cover
Contact Name
Yulia Andriani
Contact Email
nusantaraypn@gmail.com
Phone
+6285265252818
Journal Mail Official
agrinusnusantara@gmail.com
Editorial Address
Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara Alamat : Villa Pasir Mas Blok B 12A, Jl. Jabaru Pasir Kuda, Bogor Barat, Indonesia E-mail : nusantaraypn@gmail.com - agrinusnusantara@gmail.com
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Agrinus: Jurnal Agro Marin Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30323932     DOI : 10.62180
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara adalah terbitan ilmiah yang fokus pada riset dan pengembangan di bidang pertanian dan peternakan. Jurnal ini menawarkan kumpulan artikel ilmiah yang mencakup berbagai aspek, mulai dari teknologi pertanian hingga manajemen peternakan. Dalam cakupannya, jurnal ini membahas inovasi-inovasi terkini di sektor pertanian seperti penggunaan teknologi digital dalam pertanian, penelitian varietas tanaman unggul, praktik-praktik agroekologi, dan strategi pengelolaan tanah yang berkelanjutan. Di sisi peternakan, topik-topik seperti pemuliaan ternak, manajemen pakan, kesehatan hewan, dan efisiensi produksi juga menjadi fokus utama.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 2 (2025): agrinus: jurnal agro marin nusantara" : 11 Documents clear
Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Inovasi Pakan Ternak Dari Minyak Jelantah Pada UMKM Pasta 30 Muhammad Rivaldi Adzka; Selly Oktarina; Rismandona Rismandona; Risa Risa
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/eayw7973

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di UMKM Pasta 30 Talang Betutu. Penelitian bertujuan menganalisis faktor pendukung dan penghambat penerapan inovasi pakan ternak berbahan minyak jelantah pada UMKM Pasta 30. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi literatur untuk memperoleh data primer yang relevan. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1–5 yang kemudian dikonversi ke skala 0–100 guna memudahkan interpretasi hasil. Berdasarkan penilaian 10 responden, kinerja pekerja dinilai efektif dalam mendukung proses inovasi, meskipun pekerja masih menghadapi kelemahan pada aspek manajerial usaha dan keterbatasan akses permodalan. Hasil analisis menunjukkan inovasi pakan ternak berbahan minyak jelantah tergolong sangat mendukung dengan skor 83,27. Hal ini disebabkan inovasi tersebut dinilai menguntungkan secara ekonomi, mudah diterapkan dalam operasional UMKM, serta sesuai dengan strategi pengembangan usaha berkelanjutan. Namun demikian, kendala utama yang dihadapi adalah belum terpenuhinya perizinan BPOM sehingga berpotensi menghambat proses komersialisasi dan perluasan usaha di tingkat lokal dan regional secara berkelanjutan dan terukur.
Urban Farming Sebagai Pilar Ketahanan Pangan di Kawasan Pinggiran Kota: Praktik Dan Dampaknya di Desa Ciherang, Bogor Erna Ernawati; Testa Pradia Nirwana; Nurhayati Nurhayati; Ali Alamsyah Kusumadinata
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/tyffn540

Abstract

Urban farming is an important strategy in facing the challenges of food security and land constraints in urban areas. This study aims to describe the practices and benefits of community-based urban farming activities in Ciherang Village, Dramaga District, Bogor Regency. The research method uses a qualitative and participatory descriptive approach with data collection techniques through interviews, direct observations, and literature studies. The results of the study show that the pressure of land conversion is the main driver for the community to optimize yard land and sleeping land through various innovative methods such as hydroponics, verticulture, and cultivation in polybags. The activity, which is coordinated by farmer groups or PKK, is carried out independently through the stages of preparing planting media, planting, routine maintenance, and harvesting together. The analysis revealed that urban farming in Ciherang Village provides multidimensional benefits, namely: (1) increasing household food security through the availability of fresh and healthy food; (2) providing economic benefits from spending savings to potential surplus sales; (3) improve the quality of the environment; and (4) strengthening social cohesion and interaction in the community. It was concluded that group-based urban farming is an effective and sustainable solution to create local food independence and empower communities in suburban areas that experience land scarcity.
Pengaruh Pola Tidur Terhadap Konsentrasi Belajar Siti nur Inayah; Hanna Kulsum; Keysha Zahra Alzena; Muhamad Fachriza Trinanda Putra; Wahyu Agung; Ali Alamsyah Kusumadinata
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/zez8fa07

Abstract

Pola tidur merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi kemampuan fokus dalam belajar, terutama bagi pelajar dan mahasiswa yang memiliki banyak aktivitas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pola tidur terhadap konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 104 orang, yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner online berupa Google Form yang mencakup informasi identitas responden, kebiasaan tidur, dan tingkat konsentrasi belajar. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan uji hubungan (correlation) dan Pengaruh (regresi).  Temuan penelitian ini Pola tidur memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat konsentrasi belajar. Kualitas tidur yang buruk, terutama akibat kebiasaan begadang, berdampak negatif terhadap fungsi kognitif dan emosional.  
Pengaruh Kebiasaan Scroll Media Sosial Sebelum Tidur terhadap Kualitas Tidur dan Produktivitas Mahasiswa Siti Aulia Nur Zahraa; Alda Septianti Agustin; Khansa Muthmainna; Naba Salsabiila; Alya Fitriyani; Ali Alamsyah Kusumadinata
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/e1gr1y58

Abstract

Penggunaan media sosial sebelum tidur semakin menjadi bagian dari rutinitas mahasiswa seiring meningkatnya akses terhadap perangkat digital dan platform daring. Meskipun aktivitas ini sering dianggap sebagai sarana hiburan dan relaksasi, dampaknya terhadap kualitas tidur, produktivitas akademik, dan kesehatan mental masih perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan penggunaan media sosial sebelum tidur serta dampaknya terhadap pola hidup mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 mahasiswa, dengan analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83,9% responden menggunakan media sosial setiap hari sebelum tidur dengan durasi rata-rata 30–60 menit, di mana TikTok dan Instagram menjadi platform yang paling dominan. Sebanyak 72% responden mengalami gangguan kualitas tidur, 65,2% melaporkan penurunan konsentrasi dan produktivitas di pagi hari, serta 42,9% mengalami kecemasan atau overthinking setelah menggunakan media sosial sebelum tidur. Temuan penelitian menunjukkan adanya kecenderungan bahwa semakin intens penggunaan media sosial sebelum tidur, semakin besar risiko keterlambatan waktu tidur dan penurunan kualitas tidur. Secara keseluruhan, penelitian ini mengonfirmasi bahwa kebiasaan penggunaan media sosial sebelum tidur berdampak signifikan terhadap pola hidup mahasiswa, sehingga diperlukan pengelolaan waktu dan kesadaran penggunaan media sosial untuk menjaga kualitas tidur, produktivitas akademik, dan kesehatan mental.
Preferensi Metode Pembelajaran Mahasiswa dalam Era Digital Rizky Fadillah Nurawaliyah; Fairuz Husna Lana; Amayda Risti Rafidah; MUhammad Farhan Adi Nugroho; Muhammad Nurul Hilmy; Ali Alamsyah Kusumadinata
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/xbm9zt37

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Perubahan ini memengaruhi cara mahasiswa memilih dan menggunakan gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan gaya belajar mahasiswa berdasarkan pendekatan visual, auditori, kinestetik, diskusi kolaboratif, serta penggunaan media digital. Penelitian menggunakan metode survei kuantitatif deskriptif dengan responden mahasiswa program sarjana. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis secara deskriptif serta korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menggunakan kombinasi gaya belajar, dengan pendekatan visual, kinestetik, dan pemanfaatan teknologi digital sebagai yang paling dominan. Diskusi dan metode auditori tetap berperan, namun kurang efektif jika digunakan secara terpisah. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi perlu diarahkan pada model yang lebih interaktif, fleksibel, dan berpusat pada mahasiswa agar sesuai dengan karakteristik generasi digital.
Dampak Teknologi Digital Terhadap Perilaku Sosial Alia Sabrina Apendi; Muhammad Deril; Shayla Novita Angraini; Sherly Aulia; Siti Seviana Agustini; Ali Alamsyah Kusumadinata
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/kgmqg980

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda, di mana penggunaan media sosial dan berbagai platform digital membawa perubahan dalam cara berkomunikasi dan berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknologi digital terhadap perilaku sosial generasi muda, baik dari sisi positif maupun negatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei daring melalui Google Form yang melibatkan 100 responden berusia 15–25 tahun. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan korelasional untuk melihat hubungan antara penggunaan teknologi digital dan perilaku sosial responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memberikan dampak positif berupa kemudahan komunikasi, dukungan terhadap proses pembelajaran, serta pemeliharaan hubungan sosial jarak jauh, namun di sisi lain juga menimbulkan dampak negatif seperti berkurangnya interaksi tatap muka, terganggunya keseimbangan kehidupan sosial, serta tekanan dalam menampilkan citra diri di media sosial. Oleh karena itu, literasi digital diperlukan agar generasi muda mampu menggunakan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Tumbuhan dalam Upacara Adat di Kecamatan Rumbai Barat Wirdati Irma; Delia Candra; Adinda Fitriani; Ayunica; Muhammad Sidik; Reska Amalia; Sherly Novela; Winda Nopita Sari
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/7syn1b10

Abstract

Artikel ini bertujuan mengidentifikasi jenis tumbuhan yang dimanfaatkan dalam upacara adat melalui survei lapangan di Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil sampel 30% rumah dari empat RT pada RW 006 sehingga diperoleh gambaran langsung mengenai tumbuhan yang ditanam dan digunakan masyarakat. Hasil survei dan wawancara menemukan delapan jenis tumbuhan utama yang berperan dalam pelaksanaan ritual adat, yaitu pisang, kunyit, tebu, pinang, sirih merah, pandan, kelapa, dan rambusa. Keanekaragaman tumbuhan dianalisis menggunakan indeks Shannon–Wiener yang menunjukkan variasi jenis yang cukup baik di lingkungan permukiman tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat masih mempertahankan keberadaan tanaman bernilai budaya, sekaligus menegaskan pentingnya pelestarian tumbuhan lokal sebagai bagian dari praktik adat yang terus diwariskan. 
Peran Komunikasi Kelompok dalam Meningkatkan Kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Masyarakat Haur Jaya Kota Bogor Mas' amah; Nessa Aufa Firyal; Rizkina Dwi Cahyani; Zacky Bariqlana; Dewi Anggrayni; Nur choiro Siregar
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/ab072380

Abstract

Kesadaran akan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Namun, kurangnya kesadaran masyarakat menjadi faktor utama yang menghambat terwujudnya PHBS. Penelitian ini fokus kepada pendekatan komunikasi kelompok untuk melihat sejauh mana PHBS diterapkan pada Masyarakat Haur Jaya Kota Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi kelompok dalam meningkatkan kesadaran PHBS di masyarakat Kampung Haur Jaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat serta anggota kelompok, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kelompok, yang berlangsung dalam berbagai bentuk seperti diskusi warga, pertemuan kader kesehatan, arisan, serta kegiatan keagamaan, memiliki pengaruh yang signifikan dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap PHBS. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi kelompok dalam meningkatkan kesadaran PHBS dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya intensitas interaksi dalam kelompok, penggunaan bahasa yang sesuai dengan karakteristik masyarakat, serta dukungan dari pihak eksternal seperti pemerintah dan organisasi kesehatan. Dengan demikian, komunikasi kelompok dapat menjadi strategi yang efektif dalam mengedukasi masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat.
Peran Penyuluh Pertanian Dalam Hilirisasi Teknologi Budidaya Padi Guna Mendukung Swasembada Pangan Melinda Ayu Sapitri; Nurhayati; Mitha Sagita Rani; Muhamad Izdharul Hasan; Shandika Adhiransyah; Sultan Alfarizi Hendrico; Tegar Hagianta Barus; Uma Matul Wuziah; Ali Alamsyah Kusumadinata
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/dtzq9q21

Abstract

Penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung swasembada pangan melalui hilirisasi teknologi budidaya padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam menghilirisasikan teknologi budidaya padi di Kabupaten Banjar dan Barito Kuala, Kalimantan Selatan, serta mengidentifikasi kendala dan strategi peningkatan kinerjanya. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan penyuluh dan petani, serta telaah dokumen programa penyuluhan dan laporan kinerja BPP. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyuluh BPP telah menjalankan perannya dalam diseminasi teknologi seperti varietas unggul baru, mekanisasi pertanian, sistem tanam jajar legowo, dan pengelolaan air lahan rawa pasang surut. Implementasi teknologi tersebut terbukti meningkatkan produktivitas padi hingga 30% serta menekan kehilangan hasil panen. Namun, kinerja penyuluh masih menghadapi kendala berupa rasio penyuluh terhadap kelompok tani yang tidak ideal (1:20), keterbatasan sarana operasional, serta rendahnya insentif bagi tenaga penyuluh honorer. Strategi peningkatan kinerja meliputi penambahan jumlah penyuluh, peningkatan kapasitas melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan sarana prasarana, serta digitalisasi penyuluhan. Simpulan dari kajian ini adalah bahwa kinerja penyuluh BPP berkontribusi signifikan terhadap hilirisasi teknologi padi, namun optimalisasinya memerlukan dukungan kebijakan dan anggaran yang memadai dari pemerintah daerah agar target swasembada pangan dapat tercapai secara berkelanjutan.
Analisis Administrasi Penyuluhan: Efektivitas BPP Dalam Diseminasi Inovasi Budidaya Padi Di Provinsi Sulawesi Selatan Nurhayati; Raffi El Shirazy Achmad; Muhammad Subhan; Muhammad Nazli Syahma; Rhama Ady Pradiptha; Mutiah Ramadani Harahap; Riana Dwi Arianti
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/beyq2039

Abstract

Increasing rice production is the main pillar in realizing national food self-sufficiency. South Sulawesi Province, especially Sidenreng Rappang Regency (Sidrap), plays a strategic role as one of Indonesia's food barns. This paper aims to analyze the performance of the Agricultural Extension Center (BPP) in downstreaming rice cultivation technology and its impact on farmer productivity. Through the case study method, it was found that BPP plays a crucial role as a bridge of innovation between research institutions and farmers. The technology downstream strategy implemented includes the use of new superior varieties (VUB), legowo row planting system, balanced fertilization, and Integrated Pest Control (PHT). The results of the analysis show that despite the constraints in the form of capital limitations and resistance to changes in traditional methods, the intensive performance of extension workers through field assistance is able to significantly increase the efficiency of farming and production yields. In conclusion, strengthening the function of BPP and accelerating the adoption of mechanization technology is the main key in maintaining the sustainability of food self-sufficiency in South Sulawesi.

Page 1 of 2 | Total Record : 11