Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Pembelajaran Problem-based Learning dan meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas II-A SDN Tambaksari 1 Surabaya dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang berfokus pada siswa kelas II-A SDN Tambaksari 1 Surabaya, total berjumlah 28 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, modul ajar, dan kisi-kisi tes. Analisis data dilakukan dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil tindakan menunjukkan peningkatan aktifitas peserta didik dan guru serta peningkatan hasil belajar pada siklus pertama ke siklus keadua. Sebelum tindakan siswa memperoleh hasil ketuntasanbelajar pada materi ini sebesar 32%. Kemudian. pada siklus pertama, 69% siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal, meningkat pada siklus kedua menjadi 84% siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal. penerapan PBL berbantuan benda konkret dapat menjadi alternatif efektif bagi guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa. Penggunaan benda konkret sebagai media pembelajaran dalam pembelajaran matematika terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pecahan.