Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas II Sekolah Dasar melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media interaktif MATERVA (Matematika Interaktif Canva). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus di SDN Pacarkeling V/186 Surabaya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan tes tertulis. Instrumen evaluasi dikembangkan berdasarkan lima indikator berpikir kritis menurut Greenstein: apply, analyze, evaluate, synthesis, dan insight. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan MATERVA secara signifikan meningkatkan aktivitas guru dan siswa, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Pada siklus I, keterlaksanaan model mencapai 83,3% dan meningkat menjadi 95% pada siklus II. Kemampuan berpikir kritis siswa juga meningkat dari 69% menjadi 83,3%. Peningkatan tertinggi terdapat pada indikator synthesis dan insight, meskipun masih tergolong rendah karena keterbatasan perkembangan kognitif siswa usia dini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi PBL dan MATERVA efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas rendah.