cover
Contact Name
DIRJA NUR ILHAM
Contact Email
dirja.poltas@gmail.com
Phone
+6285261233288
Journal Mail Official
jp3l@lkppl.org
Editorial Address
Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L)
ISSN : -     EISSN : 30264588     DOI : -
Jurnal Pengabdian Pembangunan Pertanian dan Lingkungan (JP3L) secara spesifik bidang publikasi yang diterbitkan meliputi: 1. Pembangunan Berkelanjutan 2. Pertanian Berkelanjutan 3. Teknologi Pertanian 4. Budidaya Tanaman 5. Proteksi Tanaman 6. Peternakan dan perikanan 7. Perkebunan 8. Penanganan Paska Panen 9. Pengolahan Pangan 10. Agribisnis 11. Teknik Lingkungan 12. Konservasi Lingkungan 13. Penanganan Bencana Alam 14. Pemberdayaan masyarakat 15. Aplikasi Teknologi Informasi dan Komputerisasi 16. Teknologi Tepat Guna
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 2 Nomor 2," : 5 Documents clear
Sosialisasi dan Adopsi Inovasi Teknologi Pengendalian Hama Penggerek Buah Kakao (PBK)dan Pestisida Nabati Ramah Lingkungan untuk Optimalisasi Hasil Kakao Nurahmi, Erida; Syafruddin, Syafruddin; Safrida, Safrida; Yasar, Muhammad
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 2 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 2 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v2i2.72

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan melibatkan lembaga mitra dan masyarakat. Program pengabdian ini di desain dan diarahkan untuk meningkatkan keterkaitan antara dunia akademik -teoritik dan dunia empirik-praktis. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masysrakat dalam pembuatan alat pengendali hama penggerak batang buah kakao Fero PBK dan pestisida nabati ramah lingkungan untuk meningkatkan produksi tanaman kakao. Target lainnya untuk memasyarakatkan pertanian ramah lingkungan dan penguatan kelembagaan petani. Kegiatan Pengabdian ini digagas oleh lembaga mitra LPPM Universitas Syiah Kuala dan kelompok sasaran petani kakao di Desa Jruek Bak Kreh Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Kendala utama dalam peningkatan kakao di Desa Jruek Bak Kreh adalah minimnya inovasi dan adopsi teknologi pembuatan alat pengendali hama penggerek buah kakao dan pestisida nabati ramah lingkungan. Mahalnya harga pestisida buatan dan sulit tersedia bagi petani kakao menginspirasi kami untuk membantu petani dalam memperkenalkan dan mendemonstrasikan teknologi pembuatan alat pengendali hama penggerek buah kakao dan pestisida nabato ramah lingkungan. Alat yang dihasilkan tersebut adalah produk ramah lingkungan yang dapat diaplikasikan secara mudah oleh petani untuk peningkatan produksi kakao
Peran Generasi Muda dalam Mengembangkan Agrowisata Konservatif di Waduk Leubok Qalsum, Ummy; Santri, Linda; Qamarani FP, Jasmine Mardhina; Atikah, Qhisthina
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 2 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 2 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v2i2.73

Abstract

Pengembangan kawasan agrowisata berbasis lingkungan memerlukan peran aktif berbagai pihak, termasuk generasi muda sebagai agen perubahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam pelestarian lingkungan melalui aksi penanaman pohon di kawasan sekitar waduk. Kegiatan ini melibatkan kelompok pemuda setempat yang diberikan edukasi mengenai pentingnya penghijauan, pemilihan jenis pohon yang sesuai dengan kondisi ekosistem waduk, serta teknik penanaman dan perawatannya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran lingkungan dan keterlibatan aktif generasi muda dalam upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung pengembangan kawasan agrowisata. Dengan adanya program ini, diharapkan kawasan waduk dapat berkembang menjadi destinasi agrowisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi serta ekologis bagi masyarakat sekitar.  
Edukasi Penyembelihan Hewan Secara Halal di Gampong Suak Ribee, Aceh Barat Husin, Hasanuddin; Maryati, Sri; Febriansyah, Muhammad Irfan; Puteri, Nafisah Eka; Rahmi, Suci
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 2 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 2 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v2i2.74

Abstract

Penyembelihan adalah mematikan hewan dengan cara memotong saluran nafas dan saluran makanan serta urat nadi utama yang terdapat pada leher hewan. Tujuannya agar hewan tersebut menjadi halal dimakan dagingnya. Akan tetapi, terkadang masyarakat kurang memahami metode penyembelihan yang baik agar kualitas daging terjaga serta tetap mempertimbangkan animal welfare. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan panitia kurban serta perangkat desa di Gampong Suak Ribee, Aceh Barat, mengenai penyembelihan hewan kurban yang memenuhi prinsip halal, higienis, dan kesejahteraan hewan (animal welfare). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan tiga tahap: (1) pra-penyembelihan (pemilihan, pengangkutan, dan pemeliharaan hewan), (2) penyembelihan (persiapan lokasi, alat, dan teknik perobohan serta penyembelihan), dan (3) pasca-penyembelihan (pengelolaan daging). Hasil menunjukkan bahwa kesalahan umum seperti teknik perobohan kasar, penyembelihan tidak tepat, dan penanganan daging tidak higienis berhasil diatasi melalui edukasi. Peserta diajarkan teknik perobohan humanis (seperti rope casting), penyembelihan syar’i (memotong tiga saluran leher dengan pisau tajam sambil membaca basmalah), serta tata kelola daging yang higienis. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta. Kegiatan ini tidak hanya menjamin kualitas daging kurban (pH stabil, warna merah cerah, dan daya simpan lebih lama), tetapi juga memperkuat ketahanan pangan halal di masyarakat. Rekomendasi untuk kegiatan serupa adalah pendampingan langsung saat penyembelihan Idul Adha untuk memastikan praktik berkelanjutan.
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Mesin Kompos Kepada Petani di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar Mustaqimah, Mustaqimah; Nurba, Diswandi; Yasar, Muhammad; Bulan, Ramayanty; Devianti, Devianti; Fachruddin, Fachruddin; Yusra, Andi
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 2 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 2 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v2i2.77

Abstract

Pelatihan pemanfaatan teknologi mesin kompos dan pengolahan limbah organik telah sukses diselenggarakan di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat tani melalui pendekatan edukatif dan praktis dalam bidang pertanian berkelanjutan. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas petani dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri dengan memanfaatkan limbah organik lokal, seperti sisa dapur, dedaunan, dan kotoran ternak. Dengan adanya pelatihan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis mengenai prinsip dasar pengomposan, tetapi juga keterampilan teknis dalam mengoperasikan mesin pencacah kompos dan memahami tahapan pengolahan hingga menghasilkan pupuk matang yang siap digunakan. Selain mendukung peningkatan produktivitas hasil pertanian, penggunaan pupuk kompos ini turut berkontribusi terhadap efisiensi biaya produksi, karena mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang mahal dan tidak ramah lingkungan. Dari sisi lingkungan, praktik pengomposan ini menjadi solusi dalam mengelola limbah organik agar tidak mencemari tanah dan air. Meskipun demikian, pelaksanaan pelatihan ini juga mengungkap sejumlah tantangan, seperti keterbatasan alat produksi dan perlunya pendampingan lanjutan. Artikel ini membahas capaian kegiatan pelatihan, kendala adopsi teknologi di lapangan, serta potensi keberlanjutan program pelatihan di tingkat komunitas secara jangka panjang.
Perbaikan Teknologi Pengupas dan Perajang Berbasis Teknologi Tepat Guna Untuk Produksi Janeng (Dioscorea hispida Dennst) Di Desa Riting Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar Yasar, Muhammad; Mustaqimah, Mustaqimah; Agustina, Raida; Khairi, Khairi; Zulham, Zulham; Lina, Eka Chandra
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 2 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 2 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v2i2.80

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) ini bertujuan untuk membantu masyarakat Desa Riting Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar dalam memperbaiki teknologi pengupas dan perajang janeng (Dioscorea hispida Dennst) melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) agar memiliki nilai ekonomi dan produksi yang lebih tinggi dibanding konvensional. Pelaksanaan Program dilakukan melalui metode Tutorial/Penyuluhan dan Implementasi/Praktek Langsung di Lapangan. Tutorial/Penyuluhan dilakukan melalui pertemuan tatap muka antara tim pengabdi dengan mitra dan masyarakat penerima manfaat. Sedangkan Implementasi/praktek langsung di lapangan dilakukan melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang disampaikan pada saat tatap muka dengan cara pembuatan alat TTG di lahan/bangunan yang telah disediakan oleh Pemerintah Gampong/Desa. Tahapan pelaksanaan kegiatan terdiri-dari fase persiapan, fase koordinasi, fase pelaksanaan, fase pembinaan dan pendampingan, dan fase evaluasi kegiatan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat membantu proses pengupas dan perajang janeng masyarakat baik dari segi kuantitas maupun kualitas hasil sehingga mewujudkan desa industri pengolahan janeng yang berkelanjutan guna mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5