cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016" : 10 Documents clear
UJI COBA MESIN PENGADUK ADONAN KERUPUK KAPASITAS 5 KG Nur Said, Irfan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil kerupuk dipengaruhi oleh mesin pengaduk kerupuk, proses pengadukan. Mesin pengaduk kerupuk yang ada dilapangan. Saat ini kurang efisien dari segi waktu. Untuk memperbaiki proses pengadukan agar lebih efisien, dan dapat mempersingkat waktu maka dibuat mesin pengaduk kerupuk Salah satu terobosan adalah menciptakan mesin pengaduk adonan kerupuk. Dari permasalahan tersebut. Proses pembuatan mesin dimulai dari ide rancangan, pengumpulan data, perhitungan komponen mesin antara lain adalah tegangan yang diijinkan, tegangan tekan, tegangan tarik, setelah itu perakitan mesin, dan diakhiri dengan pengujian mesin. Dengan adanya mesin ini, memudahkan dan mempercepat proses pengadukan adonan kerupuk. Spesifikasi mesin pengaduk adonan kerupuk adalah kerangka menggunakan besi kanal U yang menggunakan BJ 37 sebagai bahan materialnya. Sebagai penyangga beban adonan kerupuk, dapat diperoleh bahwa tegangan tekan sebesar 5,935 kgf/cm² pada keempat tiang penyangga, dan didapat tegangan tekan pada tiap tiang sebesar 1,48375 kgf/cm², tegangan yang diizinkan sebesar 1,187 kgf/cm², pada keempat tiang dan 0,29325 kgf/cm² pada tiap tiang penyangga, setelah melakukan pengujian data pada kapasitas 1 kg dibutuhkan waktu 2,36 menit, putaran motor 1400 Rpm, putaran poros 56 Rpm, pada kapasitas 3 kg dibutuhkan waktu 4,00 menit, putaran motor 1400 Rpm, putaran poros 56 Rpm, pada kapasitas 5 kg dibutuhkan waktu 6,16 menit, putaran motor 1400 Rpm, putaran poros 56 Rpm. Kata kunci : perencanaan mesin, pengadukan adonan, uji coba.
PENGARUH PEMASANGAN INTERCOOLER PADA MESIN DIESEL ISUZU C190 DWI ANDRIANSYAH, MOCHAMAD
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu teknologi yang diaplikasikan pada kendaraan berbahan bakar solar (mesin diesel) adalah intercooler. Intercooler digunakan sebagai pendingin udara yang keluar dari turbocharger. Selain sebagai pendingin udara, penggunaan turbocharger dengan intercooler pada mesin diesel juga berfungsi sebagai pemampat udara yang masuk ke ruang bakar sehingga lebih banyak udara daripada bahan bakarnya (solar). Hal tersebut bertujuan agar pembakaran di ruang bakar menjadi sempurna sehingga asap hitam (opasitas) tereduksi dan emisi gas buangnya akan lebih ramah lingkungan, selain itu dengan pembakaran yang sempurna power/daya yang dihasilkan juga akan meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar penurunan temperatur udara yang masuk dan keluar intercooler pada mesin diesel engine isuzu C190. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Obyek penelitian adalah diesel engine Isuzu C190. Standar pengujian opasitas gas buang mesin diesel berdasarkan SNI 19-17118.2-2005 yang berpedoman pada SAE-JI667, pengukuran tingkat kebisingan berdasarkan standar ISO/FDIS 5130:2006 (E), dan pengukuran konsumsi bahan bakar berdasarkan standar SNI 7554:2010. Analisis data menggunakan metode deskriptif. Peralatan dan instrumen penelitian yang digunakan adalah smoke opacity meter, sound level meter, fuel meter, anemometer, thermocouple, stopwatch, digital tachometer, blower dan turbocharger. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan intercooler dapat menurunkan temperatur, meningkatkan konsumsi bahan bakar, mereduksi opasitas dan menurunkan tingkat kebisingan diesel engine Isuzu C190 bila dibandingkan dengan standar. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya penurunan pada temperatur udara yang akan masuk pada ruang bakar dengan persentase penurunan rata-rata 14%. Terjadi peningkatan konsumsi bahan bahan bakar secara signifikan, yaitu dengan persentase 16%. Terjadi reduksi opasitas gas buang yaitu sekitar 58%. Terjadinya penurunan tingkat kebisingan dengan persentase penurunan rata-rata sebesar 4%.  Kata Kunci: Temperatur Udara, Konsumsi Bahan Bakar, Opasitas Gas Buang, Tingkat Kebisingan, Intercooler turbocharger, diesel engine C190.
RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN TEKNIK PENGECATAN BODI DEPAN MOBIL TOYOTA NEW AVANZA JOHAN AKBAR, FANNY
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pada mobil seperti sekarang ini mengalami kemajuan dan perkembangan yang sangat pesat. Seperti kemajuan teknologi pada mesin, chasis bodi dan tidak ketinggalan pula dalam bidang pengecatannya. Walaupun kondisi mesinnya bagus dan harganya mahal, apabila kondisi bodi dan catnya kurang baik maka mobil tersebut tidak akan terlihat menarik. Dengan demikian kondisi bodi dan cat sangat berpengaruh terhadap penampilan mobil. Agar pembelajar dapat menerima dengan baik materi tersebut maka pembelajar diperlukan media pembelajaran dalam bentuk trainer. Trainer merupakan salah satu bentuk alat dalam media pembelajaran yang dapat memberikan pembelajaran tentang materi yang disampaikan pengajar. Proses teknik pengecatan sangat mempengaruhi hasil pengecatan pada bodi mobil, terkait dengan adanya trainer ini maka mahasiswa akan lebih mudah mempraktikkan proses teknik pengecatan sehingga hasil pengecatan akan memuaskan. Oleh karena itu pada penelitian ini di buat “Rancang Bangun Media Pembelajaran Teknik Pengecatan Bodi Depan Mobil Toyota New Avanza”. Teknik pengecatan bodi mobil pada media pembelajaran ini bertujuan untuk mengetahui proses pengecatan mulai dari plat bodi, pendempulan, surfacer, cat dasar, cat akhir dan clear. Hasil pengujian pengecatan pada trainer teknik pengecatan bodi depan mobil Toyota New Avanza cenderung lebih tebal pada bagian lengkungan permukaan bodi selisih dengan permukaan yang rata dari 2,3 : 1,9; 2,4 : 2,6; 2,9 : 3,1 ; 1,1 : 2,0. Hal tersebut dikarenakan semakin lengkungan permukaan bodi semakin banyak maka dempul yang digunakan semakin banyak. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Trainer, dan Proses pengecatan.
PERENCANAAN KONTROL SUHU PADA RANCANG BANGUN PROTOTIPE AC MOBIL LISTRIK YANG BERBASIS TEKNOLOGI SEMIKONDUKTOR HIKMAH, DAROSATUL
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Usaha untuk mengembangkan sistem pengkondisian udara dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi elektronika yang telah berkembang yaitu teknologi semikonduktor. AC pada umumnya menggunakan refrigeran sebagai media penyerapan panas, dimana refrigerant tersebut mengandung CFC yang bisa mengakibatkan menipisnya lapisan ozon.Proses pembuatan trainer sistem kontrol suhu pada rancang bangun prototipe AC mobil listrik berbasis teknologi semikonduktor ini pertama-tama adalah melakukan perencanaan pembuatan rangka trainer dengan melihat gambar desain dari rancangan rangka tersebut. Proses kedua adalah mempersiapkan alat dan bahan yaitu besi plat L berukuran 30x30mm, akrilik, ducting PU, las listrik, gerinda, dan bor. Proses ketiga yaitu membangun trainer memotong bahan sesuai dengan ukuran yang telah direncanakan kemudian menyambungnya menggunakan las listrik, menghaluskan rangka mengecatnya dan finishing.  Rancang bangun prototipe AC mobil listrik berbasis teknologi semikonduktor ini menggunakan fluida air, peltier, radiator, dan fan. Semua komponen tersebut dipilih karena lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan AC konvensiaonal.Sistem kontrol suhu pada prototipe AC mobil listrik berbasis teknologi semikonduktor ini menghasilkan suhu yang optimal ketika putaran saklar 4 (empat) dengan menghasilkan suhu mencapai 16,3 ?C dalam waktu 30 menit. Kata kunci : kontrol suhu,prototipe, AC mobil listrik, semikonduktor    
ANALISA HASIL PENGUJIAN DARI MESIN PENGHANCUR BONGGOL JAGUNG HAMKA HERDIAN, MUHAMMAD
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan hasil buminya. Baik dari daratannya maupun hasil lautnya. Salah satu hasil daratnya yaitu jagung. Selama ini banyak mesin penghancur jagung keluaran pabrik, namun keberadaan mesin penghancur jagung buatan pabrik menjadi ganjalan bagi pelaku usaha, dikarenakan mesin penghancur jagung tersebut memiliki ukuran yang besar. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha, sebuah mesin penghancur jagug yang memiliki ukuran kecil. Mesin tersebut harus di uji unjuk kerjanya, apakah produktivitasnya sesuai dengan yang direncanakan. Analisis dilakukan dengan variasi kecepatan putaran 3600 rpm, didapatkan kapasitas produksi 720 kg/jam. Produktivitas yang menggunakan putaran 3600 rpm menghasilkan hasil yang kurang maksimal dan banyak bonggol jagung yang tidak sesuai ukuran. Sedangkan untuk kecepatan putaran 1600 rpm mendapatkan kapasitas produksi 504 kg/jam dengan  mendapatkan hasil penghancuran yang lebih baik dan memiliki produktivitas maksimal. Hal ini menunjukkan, dari pengujian tersebut pada putaran 1600 rpm menghasilkan kapasitas produksi yang lebih baik. Kata Kunci : Penghancur jagung, Produktifitas
RANCANG BANGUN MESIN PENGHANCUR BONGGOL JAGUNG SHOLIKHUL FIQRI, MOH.
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama dari pembuatan mesin penghancur bonggol jagung ini adalah untuk membantu  para UKM yang menggunakan bonggol jagung sebagai bahan utama untuk membuat pakan ternak. Tahapan dalam pembuatan mesin penghancur bonggol jagung ini dari Ide rancangan, pengumpulan data, kemudian adalah merancang produk yang merupakan pengembangan konsep produk berupa gambar skets menjadi benda teknik. Dalam pembuatan mesin ini membuat dokumen produk berupa desain gambar kerja. Dan langkah terakhir adalah menguji fungsi alat kemudian menyimpulkan hasil dari alat tersebut. Spesifikasi mesin penghancur bonggol jagung dengan kapasitas 12 kg/menit , ukuran mesin 450 mm x 350 mm x 700 mm, mengunakan motor bengsin berdaya 5,5hp, 3600 rpm , Sistem transmisi mengunakan motor bengsin dimana putarannya dari 3600 rpm menjadi 1500 rpm dengan komponen komponen  pulley dengan perbandingan diameter pulley D1 90 mm d2 300 mm, menggunakan v belt panjang 1500 mm sebagai transmisi daya dari motor dengan gilingan yang terbuat dari plat 5 mm sebagai pisau penghancur bonggol jagung. Kata Kunci: Rancang bangun, Mesin Penghancur Bonggol Jagung
RANCANG BANGUN MESIN PRESS SELANG AC OTOMATIS AWALUDIN, REZA
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini industri masih banyak yang menggunakan sistem manual. Terutama pada proses pengepresan benda kerja yang masih menggunakan dongkrak manual pada saat pengepresan selang AC. Tentu masalah di atas peneliti akan membutuhkan waktu untuk mempelajari sistem otomatis. Salah satu solusinya yaitu dengan menggunakan mesin pres selang AC hidrolik otomatis yang dilengkapi dengan pengatur kontrol, sehingga dapat meningkatkan hasil pengoperasiannya mudah. Oleh karena itu diperlukan usaha untuk meningkatkan hasil prosduksinya tersebut, salah satunya dengan membuat mesin pres selang AC otomatis. Peneliti akan membahas dan merancang tentang rancang bangun mesin pres AC selang otomatis. Menggunakan selang berukuran 3/8, 5/8, 1/4 dari daerah Wonoayu dengan menggunakan dongkrak mobil yang dipakai dalam proses rancang bangun mesin pres karena mudah ditemukan varietas ini di pasaran. Tahapan dari pembuatan mesin pres selang AC otomatis ini terdiri dari ide rancangan, pengumpulan data, perhitungan yang antara lain adalah daya motor, pasak, kecepatan sabuk, panjang keliling sabuk dan besar sudut kontak yang kemudian adalah merancang produk yang membuat pengembangan konsep berupa gambar sketsa menjadi benda teknik. Kapasitas mesin pres selang AC semi otomatis ini akan bisa mengepres 1 buah benda kerja membutuhkan waktu 6 detik/buah. Spesifikasi dari mesin pres selang AC otomatis ini adalah dengan spesifikasi pulley diameter 120 mm, v-belt jenis B55, daya motor 380 Volt, 7 HP, 3 phase, kecepatan 1450 rpm, pompa hidrolik berdaya 8 ton, silinder diameter 80 mm, diameter piston 30 mm, panjang piston 150 mm, tekanan 21 MPa, jumlah sabuk yang digunakan 1 buah, rangka menggunakan profil kanal U dengan ukuran 800 x 200 mm dan plat siku ukuran 600 x 600 mm. Total biaya untuk pembuatan 1 unit mesin ini adalah Rp. 13.850.000. Kata kuci: Mesin pres, selang AC otomatis
RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH BATANG PISANG UNTUK BAHAN BAKU PAKAN TERNAK ARIYANSYAH, MUHAMMAD
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batang pisang merupakan salah satu bagian dari pohon pisang yang dianggap sebagai limbah perkebunan. Umumnya batang pisang yang dianggap sebagai limbah perkebunan sering dibuang begitu saja, tidak banyak yang tahu bahwa limbah ini dapat dioptimalkan menjadi berbagai bahan yang mempunyai nilai jual dan dapat dijadikan usaha yang mempunyai keuntungan yang menjanjikan. Ketetersedian bahan baku yang melimpah di tanah air serta harga bahan yang sangat terjangkau. Dari kondisi seperti di atas, kami mencoba membuat suatu perencanaan mesin pencacah batang pisang yang digunakan untuk mencacah batang pisang dengan ukuran yang sama rata dan tidak memerlukan tenaga yang besar ketika mencacah batang pisang menjadi ukuran yang lebih kecil-kecil sebagai bahan pakan ternak. Sebagai upaya untuk memudahkan dalam pengolahan batang pisang untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak. Spesifikasi mesin pencacah batang pisang ini adalah menggunakan motor listrik  1 fase dengan kecepatan 1400 rpm dan daya motor 1 PK / 0,75 Kw / 220 V / 5,1 A sebagai penggerak utama mesin dengan berat 20 Kg. Diameter pulley pada motor 76,2 mm dan diameter pulley pada poros pengerak pisau 279,4 mm. Perhitungan diameter poros 25 mm.V-belt tipe A. Panjang V-belt 1106,94 mm. Ukuran rangka mesin 710 mm x 710 mm x 810 mm. Rangka menggunakan besi siku 40 mm x 40 mm x 3 mm. Mesin ini dapat mencacah batang pisang dengan diameter maksimal 180 mm. Pisau pada mesin pencacah ini berjumlah 3 buah dengan bahan stainless steel. Kata Kunci: mesin pencacah, limbah pisang, pakan fermentasi.
ANALISIS KAPASITAS DAYA DAN TRANSMISI MOTOR PENGGERAK UTAMA MESIN PENCACAH BATANG PISANG ADHI PRASETYO, BINTANG
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor utama penentu keberhasilan dalam usaha peternakan adalah penyediaan pakan. Salah satu penyediaan pakan bagi ternak adalah dengan pemanfaatan pakan asal sisa hasil pertanian, perkebunan maupun agroindustri. Salah satu sisa tanaman pangan dan perkebunan yang mempunyai potensi cukup besar adalah gedebog pisang. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha peternakan dengan pengolahan limbah tanaman pisang, maka perlu dilakukan rancang bangun mesin pencacah batang pisang. Mesin tersebut harus di uji daya untuk kerjanya apakah produktivitasnya sesuai dengan yang direncanakan. Analisis dilakukan dengan variasi kecepatan putaran pada as poros yaitu:  pulley diameter 11 inchi dengan kecepatan putar 382 rpm, pulley diameter 13 inchi dengan kecepatan putar 323 rpm dan pulley diameter 15 inchi dengan kecepatan putar 280 rpm. Analisis yang dihasilkan pada penelitian ini adalah hasil pengujian daya mesin pencacah batang pisang yang terdiri dari kapasitas produksi  yang dihasilkankan pada saat proses pencacahan batang pisang. Hasil akhir yang diinginkan adalah hasil pengujian mesin pencacah batang pisang yang efektif dan efisien pada hasil produk yang paling bagus. Pengujian dengan hasil maksimal didapat dengan pulley diameter 11 inchi pada kecepatan putar 382 rpm. Pada kecepatan 382 rpm didapatkan kapasitas produksi sebesar 65 kg/jam dan daya motor yang digunakan 1Pk. Kata Kunci: Mesin Pencacah, Batang Pisang.
ANALISA MESIN PENGEPRES SELANG AC HIDROLIK SEMI OTOMATIS MARISTIAWAN RAMDHAN, ARDO
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini industri masih banyak yang menggunakan sistem tradisional. Terutama pada proses pengepresan selang AC yang masih menggunakan pengepresan dengan Dongkark pada saat produksi. Tentu saja akan membutuhkan SDM yang banyak dan waktu yang kurang efektif. Salah satu solusinya untuk masalah diatas yaitu dengan menggunakan mesin pengepres selang hidrolik sistem semi otomatis yang dilengkapi dengan pengatur control, sehingga dapat meningkatkan hasil serta pengoperasiannya yang mudah. Pembuatan mesin pengepres selang Hidrolik semi otomatis ini dimulai dengan mendapatkan gambar detail mesin pengepres selang AC. Proses manufaktur mesin ini mengacu pada OPC. Dimulai dari unit penyangga, unit pengerak, unit produksi serta pembuatan unit kontrol mesin pengepres. Setelah semua komponen dirakit maka dilakukan uji fungsi dan performa dengan cara melakukan pengukuran jarak pengepres dengan Fitting . Kemudian akan muncul angka yang terdeteksi pada.Lalu masukkan angka tersebut untuk proses pengepresan. Dari hasil percobaan didapatkan hasil pengepresan terjadi peningkatan hasil produksi mesin pengepres selang AC otomatis sistem screw menjadi 30% daripada pengerjaan manual. Pengepresan yang dilakukan oleh mesin pengepres Selang AC otomatis menjadi lebih higienis karena menggunakan bahan stainless. Dari segi efisiensi mesin pengepres Selang AC sistem Otomatis lebih mudah dalam pengoperasiannya karena menggunakan motor listrik dalam proses pengepresannya. Spesifikasi motor menggunakan daya motor 7HP, putaran motor 1400rpm dan menggunakan sensor ultrasonik dalam mengatur batas tekan ketika proses pengepresan. Kata Kunci : Mesin Press Selang AC Otomatis

Page 1 of 1 | Total Record : 10