p-Index From 2021 - 2026
0.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Proceeding UMSurabaya
Hayyu Suzan Rahmawatie
SDN Pagesangan Surabaya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : proceeding umsurabaya

Peningkatan berpikir kritis dalam pembelajaran IPAS berbantuan game what a question untuk siswa 5B SDN Pagesangan Surabaya Rahmad Joko Saputro; Badruli Martati; Hayyu Suzan Rahmawatie
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan cara berpikir kritis siswa kelas 5B SDN Pagesangan Surabaya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penggunaan media game edukatif "What a Question". Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya cara berpikir kritis terhadap materi IPAS yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang variatif dan kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada 2 Siklus. Di Siklus pertama dilakukan tindakan perencanaan projek yang akan dilakukan di pertemuan berikutnya dan di siklus kedua dilakukan pengerjaan projek dalam sebuah produk Diorama. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5B SDN Pagesangan Surabaya yang berjumlah 31 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes formatif, dan tes sumatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan cara berpikir kritis terhadap materi IPAS setelah penggunaan game "What a Question". Hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata nilai tes formatif siswa dari siklus I ke siklus II. Selain itu, siswa juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang lebih tinggi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan game "What a Question" dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan cara berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DI KELAS 5A SDN PAGESANGAN SURABAYA Muhammad Ghoni Abdillah Fatah; Badruli Martati; Hayyu Suzan Rahmawatie
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas 5A SDN Pagesangan dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Project Base Learning. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi angket untuk mengukur motivasi belajar, observasi untuk menilai keterlibatan siswa, serta tes hasil belajar untuk mengetahui tingkat ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan, baik dari sisi motivasi maupun hasil belajar siswa. Respon positif terhadap pembelajaran meningkat dari 59,62% pada siklus I menjadi 70,41% pada siklus II. Selain itu, jumlah peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar meningkat dari 64,51% menjadi 77,42%. Hal ini membuktikan bahwa model Project Based Learning mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan mendorong pencapaian akademik yang lebih baik.
MPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD-QR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS IV SDN PAGESANGAN SURABAYA Miftahul Jannah; Badruli Martati; Hayyu Suzan Rahmawatie
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SDN Pagesangan Surabaya dengan menggunakan pendekatan Problem Based Learning yang didukung LKPD-QR. Model pembelajaran ini diprediksi dapat meningkatkan keterlibatan dan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran, sehingga pemahaman materi Pendidikan Pancasila menjadi lebih mendalam. Penelitian tindakan kelas yang melibatkan 29 peserta didik ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, dokumentasi, dan observasi perilaku peserta didik dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar peserta didik meningkat drastis dari 51,85% sebelum intervensi menjadi 74,07% pada siklus I dan kemudian menjadi 92,59% pada siklus II. Peserta didik lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, metode pembelajaran berbasis masalah yang didukung LKPD-QR terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila. Pendekatan ini mendorong peserta didik untuk menggunakan pemikiran kritis dan mengambil inisiatif dalam memecahkan masalah.
Implementasi Penggunaan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila pada Peserta Didik Kelas III SDN Pagesangan Surabaya Dina Rahma Wardana; Badruli mar; Hayyu Suzan Rahmawatie
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28095

Abstract

Culturally Responsive Teaching (CRT) ialah pendekatan proses pembelajaran yang menggabungkan kebudayaan dengan materi belajar. Dengan penggabungan ini peserta didik akan mudah memahami pembelajaran yang disampaikan sebab mengintegrasikan keragaman budaya yang dimiliki. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil pembelajaran peserta didik dengan penggunaan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III SDN Pagesangan Surabaya. Penelitian ini didasari oleh capaian pembelajaran peserta didik yang cenderung kurang dari KKTP untuk pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian direalisasikan pada 22 April 2025 dan 6 Mei 2025 di kelas III SDN Pagesangan Surabaya dan menerapkan teknik pengumpulan data tes, dokumentasi, serta pengamatan. Data tes yang diterapkan yaitu tes pretest dan posttes. Menurut hasil penelitian yang sudah dilaksanakan menampilkan hasil pembelajaran peserta didik yang meningkat dengan signifikan dengan rata-rata dalam siklus I hasil pembelajaran meraih 48% sementara untuk siklus II meningkat hingga 68%. Oleh karena itu, dapat disebutkan bahwa penggunaan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) mampu meningkatkan hasil pembelajaran peserta didik untuk Pelajaran Pendidikan Pancasila.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS KELAS IV MATERI KEARIFAN LOKAL MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING Muhammad Faiz Al Majid; Badruli Martati; Hayyu Suzan Rahmawatie
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28099

Abstract

IPAS sering dianggap menjadi mata pelajaran yang membosankan bagi peserta didik. Salah satunya dikarenakan kurangnya sumber belajar di kelas dan mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar pada materi kearifan lokal di Surabaya. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian siswa di kelas IV-C SDN Pagesangan Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar IPAS siswa mengalami peningkatan, nilai rata-rata pada siklus I sebesar 76.92%, hal ini menunjukkan peningkatan dibanding saat pra siklus atau observasi awal, namun hasil ini belum mencapai ketuntasan klasikal sehingga terdapat evaluasi dan refleksi pada pembelajaran siklus II. Pada siklus II menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa menjadi 88.46% dan sudah memenuhi persentase ketuntasan klasikal yang diharapkan. Peningkatan sebesar 11.54% ini menunjukkan bahwa penerapan model project based learning jendela informasi mampu meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi kearifan lokal peserta didik sekolah dasar.