cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017" : 96 Documents clear
SURVEI KETERLAKSANAAN KURIKULUM 2013  PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (PJOK) DI SMP DAN MTS NEGERI SE-KECAMATAN LAKARSANTRI SURABAYA INDARWATI, TINUK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan tempat untuk membina generasi muda agar menjadi manusia yang berkualitas di masa depan. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum terbaru yang diterapkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana tingkat keterlaksanaan kurikulum 2013 untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan tingkat SMP dan MTs Negeri se-Kecamatan Lakasantri Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Oleh sebab itu, penelitian ini mengambil sampel dari populasi dan mengunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpul data. Populasi dari penelitian ini ada 3 sekolah di kecamatan Lakarsantri yakni SMPN 28 Surabaya, SMPN 40 Surabaya, dan MTsN 2 Surabaya. Penelitian ini terdapat tiga responden yakni kepala sekolah, guru PJOK kelas VII, dan siswa kelas VII. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlaksanaan kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMP dan MTs Negeri se-Kecamatan Lakarsantri Surabaya pada semua aspek yang meliputi kepala sekolah, guru PJOK, dan siswa kelas VII masuk dalam kategori cukup baik dengan persentase 78,29%. Kata Kunci: Kurikulum 2013, PJOK, SMP Abstract Education is place to make young generation to be a human that have good quality in future. Kurikulum 2013 is the latest curriculum which have implemented in Indonesia. The aim of this research is to know whether the implementation of kurikulum 2013 Physical Education, Sport, and Health (PJOK) subject in junior high schools and islamic junior high school level throughout the subdistrict Lakarsanti Surabaya. This research is a qualitative descriptive study. Therefore, this study took a sample of the population and used questionnaire as a data collection instrument. The population of this study was divided into three schools which are SMPN 28 Surabaya, SMPN 40 Surabaya, and MTSn the principals, PJOK teachers, and students of class VII become the respondents in this study. The results indicated that the kurikulum 2013 which have implemented in the Physical Education, Sport, and Health (PJOK) subject in junior high schools and islamic junior high school level throughout the subdistrict Lakarsantri Surabaya on all aspects including principals, PJOK teachers, and students of class VII into the category quite well with the percentage 78,29%. Keywords: Curriculum 2013, PJOK, Junior High School
PERBEDAAN TINGKAT KEDISIPLINAN SISWA KELAS X DAN XI YANG MENGIKUTI EKSTRAKUIKULER BOLAVOLI DI SMKN 1 DAN SMAN 1 SUMENEP KHOTIMAH, HUSNUL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani merupakan suatu proses pendidikan individu maupun anggota masyarakat yang dilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai kegiatan dalam rangka memperoleh kemampuan dan keterampilan jasmani, pertumbuhan, kecerdasan, dan pembentukan watak. Upaya meningkatkan hasil belajar siswa tidak terlepas dari kegiatan siswa di sekolah, yang terdiri dari intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Salah satu ektrakurikuler yang diminati adalah bolavoli. Dalam kaitan belajar, disiplin merupakan salah satu prasyarat utama untuk mencapai keberhasilan dalam belajar. Tanpa disiplin maka belajar hanya merupakan aktivitas yang kurang bernilai. Siswa SMKN dan SMAN 1 Sumenep  memiliki perbedaan dalam jadwal latihan yang sudah ditentukan oleh sekolah.                    Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui perbedaan tingkat kedisiplinan siswa kelas X dan XI yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMKN 1 Sumenep dan SMAN 1 Sumenep. 2) Untuk mengetahui seberapa besar tingkat kedisiplinan siswa kelas X dan XI yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMKN 1 Sumenep dan SMAN 1 Sumenep. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI ekstrakurikuler bolavoli di SMKN 1 Sumenep dan SMAN 1 Sumenep. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 36 siswa. Metode dalam analisa ini menggunakan pendekatan desain komperatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kedisiplinan siswa. Hasil analisa statistik didapatkan nilai thitung  0,433  ≤  ttabel 2.201 dengan Sig = 0,200 ≥ α = 0,05  yang berarti menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga tidak ada perbedaan tingkat kedisiplinan siswa kelas X dan XI yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMKN 1 Sumenep dan SMAN 1 Sumenep.             Kata Kunci: Tingkat Kedisiplinan, Ektrakurikuler Bolavoli Abstract Physical education is an educational process of individuals and community members who do consciously and systematically through various activities in order to acquire the ability and physical skills, growth, intelligence, and character formation. Efforts to improve student learning outcomes can not be separated from the activities of students in the school, which consists of intra-curricular and extracurricular. One extracurricular interest are volleyball. In regard to learning, discipline is one of the main prerequisites for achieving success in learning. Without the discipline of the study is only an activity that is less valuable. Students SMKN and SMAN 1 Sumenep have differences in the training schedule set by the school. The purpose of this study was 1) to determine differences in the level of discipline students of class X and XI which follow extracurricular volleyball at SMK 1 Sumenep and SMAN 1 Sumenep. 2) To find out how much the level of discipline students of class X and XI which follow extracurricular volleyball at SMK 1 Sumenep and SMAN 1 Sumenep. Goal of this research is the students of class X and XI extracurricular volleyball at SMK 1 Sumenep and SMAN 1 Sumenep. The number of samples taken as many as 36 students. The method in this analysis using comparative design approach. The instrument used in this study was a questionnaire discipline students The statistik result obtained coefficient tcount 2,201 ≤ ttabl 0.433 with Sig = 0.200 ≥ α = 0.05, indicating that H0 is accepted and Ha rejected, so there is no difference in the level of discipline students of class X and XI which follow extracurricular volleyball at SMK 1 Sumenep and SMAN 1 Sumenep. Keywords: Level of Discipline, Extracurricular Volleyball
SURVEI PROSES PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH INKLUSI (STUDI PADA SEKOLAH DASAR INKLUSI SE-KECAMATAN GUBENG KOTA SURABAYA) NUR INTIFADHA, RAISHA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENERAPAN AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL SHOOTING PADA PERMAINAN BOLA BASKET (STUDI PADA SISWA KELAS  XI SMA NEGERI 1 CERME GRESIK) TAHUN AJARAN 2016/2017 BAGUS ANDI PRATAMA, YOGA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penggunaan teknologi yang ada saat ini diharapkan akan mempengaruhi hasil belajar para siswa nantinya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaruan dalam proses pembelajaran. Dalam metodologi pengajaran ada dua aspek yang menonjol yaitu metode mengajar dan media pengajaran sebagai alat bantu guru dalam melakukan proses kegiatan mengajar. Media pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Pembelajaran adalah sebuah proses komunikasi antara pembelajar, pengajar dan bahan ajar. Komunikasi tidak akan berjalan tanpa bantuan sarana penyampai pesan atau media. Shooting pada olahraga bola basket adalah salah satu teknik dasar yang sangat penting untuk di pelajari. Dalam pembelajaran yang dilakukan guru menerapkan mekanika dasar yang sering kita kenal dengan istilah BEEF.  Tujuan penelititan ini adalah untuk mengetahui Untuk mengetahui perbedaan pada penguasaan teknik  shooting bola basketpada siswa kelas XI sebelum dan sesudah penerapan media audio visual pada siswa SMA Negeri 1 Cerme Gresik dan untuk mengetahui seberapa besar perbedaan hasil belajar siswa  kelas XI terhadap hasil shooting bola basket sebelum dan sesudah penerapan menggunakan media audio visual di SMA Negeri 1 Cerme Gresik. Penelititan ini merupakan penelititan eksperimen dan desain yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 29 siswa. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan shooting test. Berdasarkkan hasil analisis data diketahui hasil dari perhitungan uji beda, nilai p value lebih kecil dari pada alpha 0,000< α (0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dari hasil tersebut maka dapat dikatakan bahwa ada pengaruh pada penggunaan media audio visual terhadap hasil shooting pada permainan bola basket. Berdasarkan dari perhitungan peningkatan dengan hasil 62.5%maka dapat dikatakan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar shooting pada permainan bola basket dengan pembelajaran menggunakan media Audio Visual   Kata kunci: Media Audio Visual, Shooting Bola Basket Abstract The use of existing technology is expected to affect student learning outcomes later. The development of science and technology increasingly encourage reform efforts in the learning process. In the teaching methodology there are two prominent aspects of teaching methods and teaching media as a tool for teachers in conducting the teaching process. Learning media is a tool that serves to convey the message of learning. Learning is a process of communication between learners, teachers and teaching materials. Communication will not work without the aid of messengers or media. Shooting on basketball is one of the most important basic techniques to learn. In the learning done teachers apply basic mechanics that we often know with the term BEEF. The purpose of this research is to know the difference in the mastery of basketball shooting technique on the students of class XI before and after the application of audio visual media to the students of SMA Negeri 1 Cerme Gresik and to find out how big the difference of learning result of class XI students to the basketball shooting before And after implementation using audio visual media in SMA Negeri 1 Cerme Gresik. This research is experimental research and design used is One Group Pretest-Posttest Design. The number of samples used in this study were 29 students. The research instrument used in this study using shooting test. Based on the result of data analysis known result of different test calculation, p value smaller than alpha 0,000<α (0,05) hence Ha accepted and Ho rejected. From these results it can be said that there is influence on the use of audio visual media to the shooting results on the game of basketball. Based on the calculation of the increase with the result of 62.5% it can be said that there is an increase in shooting learning results in basketball games with learning using Audio Visual media Keywords: Audio Visual Media, Shooting Basketball
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS IV DAN V SEKOLAH DASAR SE-GUGUS SELATAN KECAMATAN PLUMPANG KABUPATEN TUBAN FAQIH, ASHADI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP HASIL KETEPATAN SHOOTING OLAHRAGA PETANQUE PADA PESERTA UNESA PETANQUE CLUB TYAS AGUSTINA, AYUK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PROFIL KESEHATAN PRIBADI DAN STATUS GIZI SISWA KELAS ATAS SD NEGERI SE-GUGUS III KECAMATAN SOOKO, KABUPATEN MOJOKERTO TAHUN AJARAN 2016/2017 RAHMA, BELLA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kesehatan pribadi dan status gizi, adalah hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Pentingnya kesehatan pribadi dan status gizi untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan anak usia sekolah dasar. Kesehatan pribadi mencakup pemeliharaan kulit, mata, pakaian, dan semua yang berhubungan tubuh pribadi agar terhindar dari segala penyakit. Sedangkan status gizi mencakup status gizi buruk, status gizi kurang, status gizi baik, dan status gizi lebih atau bisa disebut dengan gemuk dan obesitas. Tujuan penelitian  ini untuk mengetahui gambaran kesehatan pribadi dan status gizi siswa SD Negeri kelas atas se-gugus III kecamatan Sooko, kabupaten Mojokerto. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas atas SDN Wringinrejo 1, SDN Wringinrejo 2, SDN Blimbingsari, SDN Kedungmaling dan SDN Gemekan yang berjumlah 298 siswa. Instrumen penelitian ini adalah angket kesehatan pribadi dan IMT/U. Berdasarkan analisis data dapat dipaparkan bahwa gambaran kondisi kesehatan pribadi siswa kelas atas di SD Negeri se-Gugus III, kecamatan Sooko, kabupaten Mojokerto dalam kondisi baik. Karena dari 298 siswa yang memiliki kategori sangat baik sejumlah 162 siswa (54%), kategori baik sejumlah 128 siswa (43%), dan kategori cukup 8 siswa (3%). Sedangkan gambaran kondisi status gizi siswa di SD Negeri kelas atas se-Gugus III, kecamatan Sooko, kabupaten Mojokerto dalam kategori normal. Karena dari 298 siswa yang berkategori sangat kurus sebanyak 47 siswa (16%), berkategori kurus sebanyak 20 siswa (7%), berkategori normal sebanyak 164 siswa (55%), berkategori gemuk sebanyak 38 siswa (13%), dan berkategori obesitas sebanyak 29 siswa (10%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua kondisi kesehatan pribadi dan status gizi siswa kelas atas SD Negeri se-gugus III kecamatan Sooko, kabupaten Mojokerto dalam kondisi baik. Kata Kunci : Kesehatan Pribadi, Status Gizi Abstract Personal health and nutritional status, is a things that cannot be separated from human life. The importance of personal health and nutritional status is about to support the development and growth of elementary school age children. Personal health includes the maintenance of the skin, eyes, clothing, and all that is related to the personal body to avoid all diseases. While the nutritional status includes malnutrition status, lack of nutritional status, good nutritional status, and more nutritional status or can be called with obese and obesity. The purpose of this study was to find out the description of personal health and nutritional status of upper class elementary school students in cluster III of Sooko district, Mojokerto regency. This research type is descriptive research. The subjects of this study were all the students of SDN Wringinrejo 1, SDN Wringinrejo 2, SDN Blimbingsari, SDN Kedungmaling and SDN Gemekan, amounting to 298 students. The instrument of this research is a personal health questionnaire and IMT / U. Based on the data analysis, it  can be explained that the description of personal health of upper class elementary school students in cluster III of Sooko district, Mojokerto regency in good condition. Because of 298 students who have very good category of 162 students (54%), good category of 128 students (43%), and enough category 8 students (3%). While the picture of the nutritional status of upper class elementary school students in cluster III of Sooko district, Mojokerto regency in the normal category. Because of 298 students who are categorized very thin as many as 47 students (16%), categorized as thin as 20 students (7%), normal category as many as 164 students (55%), categorized as many as 38 students (13%), and categorized as obesitas 29 students (10%). Thus it can be concluded that all personal health conditions and nutritional status of upper class students of State Elementary School in cluster III of Sooko district, Mojokerto regency are in good condition. Keywords: Personal Health, Nutritional Status
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU DISIPLIN SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN  KESEHATAN (STUDI PADA SISWA KELAS XI-5 DAN XI-9 SMA NEGERI 7 SURABAYA  TAHUN 2016/2017) RISAL ARYWIBOWO, BREKLEN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECUKUPAN GIZI DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA ANGKATAN 2014 MARTA PRANTIKA, DEA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Konsumsi pangan sangat mempengaruhi status gizi seseorang, dimana status gizi baik apabila tubuh memperoleh asupan zat gizi yang cukup, sehingga memungkinkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan kerja dan kesehatan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecukupan gizi dengan status gizi. Dan untuk mengetahui seberapa besar sumbangan tingkat kecukupan gizi dengan status gizi. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen dan desain yang digunakan adalah korelasional, dimana yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan pendidikan olahraga angkatan 2014 dan diambil sampel melalui simple random sampling sebanyak 31 mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa formulir food recall 24 jam untuk mengukur tingkat kecukupan gizi dan pengukuran antropometri untuk mengukur status gizi. Analisis data  yang digunakan adalah koefesien gamma. Berdasarkan hasil penelitian dengan sampel sebanyak 31 mahasiswa, rata-rata status gizi mahasiswa adalah normal sebanyak 26 mahasiwa (83,87%). Rata-rata tingkat kecukupan gizi mahasiswa yaitu, untuk kecukupan energi adalah cukup sebanyak 16 mahasiwa (51,61%),  kecukupan karbohidrat adalah cukup sebanyak 15 mahasiswa (48,39%), kecukupan lemak adalah cukup sebanyak 19 mahasiswa (61,29%) dan kecukupan protein adalah baik sebanyak 30 mahasiswa (96,77%). Berdasarkan hasil analisis koefesien gamma tingkat kecukupan energi dengan status gizi memiliki nilai sig. 0,163 > α 0,05, tingkat kecukupan karbohidrat dengan status gizi memiliki nilai sig 0,615 > α 0,05, tingkat kecukupan lemak dengan status gizi memiliki nilai sig 0,293 > α 0,05, dan tingkat kecukupan protein dengan status gizi memiliki nilai sig 0,931 > α 0,05 maka H0 diterima dan Ha ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan gizi dengan status gizi mahasiswa jurusan pendidikan olahraga angkatan 2014. Kata kunci: Tingkat Kecukupan Gizi, Status Gizi. Abstract Food consumption greatly affects the human nutritional status where good nutrition can be acquired from sufficient nutrients. Thereby, physical growth, brain development, employ ability and health work optimally. The purpose of this study was to determine the correlation between level of nutritional status. Moreover, the other aim is to determine the contribution of the level of nutritional adequacy and nutrional status. This research belongs non-experimental which uses correlational research design. The population of the study were all students in physical education major class of 2014 and sampled by simple random sampling as many as 31 students. The research instrument used in this study is in the form of a 24-hour food recall form to measure the adequacy of nutrition and anthropometric method to measure nutritional status. Analysis of the data is the coefficient gamma. Based on the results of the study, within a sample of 31 students, average students nutritional status is in normal status as many as 26 students (83.87%). The average level of nutritional adequacy of energy as well as 16 students is (51.61%), the adequacy of carbohydrates as well as 15 students is (46.39%), the adequacy of fat as well as 19 students is (61.29%) and protein adequacy as many as 30 students is (96.77%). Based on the analysis coefficient gamma energy sufficiency level and nutritional status sig. 0.163>α 0.05, the result shows; the adequacy of carbohydrates with nutritional status has sig. 0.615>α 0.05, fat suffiency level with nutritional status has sig. 0.293>α 0.05, and the adequacy of protein and nutritional status has sig. 0.931>α 0.05. therefore, the result shows that H0 is accepted while Ha is rejected. It can be concluded that there is no significant correlation between the level of nutritional adequacy and nutritional status of students majoring in physical education class of 2014. Keywords: Nutritional Adequacy, Nutritional Status.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN KERJA SAMA SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN. (PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BABAT, KAB. LAMONGAN) ALIFIA, ESTY
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada dasarnya bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan. Namun banyak dijumpai guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan yang mengajar secara monoton dan kurang efektif  kepada siswa dalam pembelajaran karena terbatasnya variasi pembelajaran sehingga banyak didapatkan bahwa siswa kurang aktif dan kurang kerja sama sehingga pada pengajaran pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan cenderung menurun. Oleh karena itu, alternatif solusinya yaitu dengan memberikan suatu permainan yang pernah mereka mainkan, misalnya permainan tradisional yang sedemikian rupa agar kerja sama siswa dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan bisa meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh Penerapan Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kerja Sama Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada Siswa kelas VII SMP Negeri 1 Babat Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. 2) Mengetahui besarnya pengaruh Penerapan Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kerja Sama Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada Siswa kelas VII SMP Negeri 1 Babat Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Babat Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 33 siswa. Hasil analisa statistik didapatkan nilai nilai thitung  -0,402<  ttabel 1,697 dengan Sig = 0,690> α = 0,05 yang berarti menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga tidak ada pengaruh pada penerapan permainan tradisional untuk meningkatkan kerja sama siswa dalam Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Babat Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Kata Kunci: Permainan Tradisional, Kerja Sama Siswa Abstract Physical, sports and health education is an integral part of the education system as a whole  it is intended  to develop aspects of health, physical fitness, critical thinking skills, emotional stability, social skills, reasoning and moral action through physical activity and sport. But many student have found physical education teachers, and their to be teaching monotonous and inettective for the students in learning because of the limited variety of delivery method so many students are less active and less cooperating in when learning physical education, sports, and health tends to decline. Therefore, an alternative solution is to provide a game they have ever played, for example, traditional games in anattemet to increase the cooperation of students in physical education, sports, and health.The purpose of this study are 1) to determine the effect Application of Traditional Games to Enhance Cooperation Students in Learning Physical Education, Sport and Health on Students in class VII SMPN 1 Babat, Lamongan. 2) to Determine the effect adoption of  Traditional Games to Enhance Cooperation Students in Learning Physical Education, Sport and Health on Students in class VII SMPN 1 Babat, Lamongan. Goal of this research is the students of class VII SMPN 1 Babat, Lamongan and the number of samples taken as many as 33 students. The method in this analysis is using quantitative descriptive statistical methods. While the process of data collection is done by using a Likert scale questionnaire. Statistical analysis values obtained tcount -0,402< t table 1.697 with Sig = 0,690> α = 0.05, indicating that H0 is accepted and Ha rejected, so there is no effect on the application of traditional games to enhance the cooperation of students in Physical Education, Sports and Health in the seventh grade students of SMPN 1 Tripe Distric of Babat, Lamongan. Keywords: Traditional Games, Cooperation Student

Page 1 of 10 | Total Record : 96