Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana strategi pembelajaran aktif diterapkan dalam mata pelajaran Ekonomi di SMAN 8 Prabumulih, meskipun terdapat keterbatasan dalam sarana dan prasarana yang tersedia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dalam mendalam. Subjek penelitian ini meliputi guru mata pelajaran Ekonomi serta siswa kelas X dan XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun para guru menghadapi kendala seperti kurangnya perangkat teknologi dan ruang belajar yang tidak cukup, mereka masih bisa menerapkan berbagai strategi pembelajaran aktif seperti diskusi kelompok, pembelajaran berbasis masalah, simulasi, serta metode tanya jawab yang interaktif. Kreativitas guru dalam menggunakan sumber belajar yang berbeda terbukti bisa meningkatkan partisipasi dan semangat belajar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurangnya sarana dan prasarana tidak menjadi penghalang mutlak dalam menerapkan pembelajaran aktif, asalkan ada komitmen dan inovasi dari para guru.