Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran ilmu pengetahuan dalam membentuk pengalaman, makna, dan refleksi sosial partisipan dalam menghadapi tantangan global. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan observasi partisipatif digunakan untuk memahami dinamika internalisasi pengetahuan, interaksi sosial, dan transformasi perspektif. Data dikumpulkan melalui analisis 30 jurnal nasional dan internasional, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta observasi praktik pembelajaran di sekolah dasar, dan dianalisis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama: pertama, internalisasi ilmu pengetahuan sebagai sarana memahami dunia dan diri; kedua, interaksi sosial dan peran model dalam proses pembelajaran; dan ketiga, transformasi perspektif yang mendorong tindakan etis dan kesadaran sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi sains kritis sebagai lensa utama dalam memahami pengalaman partisipan serta memperkaya pemahaman tentang bagaimana pendidikan sains dapat menciptakan pengalaman belajar yang transformatif dan kontekstual. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat konsep literasi sains kritis, pembelajaran sosial, dan pembelajaran transformatif, sementara secara praktis memberikan implikasi bagi pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, dan kebijakan pendidikan yang menekankan refleksi, kolaborasi, serta kesadaran global peserta didik.