cover
Contact Name
Zainuddin
Contact Email
journal.jpst@gmail.com
Phone
+62895351974655
Journal Mail Official
journal.jpst@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta No. 129 North Rabangodu, Raba, Bima City, NTB 84113
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Sains dan Teknologi
Published by Yayasan Ran Edu Center
ISSN : 30902762     EISSN : 30899516     DOI : https://doi.org/10.63866/jpst
Fokus Jurnal Pengembangan Sains dan Teknologi bertujuan untuk menjadi platform untuk menerbitkan penelitian berkualitas di bidang sains dan teknologi. Fokus pada kontribusi orisinal para peneliti, akademisi, dan praktisi yang mengungkap pengetahuan baru, mengatasi tantangan, dan memajukan pengetahuan di berbagai disiplin ilmu. Ruang Lingkup Ilmu Alam dan Kehidupan: Menyoroti penelitian dalam biologi, kimia, fisika, dan ilmu kehidupan lainnya, termasuk evolusi, ekologi, dan genetika. Teknologi Informasi dan Komunikasi: Membahas perkembangan terkini dalam teknologi informasi, komputer, kecerdasan buatan, dan komunikasi. Teknik dan Inovasi: Menyajikan riset terkini di bidang teknik sipil, mesin, elektronika, serta inovasi teknologi terapan. Ilmu Material dan Nanoteknologi: mengkaji aspek struktur dan sifat material, serta penelitian di bidang nanoteknologi untuk mengembangkan material baru. Energi dan Lingkungan: Memfokuskan pada studi-studi energi terbarukan, konservasi energi, dan dampak teknologi terhadap lingkungan. Kesehatan dan Teknologi Medis: Menyoroti inovasi di bidang kesehatan, kedokteran, obat-obatan, serta teknologi medis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025" : 5 Documents clear
Analisis Keamanan Jaringan pada Sistem Kendali Jarak Jauh untuk Infrastruktur Kritis Zumhur Alamin; Muhammad Amirul Mu’min
Jurnal Pengembangan Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/jpst.v1i1.39

Abstract

Keamanan jaringan pada sistem kendali jarak jauh untuk infrastruktur kritis menjadi isu yang penting seiring dengan meningkatnya ancaman siber yang dapat mengganggu operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keamanan pada sistem kendali jarak jauh di berbagai fasilitas infrastruktur kritis, dengan fokus pada ancaman eksternal dan internal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan mengamati tiga fasilitas yang berbeda, serta mengidentifikasi berbagai jenis serangan yang dapat mengakses dan merusak sistem kendali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dengan kebijakan keamanan yang kuat dan teknologi mitigasi yang canggih, seperti pembaruan perangkat lunak rutin dan kontrol akses berbasis peran (RBAC), lebih mampu mengatasi ancaman seperti serangan DDoS, phishing, dan serangan zero-day. Sebaliknya, fasilitas yang memiliki kebijakan keamanan lemah menunjukkan kerentanannya terhadap ancaman tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan pengetahuan di bidang keamanan siber untuk infrastruktur kritis, serta memberikan rekomendasi terkait penerapan kebijakan dan teknologi mitigasi yang lebih baik untuk meningkatkan ketahanan sistem kendali jarak jauh.
Dampak Implementasi Smart Grid terhadap Efisiensi Konsumsi Energi dan Reduksi Emisi Karbon Akbardin; Haryan Alki
Jurnal Pengembangan Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/jpst.v1i1.40

Abstract

Perkembangan teknologi di sektor energi mendorong implementasi smart grid sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi konsumsi energi dan mengurangi emisi karbon. Sistem ini mengintegrasikan teknologi digital dengan jaringan listrik untuk mengoptimalkan distribusi daya, meningkatkan keandalan jaringan, serta mendukung integrasi energi terbarukan. Namun, efektivitas penerapan smart grid dalam berbagai aspek masih perlu diteliti lebih lanjut untuk memastikan manfaatnya secara empiris.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi smart grid terhadap efisiensi energi, reduksi emisi karbon, dan peningkatan keandalan jaringan listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data sekunder dari berbagai sumber terpercaya, termasuk laporan International Energy Agency (IEA) serta studi kasus implementasi smart grid di beberapa negara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan smart grid mampu meningkatkan efisiensi energi rata-rata sebesar 15-25% dalam lima tahun pertama serta menurunkan emisi karbon hingga 20%. Selain itu, integrasi energi terbarukan dalam jaringan listrik meningkat secara signifikan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dari segi keandalan, frekuensi gangguan listrik mengalami penurunan hingga 50-57%, sementara kesadaran konsumen dalam penggunaan energi juga meningkat berkat sistem pemantauan konsumsi listrik secara real-time. Kesimpulannya, implementasi smart grid memberikan dampak positif terhadap sistem energi global dengan meningkatkan efisiensi, mengurangi emisi karbon, serta memastikan pasokan listrik yang lebih andal. Oleh karena itu, kebijakan dan insentif yang mendukung perlu diperkuat untuk mempercepat adopsi teknologi ini guna mewujudkan sistem energi yang lebih berkelanjutan.
Studi Perbandingan antara Ekologi Tumbuhan di Daerah Tropis dan Subtropis dalam Menanggulangi Perubahan Iklim Nurjanah; Ayu Rahayu; Didit Ginanjar
Jurnal Pengembangan Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/jpst.v1i1.41

Abstract

Perubahan iklim memberikan dampak signifikan terhadap adaptasi tumbuhan di berbagai ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan adaptasi tumbuhan di daerah tropis dan subtropis terhadap perubahan iklim, dengan fokus pada keanekaragaman spesies, adaptasi terhadap suhu, kekeringan, dan peran tumbuhan dalam mitigasi perubahan iklim. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif dengan mengumpulkan data lapangan melalui observasi dan analisis suhu, kelembapan, serta kondisi kekeringan di kedua wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan tropis memiliki keanekaragaman spesies yang lebih tinggi dan kemampuan lebih besar dalam menyerap karbon dioksida, sementara tumbuhan subtropis lebih tahan terhadap suhu ekstrem dan kekeringan. Penurunan laju respirasi pada tumbuhan tropis dan penurunan fotosintesis pada tumbuhan subtropis adalah bentuk adaptasi terhadap perubahan suhu. Tumbuhan subtropis menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap kekeringan, sementara tumbuhan tropis, meskipun lebih rentan, menunjukkan kemampuan beradaptasi terhadap kondisi kering. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan adaptasi ini penting untuk memahami peran kedua ekosistem dalam mitigasi perubahan iklim dan memberikan rekomendasi konservasi yang sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah. Penelitian lebih lanjut dengan pemantauan jangka panjang sangat diperlukan untuk memahami dampak perubahan iklim secara lebih mendalam.
Inovasi Teknologi dalam Penelitian Ekologi: Penggunaan Drones untuk Memetakan Habitat Satwa Liar Ahmad Irawan; Rijal, Samsul
Jurnal Pengembangan Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/jpst.v1i1.42

Abstract

Teknologi drone telah berkembang pesat dalam penelitian ekologi, khususnya dalam pemetaan habitat satwa liar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas drone dalam pemantauan dan analisis habitat satwa liar dengan membandingkannya dengan metode konvensional seperti pemetaan berbasis satelit dan survei darat. Metode penelitian yang digunakan mencakup pemetaan udara dengan drone beresolusi tinggi, pengolahan data menggunakan perangkat lunak GIS, serta validasi hasil dengan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drone mampu menghasilkan data spasial dengan tingkat akurasi tinggi, memungkinkan identifikasi pola distribusi satwa liar dan perubahan habitat secara lebih detail. Keunggulan utama metode ini adalah efisiensi operasional, cakupan wilayah yang luas, serta fleksibilitas dalam pengumpulan data real-time. Namun, terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan daya tahan baterai, pengaruh kondisi cuaca, serta kebutuhan akan analisis data yang kompleks. Studi ini menyimpulkan bahwa drone merupakan alat yang sangat potensial dalam penelitian ekologi dan konservasi satwa liar. Penggunaan drone di masa depan dapat ditingkatkan dengan integrasi kecerdasan buatan untuk analisis data yang lebih akurat serta pengembangan teknologi sensor tambahan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengelolaan ekosistem yang lebih berkelanjutan serta mendukung kebijakan konservasi berbasis data yang lebih efektif.
Strategi Konservasi Energi di Sektor Pendidikan melalui Pendekatan Green Building Zainuddin; Putri Hayati; Triyeni Wulandari; Nanang Widodo
Jurnal Pengembangan Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/jpst.v1i1.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan konsep green building di sekolah dan kampus terhadap penghematan energi dan kualitas lingkungan belajar. Dalam penelitian ini, dilakukan studi terhadap lima sekolah dan tiga kampus yang telah menerapkan berbagai elemen green building, seperti penggunaan material ramah lingkungan, panel surya, sistem ventilasi alami, dan pencahayaan efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan green building berhasil mengurangi konsumsi energi tahunan antara 10% hingga 30%, dengan Sekolah A mencatatkan penghematan sebesar 30%. Selain itu, penerapan teknologi green building juga meningkatkan kenyamanan lingkungan belajar, yang terlihat dari perbaikan kualitas udara, suhu yang lebih stabil, dan penurunan kebisingan. Penelitian ini juga menemukan tantangan dalam pengelolaan teknologi hijau, seperti biaya investasi awal yang tinggi dan kurangnya pemahaman teknis dalam pengoperasian. Penelitian ini menyarankan agar penerapan green building di sektor pendidikan dioptimalkan melalui integrasi penuh teknologi dan dukungan kebijakan yang memperkuat pelatihan dan pemeliharaan sistem green building.

Page 1 of 1 | Total Record : 5