Agrinus: Jurnal Agro Marin Nusantara
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara adalah terbitan ilmiah yang fokus pada riset dan pengembangan di bidang pertanian dan peternakan. Jurnal ini menawarkan kumpulan artikel ilmiah yang mencakup berbagai aspek, mulai dari teknologi pertanian hingga manajemen peternakan. Dalam cakupannya, jurnal ini membahas inovasi-inovasi terkini di sektor pertanian seperti penggunaan teknologi digital dalam pertanian, penelitian varietas tanaman unggul, praktik-praktik agroekologi, dan strategi pengelolaan tanah yang berkelanjutan. Di sisi peternakan, topik-topik seperti pemuliaan ternak, manajemen pakan, kesehatan hewan, dan efisiensi produksi juga menjadi fokus utama.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"vol. 2 no. 1 (2025): agrinus: jurnal agro marin nusantara"
:
11 Documents
clear
Aplikasi Mikrooganisme Lokal (MOL) Pelepah Kelapa Sawit terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.)
Febrianti Febrianti;
Depita Sari;
Nursyam Arrozi;
Reiza Mutia AR
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/6nbxtw56
A common horticultural plant in Indonesia is the Pakcoy (Brassica rapa L.). Because of its low nutrient content, pakcoy output declines annually. By applying fertilizer, low nutrient levels can be raised. One such form of fertilizer is local microorganisms an organic fertilizer. Gibberellin, cytokinin, auxsin, and other phytohormones substances that promote plant growth and development as well as inhibitors that can boost plant activity and nutrition are all found in local microorganisms. Palm fronds, which are by products of the palm oil industry, are one type of organic material that can be utilized as local microorganisms. This study sought to ascertain the impact and optimal method of administering local microorganisms to oil palm fronds in order to promote growth and pakcoy plant output. The study employed a non factorial Randomized Block Design with 3 replications and 4 treatments. D0 (control), D1 (10 ml/polybag), D2 (15 ml/polybag), and D3 (20 ml/polybag) were the treatments. Plant height (cm), number of leaves (pieces), leaf breadth (cm), and wet weight (g) were the parameters used for the observation. The height and quantity of leaves of pakcoy plants are 2 growth characteristics that are impacted when oil palm fronds are given local microorganisms. With a concentration of 15 ml/polybag, treatment D2 produced the highest local microorganisms concentration of oil palm fronds.
Tapos Membangun Kreativitas Melalui Pangan Lokal (Ubi Jalar)
Erna Ernawati;
Ali Alamsyah Kusumadinata
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/3xr7aw70
Potensi ubi jalar memiliki keragaman yang tinggi terhadap pangan lokal. Ubi jalar memiliki nilai jual yang rendah namun bergizi tinggi. Olahan ubi jalar sangat beragam dan memiliki prospektif yang bernilai bagi nilai dan kecukupan gizi masyarakat. Catatan sejarah mengungkapkan bahwa pangan mitigasi salah satunya adalah umbi-umbian. Tujuan penulisan artikel pengabdian ini adalah menjelaskan aksi kegiatan sosialisasi dalam mengolah ubi jalar dalam bentuk makanan ringan. Kegiatan dilakukan di Tapos Kabupaten Bogor. Metode pelaksanaan dengan cara partisipasi dan penulisan dilakukan dengan teknik kualitatif. Hasil penelitian ini dibangun wawasan yang sama tentang ubi jalar dengan membangun konstruksi manfaat dan nilai ekonomi dalam pemanfaatan pangan lokal. Pengembangan bisnis ubi jalar memberikan peluang bagi masyarakat karena ubi jalar adalah produk lokal yang terdekat dengan kondisi alam dan kemampuan masyarakat dalam berbudidaya. Kata Kunci: makanan tradisional, olahan pangan, pangan lokal
Kajian Literatur: Pemanfaatan Fraksi Minyak Sawit Merah Pada Oleogel dan Margarin
Hengky Nawang;
Hikmah Hikmah;
Intan Intan;
Zulfa Nur Dzakia
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/q8cvjf25
Permintaan global untuk minyak nabati terus meningkat dan mendorong inovasi dengan penggunaan minyak kelapa sawit (MSM), yang kaya akan karotenoid dan vitamin E sebagai makanan fungsional. MSM mempertahankan koneksi bioaktif setelah perawatan, menawarkan manfaat kesehatan seperti antioksidan, pencegahan kebutaan dan menurunkan risiko penyakit degeneratif. Cairan dan sifat fisik yang mengesankan dari MSM membatasi penggunaannya dalam makanan. Dalam penelitian ini, kami memeriksa kemungkinan MSM sebagai bagian mendasar dari Oreogel dan Margarin, dengan metode naratif untuk sepuluh narasi ilmiah yang dipilih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MSM dapat diperlakukan sebagai faktor biologis dalam oleogel menggunakan lilin lebah madu, menciptakan struktur semadisi β-karoten yang stabil dan kaya. Dalam formulasi margarin, MSM secara alami dapat meningkatkan nutrisi dan nilai visual dengan mengganti lemak hidrasi tanpa mempengaruhi tekstur, plastisitas, atau stabilitas produk. Produk oleogel dan margarin berbasis MSM memiliki penerimaan sensorik tinggi dan stabilitas oksidatif yang baik. MSM memiliki potensi besar sebagai bahan alternatif untuk lemak sehat dalam pengembangan makanan modern fungsional dan bernilai tambah.
Analisis Jaringan Komunikasi Pekebun Kelapa Sawit Yang Menggunakan Smartphone dan Yang Tidak Menggunakan Smartphone di Kecamatan Mempura Kabupaten Siak
Syahri Wahyuda Warman;
Roza Yulida Yulida;
Yulia Andriani;
Rosnita Rosnita
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/b4n66q94
Tanaman kelapa sawit merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang menduduki posisi penting dalam sektor perkebunan. Kelapa sawit merupakan komoditi yang berpotensi besar dalam membangun perekonomian Indonesia, Provinsi Riau dikenal sebagai daerah perkebunan kelapa sawit, dengan luas lahan pada tahun 2021 sebesar 1.534,581 Ha (Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, 2022). Perkembangan teknologi informasi berdampak pada semua sektor di Indonesia, tidak terkecuali pekebun kelapa sawit. Salah satu alat komunikasi yang menghubungkan pekebun dengan pekebun kelapa sawit yang laiinya adalah Smartphone. Pekebun kelapa sawit di Kecamatan Mempura menggunakan komunikasi dengan secara langsung dan menggunakan Smartphone. Komunikasi yang dilakukan pekebun kelapa sawit secara langsung terjadi pada waktu-waktu yang tidak terduga atau pada waktu berkumpul. Sedangkan komunikasi dengan menggunakan Smartphone tejadi kapan dan dimana saja. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan cara wawancara kepada pekebun kelapa sawit yang menggunakan Smarpone dan yang tidak menggunakan smartphone di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pekebun kelapa sawit, Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Jaringan komunikasi yang terbentuk pada empat subsistem agribisnis yang menggunakan smartphone memiliki pola roda yang lebih beraturan sedangkan yang tidak menggunakan smartphone memiliki pola roda tidak beraturan. Hal ini dikarenakan pada pekebun yang menggunakan smartphone jaringan komunikasi nya lebih terpusat pada aktor ketua koperasi (SS), aktor kepala desa (MK), aktor pedagang saprodi yang menggunakan adalah grup WA sebagai wadah dalam menyebarluaskan informasi kepada seluruh anggota pekebunKarakteristik eksternal memanfaatkan pertemuan untuk berdiskusi pekebun yang menggunakan smartphone dan yang tidak menggunakan smartphone berada pada kategori jarang, tingkat kehadiran penyuluh rendah, alat peraga yang digunakan dapat dikategorikan cukup mengerti, penyuluh memanfaatkan media elektronik dapat dimengerti, pemanfaatan sumber informasi untuk meningkatkan/memperluas pengetahuan dengan kategori tinggi. Pemanfaatan sumber informasi yang berasal dari mana saja juga sama-sama dengan kategori tinggi.
Sikap dan Intensi Perilaku Mahasiswa Untuk Wirausaha di Bidang Peternakan
Nurhayati
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/fm53av26
Usaha Peternakan merupakan salah satu sector ungulan di bidang agribisnis. Sektor peternakan memiliki kontribusi yang besar terhadap PAD nasional. Generasi muda merupakan tulang punggung keberlanjutan pengembangan agribisnis di bidang peternakan. Persepsi, Sikap, dan intensi generasi muda untuk melakukan usaha agribisnis dibidang peternakan merupakan hal yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini menganalisis persepsi, sikap dan intensi mahasiswa (generasi muda) untuk melakukan wirausaha dalam sector peternakan, Penelitian ini menggunakan metode penelitian Survey dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiwa Polbangtan Bogor. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 147 responden yang diambil secara simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum mahasiswa memiliki sikap yang positif terhadap intensi untuk melakukan wirausaha dibidang peternakan (X= 3,374; SD; 0,476). Sedangkan Intensi mahasiswa untuk melakukan Wisausaha dibidang peternakan terkategori cukup tinggi (X= 3,18; SD; 0,478). Parameter sikap mahasiswa yang paling tinggi adalah pandangan dan evaluasi mahasiswa terhadap wirausaha pertanian merupakan yang baik dan menyenangkan dengan nilai rata (X= 3,4; SD; 0,60). Sedangkan untuk intensi mahasiswa untuk melakuakan wirasuaha peternakan indicator yang paling tinggi adalah mahasiswa berencana dalam waktu dekat untuk melakukan usaha peternakan.
Respon Pertumbuhan Pakcoy (Brassica rapa L.) terhadap Pemberian MOL Pelepah Kelapa Sawit pada Media Tanam Podsolik Merah Kuning
Febrianti Febrianti;
Anisa Putri;
Nursyam Arrozi
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/f3wg2t45
Tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) termasuk tanaman hortikultura yang banyak terdapat di Indonesia. Produktivitas pakcoy dapat ditingkatkan dengan pemberian pupuk. Mikroorganisme Lokal (MOL) merupakan jenis pupuk yang dapat digunakan dalam budidaya tanaman pakcoy. MOL mengandung fitohormon seperti giberelin, sitokinin, auxsin dan inhibitor yang dapat menambah aktivitas tanaman serta menambah nutrisi tanaman. Pelepah kelapa sawit merupakan bahan MOL yang banyak tersedia di Pelalawan sebagai hasil samping industri kelapa sawit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon dan perlakuan terbaik pemberian MOL pelepah kelapa sawit terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy pada media Podsolik Merah Kuning (PMK). Rancangan yang digunakan pada penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari A0 (kontrol), A1 (20 ml/L), A2 (30 ml/L) dan A3 (40 ml/L). Parameter pengamatan terdiri dari tinggi tanaman (cm), lebar daun (cm) dan panjang daun (cm). Pemberian MOL pelepah kelapa sawit berpengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman pakcoy yaitu pada semua parameter penelitian. Konsentrasi MOL pelepah kelapa sawit terbaik diperoleh pada perlakuan A2 dengan konsentrasi 30 ml/L.
Intensitas Serangan Hama Kumbang Tanduk Pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan Di PT. Inti Indosawit Subur
Imelda Musdalifa;
Fradilla Swandi;
Febrianti Febrianti;
Iffadhiya Fathin Adiba;
Hesti Yulianti
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/xk0bdn38
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis di Indonesia yang memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional. Namun, produktivitasnya sering kali mengalami penurunan akibat serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), salah satunya adalah kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Kumbang tanduk merupakan salah satu hama utama pada kelapa sawit yang menyerang titik tumbuh tanaman, terutama pada tanaman muda bahkan hingga tanaman menghasilkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase dan intensitas serangan hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) pada tanaman kelapa sawit menghasilkan di PT. Inti Indosawit Subur. Penelitian menggunakan metode survey lapangan dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Dari penelitian didapatkan persentase serangan hama kumbang tanduk pada tanaman kelapa sawit berkisar antara 33,3% – 66,6% (kategori Berat hingga Sangat Berat) dengan Intensitas serangan 10,8 % - 20,8% (kategori Ringan).
Potensi Rengkam (Sargassum spp.) dari Kepulauan Riau sebagai Tepung Alternatif Bebas Gluten untuk Pangan Fungsional
Adit Adi Yosa
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/k7ys3569
Rengkam (Sargassum spp.) merupakan rumput laut cokelat yang tumbuh melimpah di perairan pesisir Kepulauan Riau dan berpotensi dikembangkan sebagai tepung bebas gluten bernilai tambah. Kajian ini bertujuan menelaah potensi rengkam sebagai bahan alternatif pangan gluten-free melalui pendekatan narrative review terhadap literatur ilmiah sepuluh tahun terakhir yang mencakup ketersediaan bahan baku, proses pengolahan, karakteristik nutrisi, sifat fungsional, aplikasi pangan, serta dampak sosial-ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengolahan rengkam menjadi tepung melalui sortasi, pencucian, pengeringan terkontrol, dan penggilingan mampu meningkatkan stabilitas penyimpanan, mutu fisik, dan nilai ekonomi dibandingkan pemanfaatan sebagai bahan mentah kering. Tepung rengkam memiliki kandungan serat pangan yang tinggi, mineral esensial, serta polisakarida fungsional seperti alginat dan fucoidan yang berperan dalam peningkatan kapasitas pengikatan air dan pembentukan struktur produk pangan. Sebagai bahan yang secara alami bebas gluten, tepung rengkam berpotensi diaplikasikan sebagai substitusi parsial pada produk berbasis tepung beras dengan mutu fungsional dan sensorik yang dapat diterima, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan nilai tambah dan ketahanan pendapatan masyarakat pesisir.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Minat beli Produk Lokal
Melisa Disnayanti;
Mutia Zahra Lubis;
Salsabila Muthmainnah;
Windy Maudi;
Alda Nadia Apendi;
Muhammad Hasbi Putra Raya;
Ali Alamsyah Kusumadinata
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/hdsw6z88
Perkembangan platform media sosial telah mengubah secara mendasar cara komunikasi pemasaran dan perilaku konsumen, terutama terkait produk-produk lokal. Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam tentang dampak penggunaan media sosial terhadap ketertarikan membeli produk lokal dengan pendekatan statistik kuantitatif yang didukung oleh visualisasi data. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui survei online dengan 100 responden yang aktif menggunakan media sosial, menggunakan alat kuesioner yang berukuran skala Likert. Teknik analisis yang diterapkan meliputi statistik deskriptif, tes korelasi Pearson, koefisien determinasi, serta analisis visual seperti heatmap korelasi. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa pemakaian media sosial memiliki efek positif dan signifikan terhadap ketertarikan membeli produk lokal, dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,682 dan koefisien determinasi mencapai 58,1%. Variabel yang paling berpengaruh terhadap ketertarikan beli terdiri dari seberapa sering media sosial digunakan, pengenalan produk, dan paparan konten. Visualisasi data berperan dalam menjelaskan pola hubungan antara variabel-variabel serta memperkuat analisis statistik. Penelitian ini menegaskan bahwa media sosial memiliki peran strategis sebagai alat promosi, edukasi, dan pembangunan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.
Kecerdasan AI Dalam Proses Pembelajaran
Nazwa;
Aldila Vinka Mutia;
Irna Rosdiana Rosdiana;
Muhammad Abdillah Firdaus;
Revandi Tohirun;
Ali Alamsyah Kusumadinata
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62180/xybhs604
Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, termasuk di Indonesia. Pemanfaatan AI dalam pendidikan menawarkan berbagai manfaat, seperti efisiensi waktu, pembelajaran yang lebih personal, serta kemudahan dalam memahami materi. Namun, di sisi lain, penggunaan AI juga menimbulkan sejumlah kekhawatiran, seperti potensi ketergantungan, penurunan kreativitas, dan kemalasan berpikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pelajar Indonesia terhadap penggunan AI dalam proses pembelajaran serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi dukungan terhadap penerapan AI di bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang mayoritas merupakan mahasiswa berusia 18–23 tahun. Data dianalisis menggunakan korelasi dan analisis jalur (path analysis) untuk melihat hubungan antara variabel persepsi positif dan negatif AI terhadap dukungan penggunaan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi positif terhadap AI, khususnya dalam membantu belajar dan menghemat waktu. Namun demikian, kekhawatiran terhadap dampak negatif AI terbukti memiliki pengaruh negatif terhadap dukungan penggunaan AI. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam merumuskan strategi pemanfaatan AI secara bijak dan efektif dalam dunia pendidikan Indonesia.