Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media interaktif pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media interaktif mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata nilai dari 75,3 pada siklus I menjadi 85,5 pada siklus II, serta peningkatan persentase ketuntasan dari 61,5% menjadi 92,3%. Penggunaan media interaktif mendukung proses pembelajaran dengan membantu siswa memahami masalah secara visual dan meningkatkan partisipasi aktif dalam diskusi kelompok. Dengan demikian, model PBL berbantuan media interaktif efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.