dengan menggunakan Torrance Tests of Creative Thinking (TTCT; Torrance, 1976) yang terdiri atas bagian figural dan verbal (15 item).Prestasi (PR) dinilai menggunakan Lembar Kuesioner (15 item). Berdasarkan hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kreativitas dengan prestasi pada mahasiswa. Uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat variasi persepsi kreativitas dan prestasi berdasarkan jenis kelamin dan usia, maka diperoleh nilai korelasi sebesar 0,001 < 0,005.

Page 1 of 1 | Total Record : 5