cover
Contact Name
Hasba Edukasi Mandiri
Contact Email
info@hasbaedukasi.co.id
Phone
+6285348848226
Journal Mail Official
info@hasbaedukasi.co.id
Editorial Address
Kompleks Green Kemilau Pelangi, B. 04, Jl. Handil Bahalang I, Simpang Empat, Kec. Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 70654
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30629489     DOI : -
Core Subject : Education,
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin adalah jurnal ilmiah yang didedikasikan untuk mempublikasikan penelitian dan kajian akademis di bidang pendidikan dengan pendekatan multidisiplin. Jurnal ini memuat artikel-artikel penelitian, ulasan pustaka, dan kontribusi ilmiah lainnya yang meliputi bidang-bidang seperti kurikulum dan pembelajaran, manajemen pendidikan, teknologi pendidikan, serta kebijakan, evaluasi pendidikan, serta laporan penelitian. Tujuan utama jurnal ini adalah sebagai wadah bagi para peneliti, akademisi, praktisi pendidikan, dan pengambil kebijakan untuk berbagi pengetahuan dan inovasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara global. Jurnal ini dikelola dan diterbitkan oleh PT. Hasba Edukasi Mandiri, dan terbit setiap bulan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 31 Documents
Search results for , issue "vol. 3 no. 7 (2026): at-taklim: jurnal pendidikan multidisiplin (juli 2026)" : 31 Documents clear
Dekonstruksi Birokrasi Pendidikan: Implementasi Filosofi “Gitu Aja Kok Repot” Gus Dur dalam Transformasi Digital Pembelajaran dari Madrasah hingga Perguruan Tinggi Muhammad Mahfud; Akhmad Zaeni; Solihin; Abd. Hadi; Sugiyanto
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2338

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi filosofi "Gitu Aja Kok Repot" yang digagas oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam konteks transformasi digital pendidikan di Indonesia, mulai dari jenjang madrasah hingga perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran Gus Dur dalam mendekonstruksi birokrasi pendidikan yang semakin kompleks di era digital, mengidentifikasi permasalahan struktural dan operasional yang muncul akibat penerapan teknologi yang tidak terintegrasi, serta merumuskan strategi penyederhanaan sistem pendidikan yang berorientasi pada substansi dan kemaslahatan manusia. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka, penelitian ini menemukan bahwa filosofi "Gitu Aja Kok Repot" mengandung empat dimensi utama: pengutamaan substansi daripada formalitas, efisiensi sebagai nilai kemanusiaan, berpikir kontekstual, dan kemandirian berpikir. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital sering kali melahirkan "hiper-birokrasi digital" yang justru menambah beban administrasi pendidik dan membatasi kreativitas pembelajaran. Implementasi filosofi Gus Dur menawarkan solusi melalui dekonstruksi kerumitan administrasi, integrasi sistem digital satu pintu, penghapusan dikotomi ilmu, dan pembangunan budaya kerja berbasis esensi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan penyederhanaan regulasi, pemanfaatan teknologi yang kontekstual dan inklusif, serta perubahan paradigma seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Dengan demikian, pendidikan dapat kembali pada hakikatnya sebagai ruang pembebasan dan pemanusiaan, bukan sekadar kepatuhan prosedural.
GURU, NOVELTY, DAN INOVASI DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Ahmad Ali Wafi; Nanang Budianto; Arini Hidayati; Mohammad Futuh Muafi
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2339

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peran guru sebagai agen novelty dan inovasi dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perkembangan teknologi dan globalisasi yang membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, sehingga kurikulum PAI dituntut untuk terus berkembang agar mampu menjawab kebutuhan peserta didik modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam pengembangan kurikulum PAI, menganalisis konsep novelty dalam kurikulum PAI, mengkaji inovasi guru dalam pengembangan kurikulum PAI, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat inovasi kurikulum PAI. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen resmi yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam pengembangan kurikulum PAI sebagai implementor, developer, adapter, dan researcher. Novelty atau kebaruan menjadi unsur penting dalam pengembangan kurikulum untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dan menarik, yang mencakup kebaruan dalam konten, metode, media, dan evaluasi. Inovasi guru dalam PAI terlihat melalui integrasi teknologi digital, penerapan metode pembelajaran aktif (student-centered), serta pendekatan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge). Keberhasilan inovasi dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti kompetensi guru, dukungan kelembagaan, sarana prasarana, dan kolaborasi, serta faktor penghambat seperti keterbatasan literasi digital, resistensi terhadap perubahan, keterbatasan fasilitas, kurikulum yang kaku, dan beban administrasi yang tinggi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi digital dan pedagogik guru, dukungan kebijakan dari lembaga pendidikan dan pemerintah, serta penelitian lebih lanjut mengenai novelty dalam kurikulum PAI secara mendalam. Dengan demikian, inovasi kurikulum PAI yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman dapat terwujud tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utamanya.  
PENGARUH HIJRAH DALAM PENGENDALIAN STRES PADA MAHASISWA UNISMA (UNIVERSITAS ISLAM 45 BEKASI) Shifa Shabrina; Silvia Sari Hidayah; Syahrul Roji Saputra
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2347

Abstract

Mahasiswa berada pada fase perkembangan yang rentan mengalami stres karena menghadapi tuntutan akademik, penyesuaian sosial, tekanan keluarga, perubahan identitas diri, dan kebutuhan untuk merencanakan masa depan. Pada mahasiswa Unisma (Universitas Islam 45 Bekasi), dinamika tersebut berlangsung dalam lingkungan kampus Islam yang memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan pendekatan spiritual dalam menghadapi tekanan psikologis. Salah satu fenomena yang relevan adalah hijrah, yaitu proses perubahan diri menuju perilaku yang lebih baik berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini bertujuan membahas pengaruh hijrah dalam pengendalian stres mahasiswa Unisma melalui kajian pustaka terhadap 15 jurnal nasional yang berkaitan dengan hijrah, religiusitas, spiritualitas, coping religius, stres akademik, kesejahteraan psikologis, dan dinamika mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa hijrah berpotensi membantu pengendalian stres melalui beberapa mekanisme, yaitu penguatan makna hidup, peningkatan religiusitas, pembentukan kontrol diri, rutinitas ibadah, dukungan sosial komunitas, dan perubahan pola pikir terhadap masalah. Mahasiswa yang memaknai hijrah secara substantif cenderung lebih mampu menilai tekanan akademik sebagai proses pembelajaran, bukan semata- mata ancaman. Namun, hijrah juga perlu dipahami secara seimbang agar tidak berhenti pada simbol penampilan atau identitas sosial, melainkan benar-benar menjadi proses perbaikan diri yang sehat, moderat, dan adaptif. Dengan demikian, hijrah dapat menjadi salah satu strategi pengendalian stres yang relevan bagi mahasiswa Unisma apabila didukung oleh literasi keagamaan, layanan konseling kampus, lingkungan sosial yang positif, dan kemampuan manajemen diri.
PEMANFAATAN AI-BASED ASSESSMENT TOOLS DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN FIQIH: PELUANG DAN TANTANGAN MORALITAS DIGITAL Solihin; Moh. Sahlan; Muhammad Mahfud
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2348

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan alat asesmen berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam evaluasi pembelajaran Fiqih, serta peluang dan tantangan moralitas digital yang menyertainya. Menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan desain sekuensial eksplanatori, penelitian ini melibatkan 180 siswa dan 12 guru Fiqih dari tiga lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Jember. Data dikumpulkan melalui tes komparatif, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen berbasis AI lebih efektif dalam mengukur pemahaman kognitif tingkat tinggi, dengan peningkatan signifikan pada aspek analisis dan evaluasi (selisih +12,3 poin) serta penerapan dan analisis (selisih +8,3 poin) dibandingkan metode konvensional. Sistem AI juga lebih cepat (2 jam vs 7-10 hari kerja) dan lebih objektif. Namun, penerapannya menghadapi tantangan moralitas digital, yaitu 32% siswa tergoda mencari bantuan daring dan 27% menunjukkan ketergantungan pada teknologi. Penelitian ini merekomendasikan keseimbangan antara teknologi dan pendidikan karakter, aturan penggunaan yang jelas, pembekalan etika digital, serta pengawasan manusiawi agar asesmen AI tetap menjaga nilai-nilai kejujuran dan integritas pendidikan Islam.
MELACAK JIWA YANG HILANG: Otentisitas PAI dari Era Kurikulum Berbasis Kompetensi Menuju Integrasi Deep Learning Berbasis Kasih Sayang Muhammad Mahfud; Nanang Budianto; Abd. Hadi; Solihin
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2349

Abstract

Sejak era Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) hingga Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar cenderung tereduksi menjadi capaian kognitif di atas kertas, sementara “jiwa” otentiknya sebagai proses pembentukan insan kamil kian tersamar. Kebijakan pembelajaran mendalam (deep learning) yang diperkenalkan Kemendikdasmen melalui Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 dengan prinsip mindful, meaningful, dan joyful berpotensi menjadi momentum revitalisasi, namun berisiko direduksi sekadar metode tanpa ruh relasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pergeseran otentisitas PAI sejak era KBK, mengonseptualisasikan model deep learning berbasis kasih sayang (rahmah), dan merumuskan strategi mengembalikan “jiwa” PAI sebagai pembentuk insan kamil. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di SD Islam Nurul Barokah, Gelang, Sumberbaru, dengan data simulasi realistis yang merepresentasikan pola temuan lapangan lazim, melibatkan 20 informan (kepala sekolah, guru PAI, orang tua, dan siswa) melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan FGD, dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tema penyebab hilangnya jiwa PAI, dengan lemahnya keteladanan relasional dan evaluasi berbasis hafalan sebagai faktor dominan. Simulasi penerapan model Compassionate Deep Learning selama enam minggu menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator mindful-meaningful-joyful dan rahmah relasional. Penelitian ini berkontribusi merumuskan kerangka konseptual dan instrumen operasional untuk mengintegrasikan kasih sayang ke dalam pembelajaran mendalam PAI.
DI ANTARA RUMAH, SEKOLAH, DAN JALANAN: Merajut Sinergitas Kelembagaan yang Terfragmentasi dalam Pembentukan Karakter Muslim Muhammad Mahfud; Asnawan; Solihin; Abd. Hadi
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2350

Abstract

Pembentukan karakter Muslim pada anak dan remaja secara normatif ditopang oleh tiga pusat pendidikan—rumah, sekolah, dan masyarakat (“jalanan”)—namun dalam praktiknya ketiga ranah tersebut kerap berjalan sendiri-sendiri, saling lepas, bahkan saling meniadakan pesan moral yang dibangun satu sama lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis akar penyebab fragmentasi peran antara rumah, sekolah, dan lingkungan pergaulan dalam pembentukan karakter Muslim, serta merumuskan model sinergitas baru yang dapat merajut kembali ketiga lembaga tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus multi-situs dengan data simulasi realistis yang mengacu pada pola temuan lapangan yang lazim dalam literatur sejenis, melibatkan 24 informan (orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan siswa) melalui wawancara mendalam, FGD, dan observasi non-partisipan, dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman serta triangulasi sumber. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tema penyebab fragmentasi, dengan dominasi gawai dan pengaruh kelompok sebaya (peer group) serta lemahnya komunikasi orang tua-guru sebagai faktor paling menonjol. Penelitian ini merumuskan Model Sinergitas Tripihak Rekonstruktif yang mengubah relasi linear-instruktif menjadi interaksional-dialogis melalui forum tripihak terjadwal, piagam nilai bersama, dan buku penghubung karakter. Simulasi triangulasi menunjukkan peningkatan skor persepsi efektivitas pada seluruh dimensi kolaborasi setelah penerapan model yang diajukan. Penelitian ini berkontribusi pada rekonstruksi ekosistem pendidikan karakter Muslim yang holistik dan adaptif terhadap tantangan era digital.
Inovasi Asesmen Diagnostik Non-Kognitif untuk Memetakan Kesiapan Belajar dan Karakter Awal Anak Usia Dini di RA Afifatus Sholeha; Moh. Sahlan; Syifa Rahadatul Aisyi Nahdah
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2353

Abstract

Asesmen pada pendidikan anak usia dini sering kali terjebak dalam simplifikasi indikator kognitif, sehingga mengabaikan dimensi internal anak yang melandasi keberhasilan belajar jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengonseptualisasikan dan menguji sebuah inovasi asesmen diagnostik non-kognitif yang dirancang khusus untuk memetakan kesiapan belajar dan karakter awal anak di Raudhatul Athfal (RA). Menggunakan pendekatan kualitatif-pengembangan, inovasi ini mengintegrasikan instrumen observasi berbasis sosiometri emosional dan rekam performa kontekstual yang diselaraskan dengan nilai-nilai inklusif dan moderasi beragama khas RA. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemetaan non-kognitif yang dilakukan di awal tahun ajaran mampu mereduksi bias penilaian guru dan memberikan potret holistik mengenai regulasi diri, motivasi intrinsik, serta disposisi moral anak. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa asesmen non-kognitif bukan sekadar instrumen pelengkap, melainkan fondasi epistemologis dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi yang humanis di tingkat anak usia dini.
KORELASI PERSEPSI SISWA TERHADAP MEDIA PEMBELAJARAN POWER POINT DENGAN HASIL  BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 4 BATANG GANSAL Puji Astuti; Desi Ratnasari
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2354

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kurang stabilnya hasil belajar siswa, kurang tertariknya siswa dengan pembelajaran matematika dan penggunaan media pembelajaran power point yang baru pada proses pembelajaran daring maupun luring siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Batang Gansal. Dari latar belakang masalah tersebut Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Korelasi persepsi siswa terhadap media pembelajaran power point dengan hasil belajar matematika siswa pada materi bangun ruang sisi datar (balok dan kubus) di Kelas VIII SMP Negeri 4 Batang Gansal. Jenis penelitian ini adalah tergolong jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Dengan mengambil kelas VIII SMP Negeri 4 batang gansal sebagai kelas sampel, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian ini akan menggunakan instrumen penelitian berupa angket/kuesioner untuk melihat persepsi siswa terhadap media pembelajaran power point dan soal tes untuk melihat hasil belajar siswa. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis menggunakan uji korelasi. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diperoleh Berdasarkan hasil uji di atas, didapatkan nilai pearson correlation (p) 0,034, artinya p < 0,05 maka hal tersebut menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap media pembelajaran power point dengan hasil belajar siswa memiliki korelasi atau keterkaitan. Dengan hasil siginifikan 0,894 termasuk dalam interval koefisien 0,800 − 1.000 dengan tingkat hubungan sangat kuat. Sedangkan keeratan korelasi antar variabel terletak pada interval 0,710 − 0,90 dengan tingkat keterkaitan sangat kuat. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima.
PENGGUNAAN MEDIA PESAN BERANTAI UNTUK MENINGKATKAN PENGENALAN PEKERJAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Tri Ani; Asri Neli Putri
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2357

Abstract

This study aims to analyze the use of chain messages as a medium to enhance the introduction of professions in Early Childhood Education (PAUD) and its implications for PAUD educator competency standards. The method employed is a qualitative literature review with a descriptive-analytical approach. Data were collected from various relevant sources, including scientific journals, books, and government regulations, and analyzed using content analysis. The results indicate that chain message games are effective in introducing professions because they involve visual stimulation, verbal communication, and multisensory activities that align with brain-based learning principles (Suyadi, 2020). The implementation of this method carries significant implications for PAUD teacher competencies, including pedagogical competency in designing brain-friendly games, professional competency in integrating knowledge from child development, communication, and neuroscience, social competency in building healthy communication ecosystems, and personality competency in creating a fun and non-stressful learning environment. The study concludes that chain message media is an innovative and relevant solution to introduce professions to young children while also strengthening the professional image of PAUD educators.
Penilaian Autentik Sikap Moderasi Beragama pada Raudhatul Athfal Titarini; Moh. Sahlan
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2360

Abstract

Penguatan moderasi beragama sejak dini merupakan bagian penting dari pendidikan karakter dalam masyarakat yang majemuk. Namun, kajian mengenai asesmen sikap moderasi beragama pada jenjang Raudhatul Athfal masih relatif terbatas, terutama yang mengintegrasikan konsep moderasi beragama dengan prinsip penilaian autentik. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis berbagai kajian mengenai penilaian autentik dan moderasi beragama serta merumuskan kerangka kerja konseptual penilaian autentik sikap moderasi beragama pada Raudhatul Athfal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Integrative Literature Review melalui analisis terhadap artikel jurnal, buku ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan. Data dianalisis menggunakan content analysis melalui proses reduksi data, kategorisasi tematik, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap moderasi beragama pada anak usia dini dipraktikkan dalam perilaku nyata yang selaras dengan karakteristik perkembangan anak, terutama pada aspek Nilai Agama dan Moral serta Sosial-Emosional. Penilaian autentik menjadi pendekatan yang paling sesuai untuk mengases perilaku tersebut melalui observasi, catatan anekdot, portofolio, dokumentasi, dan komunikasi dengan orang tua. Berdasarkan sintesis literatur, penelitian ini menghasilkan kerangka kerja konseptual Penilaian Autentik Sikap Moderasi Beragama pada Raudhatul Athfal yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama, manifestasi perilaku anak, teknik penilaian autentik, interpretasi perkembangan, dan tindak lanjut pembelajaran. Kerangka kerja ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan asesmen autentik pada pendidikan anak usia dini sekaligus menjadi landasan bagi penelitian empiris dan pengembangan instrumen penilaian sikap moderasi beragama pada Raudhatul Athfal.

Page 1 of 4 | Total Record : 31


Filter by Year

2026 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 8 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Agustus 2026) Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026) Vol. 3 No. 6 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juni 2026) Vol. 3 No. 5 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Mei 2026) Vol. 3 No. 4 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (April 2026) Vol. 3 No. 3 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Maret 2026) Vol. 3 No. 2 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Februari 2026) Vol. 3 No. 1 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Januari 2026) Vol. 2 No. 12 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Desember) Vol. 2 No. 11 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi November) Vol. 2 No. 10 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Oktober) Vol. 2 No. 9 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi September) Vol. 2 No. 8 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Agustus) Vol. 2 No. 7 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juli) Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni) Vol. 2 No. 5 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Mei) Vol. 2 No. 4 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi April) Vol. 2 No. 3 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Maret) Vol. 2 No. 2 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Februari) Vol. 2 No. 1 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Januari) Vol. 1 No. 2 (2024): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi November) Vol. 1 No. 1 (2024): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni) More Issue