cover
Contact Name
Ziyadi Ali Ikromi
Contact Email
prodi.psikologi@sains.ac.id
Phone
+6287896617972
Journal Mail Official
prodi.psikologi@sains.ac.id
Editorial Address
Jl. Akses Tol No.50, Gandasari, Kec. Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 11650
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Eudaimonia : Journal Psychology
ISSN : -     EISSN : 30892570     DOI : -
Eudaimonia Journal Psychology adalah jurnal online di bidang psikologi dengan fokus publikasi pada penelitian di bidang ilmu psikologi, melalui artikel penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, dan tinjauan pustaka. Eudaimonia Journal Psychology memiliki ruang lingkup meliputi Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Klinis, Psikologi Industri dan Organisasi, dan Psikologi Sosial. Hubungan Antarpribadi, dan Pengembangan Instrumen Psikologi
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia" : 5 Documents clear
The Effect Of Social Support On Academic Stress Novi Hidayat
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 2 No. 1 (2025): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Academic stres is a widespread problem among university students and increases the risk of burnout and mental health problems. College students' stres levels depend on many factors, such as social support that serves as a buffer against stres. Gaining more insight into the influence of social support on the relationship between academic stres and burnout can be useful for creating supportive interventions for students in academic contexts. Therefore, this study aimed to examine the influence of social support on academic stres in students. The subjects of this study were junior high school students with a total of 80 respondents obtained by simple random sampling technique. To measure academic stres, and social support with the reliability of the academic stres scale (Cronbach alpha = 0.806), and social support scale (Cronbach alpha = 0.772), with data analysis using simple linear regression analysis. The results showed that social support is related to academic stres. This study shows the importance of conducting further research to increase our understanding of stres and burnout in college students and provide more insight into the influence of various dimensions of social support on the relationship between stres and burnout. This may assist in developing focused interventions to support mental health and academic achievement.
Stres Kerja, Experiential Avoidance Dan Strategi Coping : Studi Kasus Pada Pekerja Di Panti Werdha “X” Putri Ayu Widyautami
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 2 No. 1 (2025): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan di panti werdha membuat para pekerja rentan mengalami pengalaman internal yang tidak menyenangkan seperti stres kerja. Akan tetapi, beberapa ahli menilai bahwa bukan pengalaman internal tidak menyenangkan yang menjadi masalah namun upaya seseorang untuk menghindari pengalaman ini dengan segala cara atau  experiential avoidance yang dilakukan secara kaku dan terus menerus yang mengarah pada permasalahan psikologis. Berbeda dengan experiential avoidance, strategi coping stres terutama yang berfokus pada masalah dinilai dapat membantu pekerja menghadapi kondisi stres. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran mengenai stres kerja, experiential avoidance, dan strategi coping pada pekerja di panti werdha “X”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan  pendekatan studi kasus. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan focus group discussion. Data kuantitatif juga dikumpulkan untuk memenuhi triangulasi metodologi dengan cara memberikan kuesioner gejala stres kerja, Acceptance and Action Questionnaire II (AAQ-II), dan White Bear Suppression Inventory. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan pekerja mengalami gejala fisik, emosi, dan perilaku stres kerja. Sumber stres kerja meliputi beban kerja yang berlebihan, kurang kesempatan pengembangan karir, konflik atasan bawahan, dan tuntutan dari luar pekerjaan. Dalam menghadapi stres kerja, pekerja cenderung melakukan experiential avoidance. Pekerja juga seringkali menggunakan strategi coping yang berfokus pada emosi.
Stres Akademik di Kalangan Santri: Analisis Literatur Mengenai Faktor-Faktor Penghambatnya Ziyadi Ali Ikromi
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 2 No. 1 (2025): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres akademik merujuk pada kondisi yang dialami oleh individu sebagai akibat dari tekanan atau tuntutan akademik yang melebihi kapasitas mereka, yang pada gilirannya dapat menyebabkan perasaan tertekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya stres akademik. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review dengan pendekatan kualitatif (meta-sintesis). Penelusuran literatur dilakukan melalui berbagai basis data elektronik, seperti Researchgate, Scopus, Springer, dan Google Scholar, dengan menggunakan kata kunci "stres akademik pada santri" dan “academic stress on students Islamic boarding schools” Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor seperti dukungan sosial, efikasi diri, religiusitas dan regulasi emosi merupakan faktor penghambat terjadinya stres akademik pada santri.
Validitas Konstruk Adiksi Internet Pada Anak Rismawati
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 2 No. 1 (2025): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adiksi internet merupakan penggunaan internet yang bersifat patologis, yang ditandai dengan  ketidak mampuan individu  untuk  menggunakan  waktu  dalam  menggunakan  internet, dan merasa dunia maya lebih menarik daripada kehidupan dalam dunia nyata. Beberapa fenomena yang terjadi di Indonesia terlihat internet memiliki dampak yang kurang baik, terutama pada anak-anak di Indonesia, walau di lain sisi internet apabila digunakan dengan sewajarnya memiliki dampak yang baik dan sangat mempermudah manusia dalam kerjanya. Fenomena yang terjadi di lapangan, dalam survey yang dilakukan YKBH tahun 2015 penggunaan internet terhadap 2064 anak usia 9-12 tahun 21% digunakan untuk belajar, 20% bermain games, 16% menonton film/video, dan 14% untuk forum jejaring sosial, anak banyak menggunakan internet diluar keperluan seharusnya, hal ini yang akan menyebabkan adanya perilaku adiksi internet. Penelitian ini meneliti pengukuran adiksi internet pada anak dalam versi Indonesia. Partisipan dalam penelitian ini yaitu anak usia 10-12 tahun (N=205). Kami mengukur adiksi internet dengan tujuh domain: salience, mood modification, tolerance, withdrawal, conflict, dan relapse. Analisis data dilakukan dengan confirmatory factor analysis (CFA). Semua item yang diteorikan untuk mengukur adiksi internet pada anak adalah valid. Hasil ini menunjukkan bahwa skala ini berkontribusi secara positif dan valid terhadap adiksi internet.
Validitas Konstruk Academic Self-Efficacy Scale Versi Indonesia Rismawati
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 2 No. 1 (2025): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

General academic self efficacy scale adalah alat ukur yang implementasi dari teori self-efficacy dalam lingkup akademik bagi para pendidik yang memfokuskan upaya mereka terutama untuk memberikan pengalaman penguasaan yang otentik kepada siswa. Skala ini bersifat unidimensional dengan total aitem sebanyak lima aitem yang diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Subjek penelitian adalah pelajar SMA di wilayah Lebak, Banten dengan rentang usia 15 – 18 tahun atau SMA kelas 10 – 12 (N=467). Metode confirmatory factor analysis (CFA) digunakan untuk menguji konstruk instrumen ini dengan menggunakan software MPlus7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan aitem General Academic Self-Efficacy Scale (GASE) yang berjumlah 10 aitem bersifat unidimensional. Seluruh aitem General Academic Self-Efficacy Scale (GASE) hanya mengukur satu faktor sehingga model satu faktor yang diteorikan dalam General Academic Self-Efficacy Scale (GASE) dapat diterima.

Page 1 of 1 | Total Record : 5