cover
Contact Name
-
Contact Email
lestari@umma.ac.id
Phone
+6285399591233
Journal Mail Official
lestari@umma.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No.62 Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia 90511
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Lestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30893658     DOI : https://doi.org/10.46918/lestari
The Lestari Journal Muslim University of Maros is a scientific journal that is managed on a peer review basis, publishing articles on the results of community service, covering the fields of: social humanities, science, environmentally sound technology, education and health. Published by LPPM Muslim University of Maros. The Lestari Journal Muslim University of Maros applies publication management and published articles must go through a review and editing process, the articles accepted depend on the decision of the editorial board meeting. The Lestari Journal Muslim University of Maros is published twice a year, in April and October. Articles that have been published can be downloaded for free, read and distributed as a reference for further articles. Papers are submitted online by registering first on this website and followed by the submit process by following the templates and writing guidelines.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2025): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat" : 8 Documents clear
Peran Pustakawan di Era Digital: Penguatan Literasi Informasi melalui Kuliah Umum dan Lomba Kreatif di Universitas Sam Ratulangi Ridwan, Madinatul Munawwarah; Runtuwene, Anita; Nalole, Suci Ramadhani; Rawung, Lidya Ivana; Waleleng, Grace Jane; Idrus, Muhammad Ikram
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v3i2.3002

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi informasi dan pemahaman mengenai peran pustakawan digital bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sam Ratulangi. Kegiatan dilaksanakan pada 14 September 2024 dan melibatkan 81 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, serta alumni. Metode pelaksanaan mencakup kuliah umum bertema The Role of Librarian in Digital Era, Lomba Katalog Buku, dan Lomba Storytelling Literasi Informasi. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test dengan sepuluh item skala Likert lima tingkat serta rubrik penilaian lomba skala 1–5. Data dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan rata-rata, persentase, dan selisih skor. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman literasi informasi dari skor rata-rata 58 pada pre-test menjadi 84 pada post-test, atau meningkat sebesar 44,8%. Sebanyak 79% peserta mampu mengidentifikasi peran pustakawan digital setelah kegiatan, meningkat dari 36% sebelum kegiatan. Pada Lomba Katalog Buku, 70% peserta mencapai kategori “baik” dan “sangat baik,” sedangkan pada Lomba Storytelling, 67% peserta memperoleh skor tinggi dalam aspek kejelasan pesan dan kreativitas. Indikator tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini efektif meningkatkan kompetensi teknis pengatalogan, keterampilan komunikasi informasi, dan pemahaman digital librarianship. Secara akademik, program ini memberikan model implementasi literasi informasi berbasis kuliah umum dan asesmen kreatif yang dapat direplikasi dalam kegiatan pembelajaran maupun pengabdian di bidang ilmu perpustakaan
Implementasi Program Anti-Perundungan untuk Mewujudkan Sekolah Humanis Agus, Andi Aco; Amin, Muhammad; Pada, Amir; Rahman, Amri; Rahmat
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v3i2.3026

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan sikap anti-perundungan siswa di lingkungan sekolah sebagai upaya mewujudkan budaya sekolah yang humanis. Mitra dalam kegiatan ini adalah SMP Telkom Makassar, yang menghadapi permasalahan berupa masih ditemukannya perilaku perundungan, baik secara verbal maupun nonverbal, di kalangan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada 16 Oktober 2025 dengan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang melibatkan siswa secara aktif melalui diskusi, simulasi peran, dan refleksi nilai. Metode yang diterapkan meliputi penyuluhan interaktif yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran moral, empati serta sikap saling menghargai antar siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dan dampak perundungan, diikuti dengan perubahan sikap menuju perilaku yang lebih empati dan inklusif. Selain itu, muncul komitmen bersama di antara siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, harmonis, dan saling menghormati. Kesimpulannya, program ini efektif dalam menumbuhkan empati, tanggung jawab sosial, dan penguatan nilai-nilai humanis di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model implementasi pendidikan karakter berbasis nilai humanis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan pada jenjang sekolah menengah pertama.
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja melalui Psikoedukasi Emosi di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas Ita Suryaningsih; Syaharani, Umma; Asmirah; Nuranisa; Mutmainna H.; Musdalifa; Chaerunnisa
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v3i2.3043

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara informal dengan guru BK serta beberapa siswa di SMAN 3 Maros menunjukkan adanya masalah mood swings, tekanan pertemanan, dan rendahnya literasi emosi yang berdampak pada konflik sosial dan menurunnya fokus belajar. Berdasarkan kebutuhan tersebut, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi emosi siswa melalui seminar psikoedukatif “Mood Swings & Friendship Things”. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 7 November 2025, diikuti 20 siswa, dengan metode penyampaian materi interaktif dan sesi tanya jawab. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep emosi, penyebab mood swings, dan strategi menghadapi konflik pertemanan. Siswa juga lebih mampu mengenali kondisi emosinya melalui kerangka zona emosi. Program ini berdampak pada meningkatnya kesadaran emosional siswa dan memberikan implikasi bagi sekolah untuk mengembangkan layanan pendampingan emosional yang lebih berkelanjutan.
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran di MA DDI Alliritengae melalui Program Kemahiran Mengajar Astri, Zul; Fachrunnisa, Nurul; Wahab, Isnaeni; Sabila, Rizka Aulia; Fiqrayanti, Nurul; Azzahrah, Fatimah; Adnan; Bauzad, Andi Nur Anugrah
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v3i2.3008

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di MA DDI Alliritengae melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam Program Kemahiran Mengajar. Kegiatan ini dilaksanakan pada September–Oktober 2025 dengan melibatkan guru dan siswa di sekolah mitra. Dosen berperan sebagai pembimbing akademik yang mengarahkan mahasiswa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran di kelas. Mahasiswa bertindak sebagai asisten guru dalam mengajar, mengelola kelas, serta menyiapkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Kegiatan ini tidak berfokus pada pada pendampingan pembelajaran di kelas secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan siswa, penerapan metode pembelajaran yang lebih variatif, dan peningkatan kepercayaan diri mahasiswa dalam praktik mengajar. Program ini menegaskan bahwa kegiatan Kemahiran Mengajar dapat menjadi bentuk pengabdian dosen melalui bimbingan, kolaborasi, dan pendampingan nyata di sekolah mitra.
Pemberdayaan Tata Kelola Desa Berbasis Partisipasi Masyarakat: Implementasi Program Kuliah Kerja Lapangan Prodi Ilmu Pemerintahan dalam Mendukung Gerakan Membangun dari Desa Lumettu, Jegiftha Victoria Putri Pratami; Pratama, Irfandi; A'yun, Lulu Qurrata; Pangemanan, Fanley
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v3i2.3049

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui seminar bertema “Pemberdayaan Tata Kelola Desa Berbasis Partisipasi Masyarakat” dilaksanakan sebagai bagian dari Program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Prodi Ilmu Pemerintahan dalam rangka memperkuat kapasitas pemerintahan desa. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya partisipasi masyarakat, lemahnya perencanaan pembangunan, serta terbatasnya kapasitas aparatur desa dalam mengelola tata kelola pemerintahan sebagaimana diidentifikasi pada desa mitra. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan analisis respons peserta. Pendekatan ini dipilih untuk memahami dinamika sosial dan kebutuhan desa secara mendalam serta menangkap makna partisipasi masyarakat secara autentik. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar yang menghadirkan dua narasumber ahli dan diikuti oleh aparat desa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa. Materi seminar mencakup penguatan konsep good governance, strategi peningkatan partisipasi masyarakat, hingga praktik penyusunan dokumen perencanaan desa. Hasil evaluasi peserta menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pemahaman konsep tata kelola desa, kualitas musyawarah, dan relevansi materi terhadap kebutuhan lokal. Peserta juga menunjukkan kesiapan tinggi untuk menindaklanjuti materi melalui perbaikan praktik perencanaan, transparansi anggaran, dan pelibatan warga secara lebih luas. Secara keseluruhan, kegiatan ini terbukti memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya partisipasi sebagai fondasi tata kelola desa yang inklusif, demokratis, dan akuntabel. Seminar berbasis partisipatif menjadi strategi efektif dalam mendukung gerakan “membangun dari desa” sekaligus memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat.
Membangun Kesadaran Peluang Agrowisata di Uma Khalifa sebagai Kebun Organik Kolektif Pertama di Sulawesi Selatan Hasbiah, Sitti; Hasdiansa, Ilma Wulansari; Putra, Muh Al Fatah Arief; Hardiyanti, Andi Aryani; Abadi, Rahmat Riwayat
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v3i2.3061

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di kawasan Uma Khalifa, Desa Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Uma Khalifa memiliki potensi besar sebagai kawasan agrowisata edukatif, namun kesadaran masyarakat terkait nilai ekonomi, sosial, dan ekologis dari agrowisata masih rendah. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan agrowisata berkelanjutan melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, demonstrasi praktik pertanian organik, dan pendampingan manajemen komunitas. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi interaktif, observasi lapangan, praktik pembuatan pupuk organik, serta lokakarya perencanaan agrowisata berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, peningkatan motivasi berwirausaha hijau, serta terbentuknya kelompok kerja (Pokja) pengembangan agrowisata Uma Khalifa. Program ini berhasil memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pengelola Uma Khalifa, perguruan tinggi, dan pemerintah desa dalam membangun ekosistem agrowisata berkelanjutan berbasis pemberdayaan komunitas lokal.
Pelatihan Pemilahan Sampah Berbasis Community Engagement untuk Mendorong Pengelolaan Sampah Bijak Hatibu, Hardiyanti; Natsir, Sitti Zahra Mulianti; Rifhani Handayani L; Nasir, A. Muhajir; Darmawan, Rahmat
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v3i2.3064

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Desa Tindang masih didominasi oleh rendahnya pemahaman dan keterampilan warga dalam memilah sampah, sehingga sebagian besar sampah rumah tangga dibuang secara tercampur dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran warga Desa Tindang mengenai pemilahan sampah yang benar serta mendorong terbentuknya perilaku pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab melalui pendekatan community engagement. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, penyampaian materi, pelatihan teknis, demonstrasi penggunaan wadah pemilahan, praktik lapangan, serta pendampingan dan monitoring. Evaluasi program menggunakan pre–post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pemahaman kategori sampah dari 35% menjadi 90%, kemampuan memilah dari 25% menjadi 85%, serta kesadaran dampak lingkungan dari 40% menjadi 95%. Komitmen warga untuk melakukan pemilahan juga meningkat dari 30% menjadi 90%, disertai munculnya inisiatif pembentukan kelompok peduli lingkungan. Temuan tersebut membuktikan bahwa pelatihan berbasis community engagement efektif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat dan dapat direplikasi pada wilayah lain untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan komunitas.
Visualisasi Budaya Lokal Melalui Media Papan Kebudayaan dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Utami, Unga; Pada, Amir; Natsir, Siti Zahra Mulianti; Abdullah, M. Nur; Hatibu, Hardiyanti
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v3i2.3074

Abstract

Pembelajaran IPAS pada jenjang sekolah dasar menuntut penyediaan pengalaman belajar yang konkret dan kontekstual, termasuk melalui integrasi budaya lokal sebagai sumber belajar. Namun, sekolah mitra belum memiliki media visual yang memadai untuk memfasilitasi pemahaman siswa terhadap budaya Sulawesi Selatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan Media Papan Kebudayaan sebagai media visual pembelajaran untuk meningkatkan literasi budaya siswa kelas IV. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan implementatif berbasis experiential learning dengan desain pre–post evaluation, melibatkan 28 siswa, guru kelas, mahasiswa pendamping, dan dosen pembimbing. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi menggunakan instrumen observasi, LKPD, tes lisan, dan skala sikap. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang jelas pada kemampuan mengenali unsur budaya, memahami makna budaya, serta partisipasi dan apresiasi siswa terhadap budaya lokal. Guru dan siswa memberikan respons positif karena media membuat pembelajaran lebih menarik, konkret, dan mudah dipahami. Secara keseluruhan, media papan kebudayaan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi budaya siswa dan dapat diadaptasi sebagai alternatif media pembelajaran berbasis kearifan lokal. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan konteks budaya dalam IPAS mampu memperkaya pengalaman belajar sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah.

Page 1 of 1 | Total Record : 8