cover
Contact Name
Magfiroh
Contact Email
dokicti@gmail.com
Phone
+6285288852893
Journal Mail Official
dokicti@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Surya Alam 8 Blok A No. 15 Jl. Masjid Jami, Talang Jambe, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30961
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
ISSN : 29884160     EISSN : 29884497     DOI : https://doi.org/10.61994/taqrib
Taqrib : Journal Of Islamic Studies And Education is a scientific journal published by CV. Doki Courses and Training. Papers to be published in Taqrib: Journal Of Islamic Studies And Education are research articles (quantitative or qualitative research approaches), literature studies or original ideas that are considered to be able to contribute to the focus of scientific progress in formal and non-formal education in Islamic schools, madrasas, Islamic boarding schools and education Islam in tertiary institutions and Islamic Studies provides scientific articles on Islamic studies which are developed through the publication of articles, research reports and book reviews.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education" : 6 Documents clear
Tantangan Sosial dan Etika Modern Dalam Perspektif Tafsir Taisirul at Tafsir Karya Abdul Jalil Isa Muhammad Ali Amin Ibrahim
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 2 No. 2 (2024): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v2i2.652

Abstract

Umat Islam saat ini menghadapi tantangan sosial dan etika yang kompleks, seperti ketidakadilan, kemiskinan, dan diskriminasi, yang diperparah oleh dinamika globalisasi. Perubahan sosial yang cepat sering kali bertentangan dengan nilai tradisional, sementara interaksi antarbudaya menantang keharmonisan dan toleransi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan berbagai pendekatan utama.Metode ini akan memfasilitasi pemahaman mendalam terhadap tafsir Abdul Jalil Isa serta konteks sosial dan etika yang relevan melalui Analisis Isi, Pendekatan Historis dan Kontekstual, Studi Kasus, Analisis Perbandingan, dan juga Metode Field Research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abdul Jalil Isa, dalam karya tafsirnya Taisirul At-Tafsir, menggunakan pendekatan yang menggabungkan konteks historis dan linguistik dalam penafsirannya. Ia menekankan pentingnya memahami konteks historis di balik wahyu Al-Qur'an serta makna bahasa Arab klasik untuk memberikan tafsir yang relevan dan akurat.  
The Concept of Economic Balance in the Quran: An Interpretation of the Verse Prohibiting Exploitation Wildan Ashari Hasibuan; Abdillah Nurul Bahri
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 2 No. 2 (2024): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v2i2.755

Abstract

This study aims to explore the concept of economic equilibrium in the Qur'an, focusing on the interpretation of verses prohibiting exploitation, such as exploitation, oppression in trade, and the obligation to act justly. The research employs a qualitative descriptive-analytical approach through a literature study, with primary data consisting of relevant Qur'anic verses (QS. Al-Baqarah: 275-279, QS. Al- Mutaffifin : 1-3, QS. An-Nisa : 135) analyzed using authoritative interpretations. The findings indicate that the Qur'anic prohibition of exploitation not only provides moral guidance but also practical solutions to address modern economic inequalities, such as prohibitions on exploitative exploitation, market manipulation, and hoarding. The concept of economic equilibrium in the Qur'an emphasizes justice, equitable wealth distribution, and social responsibility. This study concludes that Islamic economic values based on Qur'anic teachings offer effective solutions to global economic challenges by creating a fairer, sustainable, and Sharia-compliant economic system.  
Mengembangkan Metode dan Praktik Pengajaran Tafsir: Pengaruh dan Kontribusi Pada Pendidikan Karakter Sakhila Nur Ramadhani; Cindy Adelia; Randa Saputra
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 2 No. 2 (2024): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v2i2.619

Abstract

Pendidikan karakter merupakan suatu proses pendidikan yang bertujuan untuk membentuk kepribadian seseorang agar memahami nilai-nilai karakter yang luhur dalam bentuk sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter tidak hanya mengajarkan peserta didik antara yang salah dan yang benar, tetapi juga menanamkan kebiasaan-kebiasaan (habituasi) berkenaan dengan hal-hal yang baik agar peserta didik dapat memahami, mampu merasakan dan mau melakukannya. Dengan begitu, pendidikan karakter mengemban misi yang sama dengan pendidikan akhlak, pendidikan budi pekerti atau pendidikan akhlak. Tujuan utama pendidikan karakter adalah untuk meningkatkan kualitas dan tercapainya pembentukan karakter atau akhlak yang luhur pada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka. Kesimpulan dari artikel ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan kontribusi pendidikan karakter dalam metode praktik mengajar tafsir kemudian mengetahui dasar-dasar Al-Qur’an tentang Pendidikan Karakter.
Pengembangan Metode Pengajaran Tafsir Di Pesantren Muhammad Sindy Anwar; Siti Patima; Clara Khairullah
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 2 No. 2 (2024): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v2i2.621

Abstract

Dengan menggunakan metode reflektif, artikel ini berusaha mengelaborasi metode pembelajaran tafsir dipondok pesantren. Pengembangan aspek metodologi pembelajaran tafsir di pondok pesantren, tampaknya etode munâzharah, yang paling tepat, karena metode ini dapat memunculkan pemikiran berani dan kritise terhadap sesuatu yang sudah dipandang baku, sehingga kreativitas dan inovasi akan berkembang denganc emerlang. Materi yang dikaji di pesantren antara lain adalah tafsir Alquran yang ditekstualkan pada kitabkitab klasik (kutub al-turâts) yang sekarang ini terintroduksi secara popular dengan sebutan kitab kuning. Dari kitab inilah, para santri menyerap dan menimba Ilmu agama untuk dikembangkan dan diaplikasikan dimasyarakat. Dengan berkembangnya kajian keilmuan modern dan pesatnya pertumbuhan Iptek dan ekonomiyang diiringi dengan berbagai problem sosial, pengembangan metode pengajaran dan kajian tafsir dipesantren harus diperbaharui dan disempurnakan, antara lain munâzharah. Dengan metode ini, pengajarantafsir dapat merangsang keterlibatan para santri secara aktif, baik secara intelektual maupun emosional, sehingga muncul ide-ide cemerlang. 
Moderasi Beragama menurut Al-Qur’an dan Hadist Adellia Hidayat; M.Rifqi Al-Azizi; Ayu Kirana; Imam Tauhid
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 2 No. 2 (2024): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v2i2.826

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Quran dan Hadis tidak Mengajak umat Islam untuk melakukan kekerasan, ekstrem dan berlebih-lebihan dalam Beragama. Al-Quran dan Hadis menawarkan bahwa memahami dan mengamalkan agama Harus melalaui jalur keseimbangan dan berada di jalan tengah sehingga agama terkesan. Ramah, lembut dan kasih sayang. Bahkan keseimbangan merupakan suatu keniscayaan Termasuk pada hukum alam sebagai harmoninya kehidupan. Jika tidak demikian dunia ini Akan hancur dan binasa.
Tradisi Menggantung Kaki Kambing Di Karang Agung: Eksplorasi Kearifan Lokal, Warisan Leluhur, Makna Simbolis, dan Relevansinya Dalam Nilai-Nilai Hadis Nabi Saw Hari Nur Evendi; Muhajirin
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 2 No. 2 (2024): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v2i2.836

Abstract

Tradisi menggantung kaki kambing di Karang Agung memiliki nilai historis, sosial, dan spiritual sebagai ungkapan syukur dan simbol kebersamaan. Tradisi ini dimulai dengan kenduri, pemberian sedekah, dan menggantung kaki kambing di perahu baru sebagai perlindungan. Meskipun ada pandangan agama yang mengaitkannya dengan praktik tolak bala, masyarakat menyelaraskannya dengan ajaran Islam melalui doa dan kenduri. Penelitian kualitatif-deskriptif dan etnografi menunjukkan bahwa tradisi ini memperkuat identitas budaya, harmoni sosial, dan dapat ditafsirkan ulang dalam kerangka tauhid, menjadi simbol kebersamaan dan keberkahan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6