Abstrak: Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah mengenai kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas V dalam menulis karangan narasi dan apa yang menjadi sebab siswa melakukan kesalahan dalam menulis karangan narasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana gambaran penggunaan kalimat efektif serta pembuatan karangan narasi yang menyebabkan kesalahan dalam penggunaan kalimat efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah cara mengumpulkannya berdasarkan instrumen penelitian berhubung dalam masa pandemi dilakukan secara daring. Hasil penelitian menunjukkan (1) kalimat tanpa subjek berganda memperoleh kriteria baik dengan persentase 33% yaitu 10 siswa dari 30 siswa, (2) kalimat yang tidak berpredikat mendapatkan sangat baik dengan persentase 13% yaitu 4 siswa dari 30 siswa, (3) pemakaian kata penghubung yang tidak tepat memperoleh kriteria sangat baik dengan persentase 7% yaitu 2 siswa dari 30 siswa, (4) penyuntingan kalimat melingkar memperoleh kriteria sangat baik dengan persentase 10% yaitu 3 siswa dari 30 siswa, (5) penyuntingan kalimat tidak membosankan memperoleh kriteria sangat baik dengan persentase 10% yaitu 3 siswa dari 30 siswa, (6) kalimat berkonstruksi makna ganda memperoleh baik dengan persentase 20% yaitu 6 siswa dari 30 siswa, (7) penyuntingan kalimat mubazir mendapatkan kriteria sangat baik dengan persentase 7% yaitu 2 siswa dari 30 siswa. Kata Kunci: Kesalahan Kalimat, Kalimat Efektif, Karangan Narasi, Penggunaan Kata-Kata, Menulis