Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan kreativitas siswa melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran IPAS di kelas III SDN Kedung Cowek 1/253 Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam bekerja sama dan berpikir kreatif berdasarkan hasil observasi awal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian keterampilan kolaborasi dan kreativitas menggunakan instrumen lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari pra-siklus ke siklus II. Rata-rata keterampilan kolaborasi meningkat dari 50% menjadi 86%, sedangkan kreativitas meningkat dari 45% menjadi 83,6%. Peningkatan ini dicapai melalui proyek pembuatan diorama yang berbasis pada pengalaman langsung dan budaya lokal siswa, yang mendorong kepemimpinan, refleksi, komunikasi, dan pengembangan ide. Dengan demikian, penerapan PjBL yang terintegrasi dengan pendekatan CRT terbukti efektif dalam meningkatkan kolaborasi dan kreativitas siswa sekolah dasar secara menyeluruh dan kontekstual.