cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
ISSN : 23375752     EISSN : 27209660     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), published thrice a year (January, Mei, and September), is a peer-reviewed journal that is managed by the Department of Economic Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Surabaya. JUPE aims to help researchers publish their work for a wider audience. We consider original research articles and review articles in any research areas of (but is not limited to) economics and business education, such as economics education, entrepreneurship education, economics learning strategies, educational economics, classroom action research, development of learning materials, teaching models, learning instruction, and learning media.
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2014)" : 42 Documents clear
ANALISIS KETERKAITAN DAN DAMPAK SEKTOR PERDAGANGAN DAN INDUSTRI TERHADAP PDRB JAWA TIMUR YOALINA S.N.A
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v2n3.p%p

Abstract

East Java Province is the second biggest contributor of Indonesia Gross Domestic Product (GDP) after Jakarta. Furthermore, trade and industry sectors were the major contributors of East Java Province’s GDP in 2010. The high level of trade and industry sectors contribution on East Java Province’s GDP caused by linkage between trade and industry sectors and other sectors. So, this research’s aim is to dig the linkage between those two sectors and their influences towards the economic condition of East Java Province by using Input-Output analysis method. According to the tabulation data, the backward linkage of industry sector was 1,604, while the trade sector was 1,204. The backward linkage of industry and trade sectors were included in the high category. It also occured on the forward linkage of industry and trade sectors, with the amount was 1,345 and 1,579, included in the category of high linkage. Meanwhile, according to the number of output, income, and labor multiplier, which were 1,604, 0,133, 6,235, the industry sector obviously had a big influence towards the output of East Java Province economy. However, it only effected slightly towards the increase of people income and vocation. On the other hand, the number of output, income, and labor multiplier of the trade sector, which were 1,204, 0,284, and 19,710, showed its significant influence towards the output produced, the increase of people income and vocation in East Java Province. This research suggest to be more concern towards each sector potential and ability in order to increase the economic of East Java Province optimally. Keywords : Input-Output Analysis, Trade Sector, Industry Sector, Linkage, Multiplier Jawa Timur merupakan salah satu provinsi penyumbang PDB nasional terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Sektor perdagangan dan industri merupakan sektor penyumbang utama dalam PDRB Jawa Timur tahun 2010. Tingginya kontribusi sektor perdagangan dan industri tersebut dikarenakan adanya hubungan saling terkait sektor perdagangan dan industri dengan sektor-sektor yang lain. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan kedua sektor tersebut dan dampaknya terhadap perekonomian Jawa Timur dengan menggunakan analisis Input-Output. Berdasarkan hasil pengolahan data, keterkaitan ke belakang sektor industri adalah sebesar 1,604 dan sektor perdagangan sebesar 1,204. Keterkaitan ke belakang sektor industri dan perdagangan tersebut termasuk dalam kategori tinggi. Demikian pula dengan keterkaitan ke depan sektor industri dan perdagangan yaitu sebesar 1,345 dan 1,579 yang juga termasuk dalam kategori keterkaitan tinggi. Sedangkan, berdasarkan angka pengganda output, pendapatan, dan tenaga kerjanya, yaitu sebesar 1,604, 0,133, 6,235, sektor industri memiliki dampak yang besar dalam output yang dihasilkan dalam perekonomian Jawa Timur. Namun, sektor industri memiliki dampak yang kecil terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan penyerapan tenaga kerja. Di sisi lain, angka pengganda output, pendapatan, dan tenaga kerja sektor perdagangan, yaitu 1,204, 0,284, dan 19,710, menunjukkan adanya dampak yang besar terhadap output yang dihasilkan, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penyerapan tenaga kerja di Jawa Timur. Penelitian ini menyarankan untuk lebih memperhatikan potensi dan kemampuan masing-masing sektor sehingga perekonomian Jawa Timur dapat berkembang secara optimal. Kata Kunci : Analisis Input-Output, Sektor Perdagangan, Sektor Industri, Keterkaitan, Pengganda.
KONTRIBUSI INDUSTRI KERAJINAN KULIT BAGI PENDAPATAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN MAGETAN RIADILA VITA ERAWATI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v2n3.p%p

Abstract

Magetan District is one of the region which develop region potential by exploit its natural resources. Product usage from this natural resources did in many ways such as exploit cow’s leather. Cow’s leather se as raw materials for production in leather craft industry. Leather craft industry is labor intensive industry which capable to absorb many labor. One of the leather craft industry located in Selosari Village Magetan District, in this village there are 36 business units which capable to absorb 223 labors. Before work in leather craft industry labour income are uncertain every week because they work as farmer, porter and etc. This research purposed to find out leather craft industry’s contribution for labour income in Magetan District. This research is descriptive research with qualitative approachment and using observation, interview, and documentation as methods. The finding shows that leather craft industry is micro industry which can contributed for labour income. After work in leather craft industry labors earn certain income every week. Keywords: leather craft industry, labour income. Kabupaten Magetan merupakan salah satu daerah yang mengembangkan potensi daerahnya dengan memanfaatkan kekayaan alam yang dimilikinya. Pemanfaatan hasil dari kekayaan alam ini dilakukan dengan berbagai cara salah satunya dengan memanfaatkan kulit sapi. Kulit sapi digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan produk di industri kerajinan kulit. Industri kerajinan kulit merupakan industri padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja. Salah satu industri kerajinan kulit terletak di Kelurahan Selosari Kabupaten Magetan, Di kelurahan ini terdapat 36 unit usaha yang mampu menyerap 223 orang tenaga kerja. Pendapatan masyarakat sebelum bekerja di industri kerajinan ini sebagian besar tidak menentu setiap minggunya karena banyak yang bekerja sebagai petani, kuli bangunan, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi industri kerajinan kulit bagi pendapatan tenaga kerja di Kabupaten Magetan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah industri kerajinan kulit merupakan industri berskala kecil yang dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan tenaga kerja. Setelah bekerja di industri kerajinan kulit pekerja mendapatkan pendapatan tetap setiap minggunya. Kata kunci : industri kerajinan kulit, pendapatan tenaga kerja
ANALISIS KEBERADAAN PASAR INDUK PUSPA AGRO TERHADAP DAMPAK SOSIAL DAN EKONOMI PEDAGANG HIKMATUL ILMIYAH
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v2n3.p%p

Abstract

Pasar Induk Puspa Agro is traditional market that selling various type of product agro in one area. The existence of Pasar Induk Puspa Agro give the positive impact from social and economic to all market traders. But now the existence of Pasar Induk Puspa Agro give the negative impact from economic. Problem studied is how existence of Pasar Induk Puspa Agro to social and economic impact. This Research purpose is to describe of existence of Pasar Induk Puspa Agro to social and economic impact. This Research type represent the descriptive research with the quantitative approach in the form of mathematical calculation like quantifying, percentage and number flatten - flatten. The result of research show the existence of positive impact from social facet that is willingness send to school the child - their child to higher level ladder, effort merchant of health repair of family. There are no negative impact from social facet. Positive impact from economics facet generated is the existence of informal and formal sector labour absorbtion and also 44,74 % merchant experience of an increase the revenue. While negative impact from economic facet is 41,45 % merchant experience of a decrease the revenue, 13,82 % merchant revenue remain to. Suggestion by researchers is a merchant can to conduct the innovation and pay attention to the sold product quality, market management also can perform the even - even to can to enliven the market and draw buyer. Keywords: Pasar Induk Puspa Agro, social impact, economics impact, merchant. Pasar Induk Puspa Agro adalah pasar tradisional yang menjual berbagai jenis produk agro dalam satu kawasan. Awalnya keberadaan Pasar Induk Puspa Agro memberikan dampak positif dari segi sosial dan ekonomi bagi para pedagang pasar. Namun saat ini memberikan dampak negatif dari segi ekonomi. Masalah yang dikaji adalah bagaimana keberadaan Pasar Induk Puspa Agro terhadap dampak sosial dan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keberadaan Pasar Induk Puspa Agro terhadap dampak sosial dan ekonomi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif berupa perhitungan matematis seperti penjumlahan, persentase dan angka rata – rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak positif dari segi sosial yaitu kemauan menyekolahkan anak mereka ke jenjang yang lebih tinggi, usaha pedagang akan perbaikan kesehatan keluarga. Tidak ada dampak negatif dari segi sosial. Dampak positif dari segi ekonomi yang ditimbulkan adalah adanya penyerapan tenaga kerja disektor formal dan informal serta 44,74 % pedagang mengalami peningkatan pendapatan. Sedangkan dampak negatif dari segi ekonomi adalah 41,45 % pedagang mengalami penurunan pendapatan, 13,82 % pendapatan pedagang tetap. Saran yang diajukan peneliti adalah diharapkan pedagang dapat melakukan inovasi dan memperhatikan kualitas produk yang dijual, manajemen pasar juga dapat mengadakan even – even untuk meramaikan pasar dan menarik pembeli. Kata kunci: Pasar Induk Puspa Agro, dampak sosial, dampak ekonomi, pedagang.
ANALISA PENGARUH INDUSTRI KECIL BORDIR TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KECAMATAN BANGIL KABUPATEN PASURUAN KUSWATI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v2n3.p%p

Abstract

The purpose of this study is to analyze the influence of the number business units, the value of product and the region minimum wage toward absorption labor in the small industries of bordir a simultaneously and partially. The data that been used in this research is secondary data and times series data during the period 2004-2013. The analysis data used multiple regression analysis with Ordinary Least Square (OLS) approach. The results showed that, the number of business units variable has a significant influence, mean will the value of product and region minimum wage variable has a insignificant influence. The three variable simultaneously it can be obtained the determination coefificient is 0,915467. Its means that 91 percent absorption of labor influence at the small indutries of bordir sector in the Bangil district and 9 percent influence by other variable outside of this research. Keywords: Small Indutries Of Bordir, Labor Absorption, Number Of Business Unit, Value Of Product And Region Minimum Wage (RMW) Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh jumlah unit usaha, nilai produksi dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pasuruan terhadap penyerapan tenaga kerja di industri kecil bordir secara simultan dan secara parsial. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dan data runtut waktu periode 2004-2013. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel jumlah unit usaha berpengaruh secara signifikan, berarti variabel nilai produksi dan upah minimum kabupaten (UMK) tidak berpengaruh secara signifikan. Ketiga variabel tersebut secara simultan nilai koefisien determinasi yaitu 0,915467. Berarti 91 persen penyerapan tenaga kerja dipengaruhi oleh sektor industri kecil bordir di Kecamatan Bangil dan 9 persen dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Kata kunci: Industri Kecil Bordir, Penyerapan Tenaga Kerja, Jumlah Unit Usaha, Nilai Produksi dan Upah Minimum Kabupaten (UMK
PERANAN USAHA KECIL MENENGAH BATIK SARI KENONGO DALAM MENYERAP TENAGA KERJA WANITA DAN MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA KEPATIHAN KECAMATAN TULANGAN KABUPATEN SIDOARJO SITI MAZILATUS SHOLIKHA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v2n3.p%p

Abstract

Batik Sari Kenongo is one of the types of SME in Sidoarjo that employ many women to produce batik. This study was analyzed to determine the role of Batik Sari Kenongo SME in absorb women labor and increase people income in Kepatihan village, Tulangan subdistrict of Sidoarjo. In this research uses descriptive research with qualitative approach, so that the results of the research will be described and analyzed in accordance with the conditions or situation that occur in the field. Data collection techniques used include: 1) Observation informant, 2) In-depth Interviews, 3) documentation, and 4) Techniques Triangulation. Based on the research results, it can be concluded that Batik Sari Kenongo SME has some of the characteristics and uniqueness of each batik have made, this SME also managed to absorb the women labor in the Kepatihan village of 4.7% or as many as 233 peoples, and is quite instrumental in increasing revenue people in this village. Batik Sari Kenongo SME advised to make financial bookkeeping and add production equipment, while for women batik worker expected to further improve the quality and quantity of their work. Keywords: SME, Women Labor, Income Salah satu UKM batik tulis di Sidoarjo yang banyak menyerap tenaga kerja wanita adalah UKM “Batik Sari Kenongo”. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa peranan UKM Batik Sari Kenongo dalam menyerap tenaga kerja wanita dan meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Kepatihan Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sehingga hasil penelitian akan diuraikan dan dianalisis sesuai dengan kondisi atau keadaan yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: 1) Observasi Informan, 2) Wawancara Mendalam, 3) Dokumentasi, dan 4) Teknik Triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa UKM Batik Sari Kenongo memiliki beberapa karakteristik dan keunikan disetiap batik yang dibuat, UKM ini juga berhasil menyerap tenaga kerja wanita yang ada di Desa Kepatihan sebesar 4,7 % atau sebanyak 233 orang, serta cukup berperan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di desa tersebut. Disarankan bagi UKM Batik Sari Kenongo untuk membuat pembukuan keuangan dan menambah peralatan produksi, sedangkan bagi para pembatik wanita diharapkan agar lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas pengerjaan batik. Kata kunci: UKM, tenaga kerja wanita, pendapatan
OPTIMALISASI PERAN KOPERASI SEBAGAI WADAH USAHA BERSAMA MENGENTASKAN KEMISKINAN EKA INDAH NURLAILI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v2n3.p%p

Abstract

Poverty is a national program to encourage the Indonesian government, but until now still not yet fully resolved. East Java as part of the Indonesian government which is a reflection of the state of the Indonesian economy still has a poverty rate that is high enough. Therefore in this study aims to develop a strategy that we can do with the container cooperatives and cooperative role in the joint effort to alleviate poverty. This study uses content analysis technique theme (Thematic Analysis Contein) with the results of research that states that the role of cooperatives as a forum to alleviate poverty is necessary for optimalisasikan. Because poverty rates are decreasing but in fact turned out to rural poverty line continues to increase. The role of cooperatives that provide many economic benefits to its members will be able to liberate its members to escape from the poverty trap. This will be marked by rising incomes and rising purchasing power of members members in the consumption of goods. By creating their own cooperative bank financing to cooperative processes and people's bottom will be controlled and directed increasingly to focus on alleviating poverty. Keywords: Cooperative, Poverty, Joint, Eradicate. Kemiskinan merupakan program nasional yang terus digalakkan pemerintah Indonesia, akan tetapi sampai saat ini masih belum teratasi sepenuhnya. Jawa Timur sebagai bagian pemerintah Indonesia yang merupakan cerminan keadaan perekonomian Indonesia masih memiliki angka kemiskinan yang cukup tinggi. Untuk itu pada penelitian ini bertujuan menyusun strategi yang dapat kita lakukan dengan wadah koperasi serta peran koperasi dalam usaha bersama mengentaskan kemiskinan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis isi tema (Thematic Contein Analysis) dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa peran koperasi sebagai wadah untuk mengentaskan kemiskinan sangatlah perlu untuk di optimalisasikan. Karena angka kemiskinan memang mengalami penurunan akan tetapi pada kenyataannya garis kemiskinan di desa ternyata terus meningkat. Peran koperasi yang memberikan banyak keuntungan ekonomi bagi anggotanya akan dapat membebaskan anggotanya untuk terlepas dari jerat kemiskinan. Hal ini akan ditandai dengan meningkatnya pendapatan anggota dan naiknya daya beli anggota dalam mengonsumsi barang. Dengan menciptakan Bank koperasi sendiri proses pembiayaan ke koperasi dan rakyat terbawah akan semakin dapat terkontrol dan terarah untuk fokus mengentaskan kemiskinan. Kata Kunci: Koperasi, Kemiskinan, Bersama, Mengentaskan
PENGARUH BESARNYA VOLUME PEMBIAYAAN OLEH LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (KSP) TERHADAP PENINGKATAN VOLUME USAHA PETERNAK AYAM PETELUR DI DESA SURUHWADANG KECAMATAN KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR NUR FAUZIAH
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v2n3.p%p

Abstract

The purpose of this research is to determine the extent of the influence of the large volume of financing by microfinance institutions (Credit Unions) against the increase in business volume breeder laying hens in the Suruhwadang-Kademangan Blitar. This type of research is descriptive quantitative analysis, using simple linear regression. Hypothesis test results obtained financing for the volume variable significance value of 0.0000 at α = 5 %. This means that the hypothesis that "there is a significant relationship between the dependent and independent variables" acceptable . While the results of simple regression equation of the form is Y=4955786.36782+0.923589766943*X. If there is an increase in the volume of financing of variables thousand dollars, it will result in an increase in the volume of business amounting to Rp 923,589,00. Assuming other variables held constant, and vice versa. Neither the results of interviews with members and chairman of the KSU Gunung Makmur which states that the volume of financing of the cooperative effect on the increase in business volume breeder laying hens. Keywords: volume of financing, business volume. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana pengaruh dari besarnya volume pembiayaan oleh lembaga keuangan mikro (Koperasi Simpan Pinjam) terhadap peningkatan volume usaha peternak ayam petelur di Desa Suruhwadang Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil uji hipotesis untuk variabel volume pembiayaan diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,0000 pada α = 5%. Artinya hipotesis yang menyatakan “ada hubungan yang signifikan antara variabel independen dengan variabel dependen” diterima. Sedangkan persamaan hasil regresi sederhana berbentuk Y = 4955786.36782 + 0.923589766943*X. Apabila terjadi peningkatan pada variabel volume pembiayaan sebesar seribu rupiah, maka akan mengakibatkan peningkatan pada volume usaha sebesar Rp 923,589,00. Dengan asumsi variabel yang lain dianggap tetap dan sebaliknya. Begitupula hasil wawancara dengan anggota maupun ketua KSU Gunung Makmur yang menyatakan bahwa volume pembiayaan dari koperasi berpengaruh pada peningkatan volume usaha peternak ayam petelur. Kata Kunci: volume pembiayaan, volume usaha.
PENILAIAN KESEHATAN KOPERASI UNIT DESA DI KUD "PONGGOK BARU" BLITAR LAILATUL FAUZIYYAH
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v2n3.p%p

Abstract

Health assessment cooperatives is required to determine the extent of the USP-Cooperative capable of providing security to members and provide an assessment of the performance of the cooperative board. The study was conducted by assessing the health of the 3 (three) units Savings and Loans in the KUD. The purpose of this study was to determine the level of health in each unit cooperative savings and loans from the aspects of capital, asset quality, management, efficiency, liquidity, independence and growth, and the identity of the cooperative. Data analysis was performed using quantitative descriptive analysis techniques, where researchers conduct a health assessment with ministerial regulation No.14/Per/M.KUKM/XII/2009 approach. Furthermore, the results of the assessment in accordance with the reality described generated, and then the health assessment results obtained from three existing USP KUD "New Ponggok" ie USP Pedesaan health scored 68.55 in the category of fairly healthy, USP Puri Kencana scored 73.4 health that fall into the category of fairly healthy and USP Integrasi Puskud health scored 77.4 in the category of fairly healthy. Advice given is the liquidity aspect needs to be improved because it affects the sustainability of the cooperative. Keywords: Health asessment cooperatives, KUD Penilaian kesehatan koperasi diperlukan untuk mengetahui sejauh mana USP-Koperasi mampu memberikan rasa aman kepada anggota serta memberikan penilaian terhadap kinerja dari pengurus Koperasi. Penelitian dilakukan untuk menilai kesehatan terhadap 3 ( Tiga) Unit Simpan Pinjam yang ada di KUD “Ponggok Baru” Blitar. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui tingkat kesehatan koperasi pada tiap unit simpan pinjam dilihat dari aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, serta jatidiri koperasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif, dimana peneliti melakukan penilaian kesehatan dengan pendekatan Permen No.14/Per/M.KUKM/XII/2009. Selanjutnya hasil dari penilaian tersebut didiskripsikan sesuai dengan kenyataan yang dihasilkan, dan kemudian diperoleh hasil penilaian kesehatan dari ketiga USP yang ada di KUD "Ponggok Baru" yaitu USP Pedesaan mendapat nilai kesehatan 68,55 yang masuk dalam kategori cukup sehat, USP Puri Kencan mendapat nilai kesehatan 73,4 yang masuk dalam kategori cukup sehat dan USP Integrasi PUSKUD mendapat nilai kesehatan 77,4 yang masuk dalam kategori cukup sehat. Saran yang diberikan adalah aspek likuiditas perlu ditingkatkan karena sangat mempengaruhi terhadap keberlangsungan koperasi. Kata Kunci : Penilaian kesehatan koperasi, KUD.
PROFITABILITAS MODAL EKONOMI DI KOPERASI WANITA MANDIRI KELURAHAN RUNGKUT TENGAH YAYUK MULIA WAHYUNI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v2n3.p%p

Abstract

This research aims to find the Economic capital profitability level by using Return On Assets and the development of Economic capital profitability by using trend analysis in Wanita Mandiri Cooperative Rungkut Tengah Surabaya. The data analysis used is financial report in the 2010-2013. The data collecting technique used are observation, interview, and documentation. This research is a descriptive research by using quantitative approach. The result of the research shows that the Economic capital profitability level which is measured by Return On Assets is fluctuating. The average level of economic capital is 16,16%. The development of Economic capital profitability which is measured by trend analysis gets Y = 16,16 + 1,63X. Based on this equation, it can be included in the positive trend Keywords : Economic capital profitability, Return On Assets, Trend Analysis Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat profitabilitas modal ekonomi yang diukur dengan menggunakan Return On Asset dan perkembangan profitabilitas modal ekonomi yang diukur dengan menggunakan analisis trend pada Koperasi Wanita Mandiri Kelurahan Rungkut Tengah. Analisis data di Koperasi Wanita Mandiri menggunakan laporan keuangan pada periode 2010-2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat profitabilitas modal ekonomi yang diukur dengan Return On Asset mengalami Fluktuatif. Rata- rata tingkat profitabilitas modal ekonomi sebesar 16,16%. Sedangkan perkembangan profitabilitas modal ekonomi yang diukur dengan analisis trend diperoleh persamaan Y = 16,16 +1,63X. Dari persamaan tersebut dapat diketahui jenis trend adalah trend positif. Kata kunci : Profitabilitas Modal Ekonomi, Retun On Asset, Analisis Trend
ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN KEPUASAN KONSUMEN/ANGGOTA TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN/ANGGOTA PADA KPRI BAHAGIA JAYA GUBENG SURABAYA METI DUWIYANTI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 2 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v2n3.p%p

Abstract

The Globalization era already cannot be avoided again by economic perpetrator in the enterpreneurship sector, free trade is one of impact which have to face in globalization era. The Economic perpetrator that often become discussion is co-operation. KPRI Bahagia Jaya is co-operation that standing at globalization era. Quality of service get good assesment from the members because able to fulfill requirement of members. Consumer satisfaction have fufilled because the service that theyhave accepted as according with their expectation. But good service quality and consumer satisfaction not supported by consumer loyalty, consumer loyalty is still not maximalyet. That’s why the problem of this study are what is there influence of the service quality to consumer loyalty?, what is there influence of consumer satisfaction to consumer loyalty?, what is there influence of service quality and consumer satisfaction to consumer loyalty?.The Method used in this research is using quantitative analysis with data collecting technique is using documentation, interview, and quetioner which have been tested by validity and reliability. The Result of this research that there are positive influence and signifikan between service quality to consumer loyalty equal to 0,0033 and consumer satisfaction to consumer loyalty equal to 0,0082 and there are positive influence and signifikan between service quality and consumer satisfaction to consumer loyality equal to 0,000000. Keyword : Co-Operation, Service Quality, Consumer Satisfaction, Consumer Loyalty Era globalisasi sudah tidak dapat dihindari lagi oleh para pelaku ekonomi dalam dunia usaha, perdagangan bebas merupakan salah satu dampak yang harus dihadapi pada era globalisasi. Pelaku ekonomi yang sering menjadi pembicaraan yaitu koperasi. KPRI Bahagia Jaya merupakan koperasi yang berdiri pada era globalisasi. Kualitas layanan yang dimiliki mendapat penilaian baik dari anggota karena mampu memenuhi kebutuhan anggotanya. Kepuasan anggota sudah terpenuhi karena layanan yang diterima telah sesuai dengan harapan mereka. Namun kualitas layanan yang baik dan kepuasan anggota yang terpenuhi tidak didukung dengan loyalitas anggota, loyalitas anggota masih belum maksimal. Oleh karena itu rumusan masalah yang diajukan yaitu apakah ada pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas konsumen/anggota?, apakah ada pengaruh kepuasan konsumen/anggota terhadap loyalitas konsumen/anggota?, apakah ada pengaruh kualitas layanan dan kepuasan konsumen/anggota terhadap loyalitas konsumen/anggota?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan antara kualitas layanan terhadap loyalitas anggota sebesar 0,0033 dan kepuasan anggota terhadap loyalitas anggota sebesar 0,0082 dan ada pengaruh yang positif dan signifikan antara kualitas layanan dan kepuasan konsumen/anggota terhadap loyalitas konsumen/anggota sebesar 0,000000. Kata Kunci : Koperasi, Kualitas Layanan, Kepuasan Konsumen/Anggota, Loyalitas Konsumen/Anggota