Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III SD pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi tradisi dan budaya masyarakat, melalui penerapan model Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan menggunakan media gambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas III SDN Margorejo I/403 Surabaya. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar, lembar observasi, dan angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar peserta didik, yang ditunjukkan dengan peningkatan ketuntasan belajar dari 28% pada pra siklus, menjadi 44% pada siklus I, dan mencapai 84% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi model STAD dengan pendekatan CRT dan media gambar mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, serta menghargai latar belakang budaya peserta didik. Pendekatan ini juga mendorong partisipasi aktif, keterlibatan emosional, dan pemahaman yang lebih baik terhadap materi IPAS.