Abstrak: Perkembangan tekhnologi informasi dan komuniaksi yang begitu pesat tidak diterima dengan mudah begitu saja oleh semua kalangan khususnya pada bidang pendidikan. Dampak positif dan negatif penggunaan gawai menjadi topik yang belum usai dalam penentuan kebijakan penggunaan gawai di sekolah khususnya sekolah dasar. Adanya pandemi covid-19 yang mewajibkan siswa untuk belajar di rumah mau tidak mau harus diterima sebagai realita jika gawai, tekhnologi informasi dan komunikasi sangat dibutuhkan sehingga perlu penyesuaian khusus dalam pelaksanaanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mngetahui persepsi guru di SD Muhammadiyah terhadap penggunaan gawai dalam pmebelajaran di kelas khssunya dalam persepsi pemahaman dan kesiapan. Metode penelitian ini menggunakan survey deskripstif menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa sebagian besar atau sebanyak 60,35% guru Muhammadiyah se Kota Surabaya menyatakan pentingnya penggunaan dan penguasaan tekhnologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Bahkan secara spesifik 100% guru menyetujui jika teknologi informasi memudahkan guru dalam menemukan sumber belajar. Selain itu 92% guru menyatakan media teknologi informasi menyediakan perangkat pembelajaran yang lebih menarik, variatif, dan komunikatif. Kata Kunci: Gawai, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Pembelajaran Daring