cover
Contact Name
Imron Fauzi
Contact Email
fauzi220587@gmail.com
Phone
+6285258255855
Journal Mail Official
imronfauzi@uinkhas.ac.id
Editorial Address
Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia Jl. Mataram No. 1 Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 27231100     EISSN : 27230708     DOI : 10.35719/adabiyah.v6i1
Core Subject : Religion, Education,
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam is a peer-reviewed journal on Islamic education published by Faculty of Education and Teacher Training, Islamic State University of Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. This journal focuses on advancing the science of Islamic Education through high-quality scholarly works that explore various dimensions, including studies on Pesantren and Madrasah education, curriculum development, pedagogy, and the integration of science and technology. It emphasizes research on the philosophy and theory of Islamic education, policy and governance, deradicalization efforts, gender issues, and comparative studies. Additionally, it addresses the role of Islamic education in fostering social and cultural transformation, alongside biographical studies of influential figures, with a commitment to contributing to global and interdisciplinary discourse.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam" : 11 Documents clear
PENGEMBANGAN MOTIVASI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN Suwari
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i1.921

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMA Negeri 2 Lumajang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi guru dipengaruhi oleh faktor internal, seperti semangat pribadi dan kepuasan kerja, serta faktor eksternal, seperti dukungan institusional dan kesejahteraan finansial. Guru yang termotivasi cenderung lebih inovatif dalam mengajar, sedangkan kurangnya motivasi berdampak pada metode pembelajaran yang monoton. Penelitian ini mendukung teori Self-Determination (Deci & Ryan, 1985) dan teori Herzberg (1959) tentang faktor motivator dan higiene. Kesimpulannya, meningkatkan motivasi guru memerlukan insentif finansial, apresiasi, dan pengembangan profesional berkelanjutan. This study analyzes the factors influencing Islamic Religious Education (PAI) teachers' motivation in improving learning quality at SMA Negeri 2 Lumajang. Using a qualitative approach with a case study method, data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that teacher motivation is influenced by internal factors, such as personal enthusiasm and job satisfaction, as well as external factors, such as institutional support and financial well-being. Motivated teachers tend to be more innovative in teaching, whereas a lack of motivation results in monotonous teaching methods. This study supports the Self-Determination Theory (Deci & Ryan, 1985) and Herzberg’s Two-Factor Theory (1959) on motivators and hygiene factors. In conclusion, enhancing teacher motivation requires financial incentives, appreciation, and continuous professional development.
PENERAPAN GAMIFICATION PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN POLA PIKIR KREATIF SISWA Safitri, Qomariatus; Anam, Nurul; Sinta, Dewi
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i1.925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan gamification dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan dampaknya terhadap pola pikir kreatif siswa sekolah dasar. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini, yang dilakukan di SD Plus Al-Qodiri. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru PAI, serta beberapa siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamification mampu meningkatkan antusiasme, partisipasi aktif, dan kreativitas siswa dalam pembelajaran PAI. Penggunaan elemen permainan seperti poin, penghargaan, dan tantangan edukatif menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kompetitif, serta mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kolaboratif. Faktor pendukung keberhasilan implementasi meliputi dukungan institusi dan kreativitas guru dalam merancang media pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan gamification sebagai strategi pedagogis inovatif yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di jenjang pendidikan dasar. This study aims to analyze the implementation of gamification in Islamic Religious Education (PAI) learning and its impact on the creative thinking patterns of elementary school students. A qualitative descriptive approach with a case study method was employed, conducted at SD Plus Al-Qodiri. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation involving the school principal, IRE teacher, and several students. The findings indicate that gamification enhances students’ enthusiasm, active participation, and creativity in PAI learning. The use of game elements such as points, rewards, and educational challenges creates an engaging and competitive learning atmosphere, encouraging students to think critically and collaborate effectively. Supporting factors for successful implementation include institutional support and teachers’ creativity in designing learning media. This study recommends gamification as an innovative pedagogical strategy relevant for improving the quality of IRE learning at the elementary level.
EFEKTIVITAS MEDIA EDUCANDY DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR FIKIH DI MTS AL-AZHAR AJUNG Musholliyatin; Dwi Puspitarini
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i1.892

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya penggunaan media pembelajaran di kelas yang berdampak pada rendahnya minat dan hasil belajar siswa. Media Educandy dipilih sebagai solusi karena mampu menyampaikan materi secara lebih konkret dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media Educandy dan respon siswa terhadap penggunaannya dalam meningkatkan minat belajar fiqih kelas VIII di MTs Al-Azhar Ajung Jember tahun pelajaran 2023/2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest, instrumen yang digunakan meliputi tes, observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), menandakan bahwa penggunaan media Educandy efektif meningkatkan minat belajar siswa. Selain itu, rata-rata skor respon siswa sebesar 75,90 termasuk dalam kategori baik. This study is motivated by the limited use of learning media in the classroom, which affects students' interest and learning outcomes. Educandy was chosen as a solution, as it can present abstract material in a more concrete and interactive way. The objectives of this research were to examine the effectiveness of Educandy as a learning media and to assess students' responses to its use in improving the interest in learning Fiqh for eighth-grade students at MTs Al-Azhar Ajung Jember in the 2023/2024 academic year. Using a quantitative approach with a One-Group Pretest-Posttest design, data were collected through tests, observations, interviews, questionnaires, and documentation. The Wilcoxon test results indicated a significance value of 0.000 (p < 0.05), showing that Educandy media effectively improved students' learning interest. Additionally, the average student response score was 75.90, which falls into the "good" category.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK MELALUI STRATEGI TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN MEDIA GAMIFIKASI: STUDI KUASI-EKSPERIMEN DI MA NURUL ISLAM Fitriyah Kharismah, Fitriyah Kharismah; Puspitarini, Dwi
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i1.894

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the Team Games Tournament (TGT) strategy assisted by Spinning Wheel media in improving Akidah Akhlak learning outcomes among Grade XI students at MA Nurul Islam Lumajang. Using a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group, the study involved 56 students selected through purposive sampling. Data were collected using a multiple-choice test and analyzed with an independent t-test. The results show a significant difference in posttest scores between the experimental and control groups (Sig. = 0.001 < 0.05; t = 3.499 > tₜₐ_bₗₑ = 2.221), indicating a positive effect of the TGT strategy combined with gamified media. The findings suggest that integrating cooperative learning with interactive tools enhances student engagement and achievement in religious education, offering a valuable pedagogical approach in the context of Islamic learning.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BACA QUR’AN METODE UMMI PADA SISWA DI SD LUKMAN HAKIM KABUPATEN JEMBER Mahfuda, Ahmad Nur
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i1.1158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran baca Al-Qur’an dengan metode Ummi pada siswa SD Lukman Hakim Kabupaten Jember. Sekolah ini merupakan lembaga pendidikan dasar yang menekankan pembelajaran baca-tulis Al-Qur’an, hafalan, serta dasar-dasar ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi metode Ummi berlangsung secara bertahap mulai dari Pra-Ummi hingga Pasca-Ummi, dan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an secara tartil. (2) Metode Ummi terbukti efektif dalam memfasilitasi pembelajaran yang terstruktur dan menumbuhkan motivasi internal siswa untuk mengamalkan ajaran Islam. (3) Anak-anak usia 11–13 tahun menunjukkan perkembangan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an seiring dengan pendekatan yang digunakan. Secara keseluruhan, penggunaan metode Ummi di SD Lukman Hakim berkontribusi positif terhadap mutu pembelajaran Al-Qur’an dan karakter religius siswa. This study aims to analyze the implementation of Quran reading instruction using the Ummi method at SD Lukman Hakim, Jember Regency. The school emphasizes Quran literacy, memorization, and Islamic foundational teachings. A qualitative approach was employed through observation, interviews, and documentation. The findings show: (1) The Ummi method is implemented gradually, from Pre-Ummi to Post-Ummi stages, enhancing students’ tartil reading skills. (2) The method effectively structures the learning process and fosters students’ motivation to practice Islamic teachings. (3) Students aged 11–13 demonstrated significant progress in Quran reading ability due to the method’s structured approach. Overall, the Ummi method positively contributes to the quality of Quranic learning and students’ religious character.
KONSEP KESEIMBANGAN DAN KEADILAN DALAM ASWAJA: RELEVANSI FILOSOFIS TERHADAP PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN AGAMA ISLAM Winarni, Sri; Hudi, Saman; Crismono, Prima Cristi
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i1.1175

Abstract

Penelitian ini merespons minimnya pemetaan operasional integrasi nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (ASWAJA) dalam pembelajaran matematika di madrasah. Studi kualitatif berparadigma fenomenologi ini bertujuan merumuskan model integrasi konsep keseimbangan (tawazun) dan keadilan (iʿtidāl) pada Pendidikan Matematika dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Data dikumpulkan melalui observasi kelas selama 18 jam pelajaran, wawancara mendalam terhadap 12 guru PAI dan matematika, serta analisis 24 RPP di tiga madrasah aliyah berbasis ASWAJA di Jawa Timur. Analisis tematik berbantuan NVivo menghasilkan tiga tema utama: (1) keseimbangan epistemik yang memandu pengajaran simetri dan geometri; (2) keadilan numerik yang menstrukturkan operasi pecahan dan studi kasus distribusi berbasis konteks sosial; dan (3) integrasi reflektif yang menghubungkan konsep matematika dengan hadis moderasi. Studi ini menawarkan “Model Integrasi Tawazun‑Iʿtidāl” sebagai kebaruan teoretis dengan menambahkan indikator keadilan numerik ke kerangka integrasi nilai. Implikasi praktisnya mencakup pengembangan modul tematik, pelatihan desain RPP berbasis nilai, dan evaluasi karakter moderasi siswa. Riset lanjutan direkomendasikan untuk menguji model pada jenjang MI/MTs guna menilai transferabilitasnya. Empirical evidence on the operational integration of Ahlussunnah wal Jama’ah (ASWAJA) values into mathematics instruction is still limited. This qualitative phenomenological study aims to formulate an integration model of the ASWAJA concepts of balance (tawazun) and justice (iʿtidāl) within Mathematics Education and Islamic Religious Education (IRE). Data were obtained from 18 lesson‑hours of classroom observation, in‑depth interviews with 12 mathematics and IRE teachers, and document analysis of 24 lesson plans across three ASWAJA‑oriented Islamic senior high schools in East Java, Indonesia. NVivo‑assisted thematic analysis yielded three dominant themes: (1) epistemic balance framing the teaching of symmetry and geometry; (2) numeric justice structuring fraction operations and context‑based distribution problems; and (3) reflective integration linking mathematical concepts to prophetic traditions on moderation. The study proposes an “Integrated Tawazun‑Iʿtidāl Model” as its theoretical novelty by adding numeric‑justice indicators to existing value‑integration frameworks. Practical implications include thematic teaching modules, value‑driven lesson‑plan design training, and character‑moderation assessment tools. Future research should pilot the model at elementary and junior‑high levels to examine its transferability and wider applicability.
PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PERSPEKTIF AL-GHAZALI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGUATAN KARAKTER SISWA DI ERA DIGITAL Sabariah, Hayatun; Ramadhani, Salsabila; Puspita, Adelia; Aulia, Razab Rezeki; Siregar, Sulaiman
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i1.1182

Abstract

Penelitian ini membahas pandangan Imam Al-Ghazali tentang peran guru dalam pendidikan agama Islam serta relevansinya terhadap praktik pendidikan masa kini. Metode yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan menganalisis karya-karya utama Al-Ghazali dan sumber-sumber ilmiah terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Ghazali memandang guru bukan hanya sebagai penyampai ilmu, tetapi sebagai pembimbing spiritual yang menanamkan nilai akhlak dan mendekatkan murid kepada Allah. Nilai-nilai penting yang ditekankan meliputi keikhlasan, kasih sayang, kerendahan hati, dan menjauhi orientasi materi. Ia juga menekankan pentingnya metode pengajaran bertahap yang disesuaikan dengan kemampuan murid. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi pemikiran klasik Islam dengan tantangan pendidikan kontemporer, terutama dalam pembentukan karakter peserta didik di era digital. Kontribusi penelitian ini bersifat teoretis dan praktis bagi pengembangan pendidikan Islam berbasis akhlak. Penelitian ini mendorong para guru untuk menerapkan nilai-nilai kenabian dalam membentuk generasi yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia. This study explores Imam Al-Ghazali’s perspective on the role of teachers in Islamic religious education and its relevance to contemporary educational practices. Employing a qualitative library research method, the study analyzes Al-Ghazali's major works alongside recent scholarly sources. Findings reveal that Al-Ghazali conceptualizes teachers not merely as transmitters of knowledge, but as spiritual mentors who guide students toward moral excellence and closeness to Allah. Key values emphasized include sincerity, compassion, humility, and the avoidance of materialistic motives. Furthermore, Al-Ghazali advocates for gradual teaching methods tailored to students’ individual capacities. The novelty of this study lies in bridging classical Islamic educational philosophy with modern pedagogical challenges, particularly the ethical formation of students in the digital era. This research contributes theoretically to the development of character-based Islamic education and provides practical insights for teachers and curriculum designers. It encourages educators to embody prophetic values in shaping a morally upright and spiritually aware generation.
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB ONLINE PADA JENJANG PENDIDIKAN TINGGI: STUDI KASUS PADA PTKI LINGKUP KOPERTAIS WILAYAH IV Zunairoh, Yuyun; Rohim, Syaifur
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v6i3.1191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengelolaan pembelajaran bahasa Arab daring pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di wilayah KOPERTAIS IV Jawa Timur. Dengan pendekatan kualitatif interpretatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap dosen dan pimpinan program studi Bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring berjalan adaptif, meskipun dihadapkan pada keterbatasan infrastruktur, akses internet, dan partisipasi mahasiswa. Keterampilan bahasa reseptif (menyimak dan membaca) lebih mudah diajarkan dibandingkan keterampilan produktif (berbicara dan menulis). Peran fasilitator menjadi kunci utama dalam menjaga motivasi dan efektivitas pembelajaran. Aplikasi teknologi seperti Zoom, Google Meet, dan LMS institusional digunakan secara variatif. Penelitian ini menekankan perlunya peningkatan kapasitas digital dosen, standarisasi sistem evaluasi, dan sinergi dengan pemangku kepentingan untuk menghadirkan pembelajaran daring berkualitas dan berkelanjutan. This study aims to identify the management of online Arabic language instruction at Islamic Higher Education Institutions (PTKIS) within the KOPERTAIS IV East Java region. Using an interpretive qualitative approach, data were collected through interviews and field observations with lecturers and department heads. The findings reveal adaptive implementation of online learning, despite challenges in infrastructure, internet access, and student participation. Receptive language skills (listening and reading) were easier to teach than productive skills (speaking and writing). The facilitator’s role was crucial in maintaining motivation and learning effectiveness. Various technologies such as Zoom, Google Meet, and institutional LMS were employed. This study underscores the need to enhance lecturers’ digital capacity, standardize evaluation systems, and strengthen stakeholder engagement to ensure sustainable and high-quality online Arabic education.
PEMBERDAYAAN KELUARGA MELALUI KURSUS PRA NIKAH BERBASIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM UNTUK MEWUJUDKAN KETAHANAN KELUARGA DI BONDOWOSO, JAWA TIMUR Matkur; Rahman, Farah Dianita
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i1.1192

Abstract

The rising divorce rate and complex family issues in Bondowoso highlight the urgency of comprehensive premarital education. This article examines the implementation of premarital courses based on Islamic educational values as a form of family empowerment to foster family resilience. The community service program was conducted in Bondowoso and Wringin sub-districts, involving 120 participants. The method used included participatory counseling, discussions, and lectures. Key topics covered were Marriage Law, the concept of sakinah family, and reproductive health. The findings indicate high enthusiasm from participants and competent resource persons, although challenges such as time limitations and participant absenteeism were noted. The course effectively instilled Islamic values into family life and strengthened prospective couples' understanding of familial roles and responsibilities. Strengthening the program through extended duration and more comprehensive materials is recommended for future implementation. Peningkatan angka perceraian dan kompleksitas masalah keluarga di Bondowoso menunjukkan pentingnya pembekalan pranikah yang komprehensif. Artikel ini mengkaji pelaksanaan kursus pra nikah berbasis nilai-nilai pendidikan Islam sebagai bentuk pemberdayaan keluarga guna menciptakan ketahanan keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Bondowoso dan Kecamatan Wringin dengan melibatkan 120 peserta. Metode yang digunakan adalah penyuluhan partisipatif, diskusi, dan ceramah. Materi yang disampaikan mencakup Undang-Undang Perkawinan, konsep keluarga sakinah, serta kesehatan reproduksi. Hasilnya menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta dan narasumber yang kompeten, meskipun terdapat kendala waktu dan ketidakhadiran sebagian peserta. Kursus ini efektif dalam menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan berumah tangga dan memperkuat pemahaman calon pengantin terhadap peran dan tanggung jawab keluarga. Diperlukan penguatan pelaksanaan dengan waktu lebih panjang dan dukungan materi yang lebih lengkap.
KONSEP ADAB DALAM PEMIKIRAN IMAM AL-GHAZALI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI ERA KONTEMPORER Sabariah, Hayatun; Anggriani, Dewi; Zuhra, Dwi Melani; Syafrida; Azhar
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2024): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v5i1.1183

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep adab dalam pemikiran Imam Al-Ghazali dan implikasinya terhadap pembentukan karakter siswa di era kontemporer. Kajian dilakukan melalui metode studi pustaka terhadap karya-karya klasik seperti Ihya’ Ulumuddin, Bidayatul Hidayah, dan Minhajul ‘Abidin, serta referensi kontemporer terkait pendidikan Islam dan karakter. Hasil analisis menunjukkan bahwa adab menurut Al-Ghazali mencakup enam aspek utama: niat yang ikhlas, rendah hati terhadap guru, sabar dalam belajar, menjaga hati dari penyakit spiritual, menghormati sesama, dan ketekunan. Nilai-nilai ini terbukti relevan dalam menjawab krisis karakter siswa masa kini. Integrasi konsep adab ke dalam sistem pendidikan modern dapat memperkuat karakter spiritual, etis, dan sosial siswa. Penelitian ini menawarkan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengembangan pendidikan karakter berbasis Islam yang kontekstual dan transformatif. This study aims to explore the concept of adab in Imam Al-Ghazali’s thought and its implications for student character development in the contemporary era. Using a literature review method, the study examines classical works such as Ihya’ Ulumuddin, Bidayatul Hidayah, and Minhajul ‘Abidin, alongside modern references on Islamic and character education. The analysis reveals six core aspects of adab in Al-Ghazali’s view: sincere intention, humility towards teachers, patience in learning, guarding the heart, respect for peers, and perseverance. These values remain highly relevant in addressing today’s student character crisis. Integrating Al-Ghazali’s adab into modern education can foster students’ spiritual, ethical, and social character. This research contributes both conceptually and practically to the contextual and transformative development of Islamic character education.

Page 1 of 2 | Total Record : 11