cover
Contact Name
Erni Yusnita Lalusu
Contact Email
erni.lalusu33@gmail.com
Phone
+62811455689
Journal Mail Official
bambangdwicahya@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk Jl. Dewi Sartika No.67 , Luwuk-Banggai, Sulawesi Tengah. 9471
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Maleo
ISSN : -     EISSN : 29648254     DOI : https://doi.org/10.51888/maleo.v3i1.231
Jurnal Pengabdian Maleo adalah Jurnal Pengabdian ilmiah yang menyajikan hasil pengabdian masyarakat di bidang kesehatan yang meliputi intervensi kepada masyarakat atau lembaga yang berkaitan dengan kesehatan. Ruang lingkup kesehatan dalam penelitian ini adalah yang terdiri dari kegiatan promotif, preventif, rehabilitasi maupun advokasi untuk peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara luas. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dapat melalui berbagai pendekatan yang inovatif dengan pengejawantahan pendekatan akademik dan teknologi Kesehatan yang dapat diadopsi oleh masyarakat yang terlibat. kegiatan pengabdian tersebut diharapkan dapat terus berjalan untuk mencapai kemandirian dalam peningaktan Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Maleo" : 3 Documents clear
Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Desa Bondat melalui Penyuluhan Kesehatan: Increasing Knowledge and Attitudes of the Bondat Village Community through Health Counseling Herawati, Herawati; Dg Mabate, Rani; Anisa Dewi; Dullah, Anggun; Kupande, Fatmi Ranti; Angkadai, Frandino Angkadai; Labisan, Hasyati A; Yaiya, Jaria M.B; Nurul Hikma; Soamole, Sifa Fitriani
Jurnal Pengabdian MALEO Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Maleo
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51888/maleo.v3i2.307

Abstract

Kepemilikin Jaminan Kesehatan Nasional masih menjadi masalah di Desa ini. Selain itu, kasus stunting, penanganan air limbah yang belum optimal, kebiasaan merokok yang tidak mematuhi etika. Selain itu, perilaku hidup bersih dan sehat  di tingkat rumah tangga masih minim, dengan rendahnya partisipasi dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Masyarakat juga belum rutin melakukan pemeriksaan kesehatan seperti tekanan darah dan gula darah untuk deteksi dini penyakit, termasuk hipertensi dan diabetes melitus. Kurangnya pengetahuan tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi serta pemantauan status gizi anak turut memperburuk situasi. Untuk itu, maka kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan penyuluhan kesehatan yang mencakup berbagai aspek untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mendorong sikap positif mereka terhadap perilaku hidup sehat untuk meningkatkan status kesehatan mereka. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat yang sebelumnya berada pada kategori cukup, mengalami peningkatan menjadi baik setelah di lakukan penyuluhan, dan sikap mereka 100 % tergolong kategori baik. Uji statistik menunjukkan nilai p-value 0.001 (<0.005), menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah dilakukan kegiatan penyuluhan. Oleh karena itu, penyuluhan dan edukasi kesehatan yang efektif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat, khususnya dalam hal kesehatan individu maupun kelompok. Petugas kesehatan setempat perlu bekerja sama dengan pemerintah Desa Bondat untuk melakukan penyuluhan mengenai pencegahan penyakit, serta berbagai isu kesehatan lainnya guna memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat. This study is an observational analytical study using a case-control design. This approach is used to determine the relationship between osteoporosis risk factors (especially Agent factors in John Gordon's Epidemiological Triad theory) with the incidence of osteoporosis in postmenopausal women aged 49–51 years.of consuming nutritious food and monitoring children's nutritional status also worsens the situation. Therefore, this community service activity aims to provide health education covering various aspects to increase public knowledge and encourage positive attitudes towards healthy living behaviors to improve their health status. The results of the community service activity show that the community's knowledge, which was previously categorized as adequate, improved to good after the education was conducted, and their attitudes were 100% categorized as good. Statistical tests showed a P-value of 0.001 (<0.005), indicating a significant relationship between the education activity and the improvement in public knowledge. Therefore, effective health education and outreach are urgently needed to improve public knowledge and attitudes, particularly concerning individual and group health. Local health workers need to collaborate with the Bondat Village government to provide education on disease prevention and other health issues to improve the community's health quality.
Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku tentang Tb Paru pada Keluarga Binaan di Kota Depok: Motion Graphic: Increasing Knowledge and Behavior about Pulmonary Tuberculosis in Assisted Families in Depok City: Motion Graphic Parameswari, Aryadhira; Kristanti, Melly; Fitriya, Ismah Nurul Sittah; Shaifuddin, Zakky; Nur, Hendi Fulvian Fauzan; Amalia, Firda; Citrawati, Mila
Jurnal Pengabdian MALEO Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Maleo
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51888/maleo.v3i2.309

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit kronik yang bersifat menular akibat infeksi oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tuberculosis umumnya menginfeksi jaringan parenkim paru-paru (TB paru) dan juga dapat menginfeksi organ lain (TB ekstra paru). Kegiatan ini bertujuan untuk melihat peningkatan pengetahuan dan perilaku serta kepatuhan pengobatan TB menggunakan Motion Graphic. Pengabdian ini menggunakan kuesioner dengan peserta terdapat 3 keluarga dengan jumlah total 13 peserta. Hasil pengukuran dilakukan pengolahan data menggunakan uji Wilocxon. Hasil kegiatan ini terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan, perilaku dan kepatuhan pengobatan, tetapi secara statistic belum signifikan. Hasil ini diharapkan lebih difokuskan lagi dengan cara pendekatan lebih mendalam dalam melakukan penyuluhan walaupun menggunakan motion graphic hasil ini sudah dapat meningkatkan rata-rata pengetahuan dan perilaku pasien maupun keluarga pasien.  Tuberculosis (TB) is a chronic disease that is contagious due to infection by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. Tuberculosis generally infects the parenchymal tissue of the lungs (pulmonary TB) and can also infect other organs (extrapulmonary TB). This activity aims to see the improvement of knowledge and behavior as well as TB treatment compliance using Motion Graphic. This service uses a questionnaire with participants there are 3 families with a total of 13 participants. The measurement results were processed using the Wilocxon test. The results of this activity showed an increase in the average knowledge, behavior, and adherence to treatment, but statistically it was not significant. This result is expected to be more focused by a more in-depth approach in conducting counseling, although using motion graphics, this result can increase the average knowledge and behavior of patients and their families.
Sosialisasi Kesehatan pada Masyarakat di Kelurahan Pagimana Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai: Health Socialization to the Community in Pagimana Village, Pagimana District, Banggai Regency Sudarsa, Caca; Ramli, Ramli; Suhanda, Fitra; Palalo, Asrianti A.; Labodu, Nurafni; Abdullah, Rachcely D.; Aulia, Tita; Rahman, Farina; Rahman, Saskia A.; Putri, Sindi Aulia; Muthalib, Anisa D.; Sindaling, Greiss M; Maida, Midayani N.; Nang, Sukmawati
Jurnal Pengabdian MALEO Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Maleo
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51888/maleo.v3i2.319

Abstract

Penanganan sampah masih menjadi permasalahan serius di Kelurahan Pagimana, salah satunya adalah masih banyak aktivitas masyarakat yang buang sampah sembarangan. Permasalahan stunting yang masih belum terkontrol dengan baik di Wilayah Kelurahan Pagimana. Penanganan air limbah yang masih belum maksimal karena kurangnya kesadaran masyarakat terkait penggunaan SPAL (Saluran Pembuangan Air Limbah). Selain itu, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Kebiasaan masyarakat yang masih belum memilah sampah dan mengolah sampah dengan baik. Adapun permasalahan penyakit menular yang masih tinggi. Selain itu, masih kurangnya masyarakat Kelurahan Pagimana yang mengetahui tentang Program KB. Kebiasaan merokok juga masih belum bisa ditinggalkan karena ada kandungan zat nikotin yang bersifat adiktif bagi tubuh. Permasalahan kurangnya masyarakat yang datang ke pelayanan kesehatan untuk memeriksakan tekanan darah dan gula darahnya guna mencegah penyakit seperti Hipertensi dan Diabetes Melitus. Selanjutnya, permasalahan tentang PTM (Penyakit Tidak Menular) di mana penyakit ini termasuk penyebab kematian terbanyak di dunia termasuk Indonesia. Adapun penyakit berbasis lingkungan yang terjadi akibat masalah sanitasi air bersih dan penanganan sampah serta limbah yang tidak memenuhi syarat kebersihan. Permasalahan selanjutnya tentang gizi yang masih belum terpenuhi akibat beberapa faktor, salah satunya kurangnya pengetahuan tentang gizi seimbang. Jenis kegiatan ini menggunakan metode penelitian deskriptif, lalu data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan diolah secara komputerisasi serta disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil pre-test dan post-test program intervensi Stunting, SPAL (Saluran Pembuangan Air Limbah), JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik, Pencegahan Penyakit Menular, Program KB, Bahaya Merokok, Pentingnya Pemeriksaan Tekanan Darah dan Gula Darah, Pencegahan Penyakit Tidak Menular, Penyakit Berbasis Lingkungan, dan Gizi Seimbang menunjukkan bahwa pengetahuan responden masih dalam kategori cukup, sedangkan sikap masyarakat sudah dalam kategori baik. Petugas kesehatan setempat perlu bekerja sama dengan pemerintah Kelurahan Pagimana untuk melakukan sosialisasi penyuluhan tentang penyakit dan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) kepada seluruh masyarakat Kelurahan Pagimana untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat terutama dalam bidang kesehatan individu maupun kelompok.  Waste management is still a serious problem in Pagimana Village, one of which is that there are still many community activities that litter. The problem of stunting that is still not well controlled in the Pagimana Village Area. Wastewater management is still not optimal due to the lack of public awareness regarding the use of SPAL (Wastewater Drainage Channels). In addition, many people still do not know about the JKN (National Health Insurance) program. The habit of people who still do not sort and process waste properly. There is also the problem of infectious diseases that are still high. In addition, there are still few people in Pagimana Village who know about the Family Planning Program. The habit of smoking also cannot be abandoned because it contains nicotine which is addictive to the body. The problem of the lack of people coming to health services to check their blood pressure and blood sugar to prevent diseases such as Hypertension and Diabetes Mellitus. Furthermore, the problem of PTM (Non-Communicable Diseases) where this disease is one of the leading causes of death in the world including Indonesia. There are environmental-based diseases that occur due to problems with clean water sanitation and handling of waste and waste that does not meet cleanliness requirements. The next problem is about nutrition that has not been met due to several factors, one of which is the lack of knowledge about balanced nutrition. This type of activity uses a descriptive research method, then the data is collected using a questionnaire and processed computerized and presented in the form of a frequency distribution table. The results of the pre-test and post-test of the Stunting intervention program, SPAL (Wastewater Drainage Channel), JKN (National Health Insurance), Sorting of Organic and Inorganic Waste, Prevention of Infectious Diseases, Family Planning Program, Dangers of Smoking, Importance of Blood Pressure and Blood Sugar Checks, Prevention of Non-Communicable Diseases, Environmentally Based Diseases, and Balanced Nutrition show that the respondents' knowledge is still in the sufficient category, while the community's attitude is already in the good category. Local health workers need to work together with the Pagimana Village government to conduct socialization and counseling about diseases and PHBS (Clean and Healthy Living Behavior) to the entire Pagimana Village community to improve community knowledge and attitudes, especially in the field of individual and group health.

Page 1 of 1 | Total Record : 3