cover
Contact Name
Ali Alamsyah Kusumadinata
Contact Email
nusantaraypn@gmail.com
Phone
+6285210038520
Journal Mail Official
nusantaraypn@gmail.com
Editorial Address
Villa Pasir Mas Blok B 12A, Jl. Jabaru Pasir Kuda, Bogor Barat, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30310784     DOI : 10.62180
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara merupakan wadah untuk menampung artikel-artikel ilmiah yang hasil penelitian lapangan, laboratorium, literatur review, meta analisis atau sejenis bagi para Dosen, praktisi, profesional, mahasiswa atau individu yang memiliki ketertarikan dalam dalam riset berbagai bidang ilmu diantaranya Komunikasi, Penyuluhan, Komunikasi Pembangunan, Sosiologi, Literasi dan Media, Budaya, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan Pedagogik dan Kajian Pendidikan.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "vol. 4 no. 1 (2026): humanus (jurnal sosiohumaniora nusantara)" : 3 Documents clear
Tagline Sebagai Strategi Komunikasi Branding: Hubungannya dengan Brand Awareness pada Konsumen Muda (Studi Pada Kopi Prolog di Kota Bogor) Hasna Khoirunnisa; Muhammad Luthfie; Ali Alamsyah Kusumadinata
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 4 No. 1 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/q9e0b647

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah strategi komunikasi branding yang diterapkan pelaku usaha, termasuk coffee shop, dalam membangun hubungan dengan konsumen dan meningkatkan brand awareness. Salah satu bentuk komunikasi branding yang banyak digunakan adalah tagline, yaitu pesan singkat yang merepresentasikan identitas dan nilai suatu merek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tagline sebagai strategi komunikasi branding dengan brand awareness pada konsumen muda Kopi Prolog di Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional terhadap 100 responden yang merupakan konsumen muda Kopi Prolog. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi Spearman Rank, serta uji hipotesis dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara tagline Instagram “Dari Prolog Kita Berdialog” dengan brand awareness konsumen muda, yang ditunjukkan oleh nilai Spearman’s rho sebesar 0,349 dengan p < 0,001. Nilai koefisien tersebut menunjukkan bahwa hubungan berada pada kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik persepsi konsumen terhadap kejelasan pesan, daya tarik, kesesuaian dengan identitas merek, dan konsistensi penggunaan tagline, maka semakin tinggi tingkat brand awareness. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tagline sebagai strategi komunikasi branding berkontribusi dalam membangun brand awareness pada konsumen muda, meskipun efektivitasnya juga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kualitas produk, pengalaman konsumen, dan komunikasi digital yang berkelanjutan.
Makna Maskulinitas Pria Pada Iklan Rexona Men Ice Cool Edisi Kolaborasi Manchester City (Analisis Semiotika Roland Barthes) Muhammad Naufal Yusa; Muhammad Luthfie; Ali Alamsyah Kusumadinata
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 4 No. 1 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/s6n5jn31

Abstract

Perkembangan iklan audio visual menjadikan iklan tidak hanya sebagai media promosi, tetapi juga sebagai medium yang mencerminkan nilai-nilai sosial dan budaya serta menghadirkan dan membentuk gambaran identitas sosial, termasuk identitas gender, melalui tanda-tanda visual dan verbal. Iklan Rexona Men Ice Cool Edisi Kolaborasi Manchester City menampilkan sosok laki-laki melalui aksi dalam pertandingan, kondisi tubuh, dan praktik grooming yang membentuk pemaknaan mengenai maskulinitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna maskulinitas pada iklan Rexona Men Ice Cool Edisi Kolaborasi Manchester City melalui analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi visual dan studi pustaka. Analisis data menggunakan konsep denotasi, konotasi, dan mitos Roland Barthes, dengan triangulasi teori sebagai uji keabsahan data dengan membandingkan hasil dengan konsep maskulinitas yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa maskulinitas dalam iklan dimaknai melalui kemampuan fisik, keberanian menghadapi risiko, ketangguhan, serta kepedulian terhadap kondisi tubuh dan penampilan melalui praktik grooming. Pemaknaan tersebut mencerminkan konsep New Man as Narcissist yang menunjukkan adanya perluasan pemaknaan maskulinitas melalui perhatian terhadap kondisi tubuh dan penampilan sebagai bagian dari identitas laki-laki maskulin.
Meaning Of Life Anak Pertama Dalam Fenomena Sandwich Generation Sherly Nur Aliyah; Annisa Nadya Evelina; Assyifaa Herbi Nuari; Deava Oktaviani Hidayat; Nurul Azizah Putri; Nurmina Nurmina
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 4 No. 1 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/3bp2t808

Abstract

Istilah Sandwich generation sedang banyak dibahas di kalangan masyarakat. Sandwich generation merupakan sebuah generasi yang terhimpit diantara dua generasi yang berbeda yang di mana pada satu generasi sudah menua atau orang tua, serta satu generasi merupakan anak-anak. Makna hidup atau Meaning of life dianggap sebagai sesuatu yang sangat penting dan berharga, memberikan nilai istimewa bagi individu dan layak untuk dijadikan tujuan hidup. Anak pertama dalam sebuah keluarga umumnya kan mendapatkan peran pengganti tulang punggung keluarga, anak tersebut dapat disebut sebagai sandwich generation. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui makna hidup dari sandwich generation. Penelitian ini melibatkan sebanyak 3 orang anak pertama yang termasuk dalam Sandwich generation sebagai subjek penelitian. Berdasarkan wawancara yang dilakukan maka didapatkan hasil bahwa anak pertama sering kali merasa terbebani, peran ini membantu mereka mengembangkan rasa tanggung jawab, kemandirian, dan ketahanan mental. Penelitian ini menemukan bahwa dukungan sosial dan pemahaman terhadap kondisi anak pertama dalam “Sandwich generation” merupakan hal yang penting

Page 1 of 1 | Total Record : 3