Culturally Responsive Teaching (CRT) ialah pendekatan proses pembelajaran yang menggabungkan kebudayaan dengan materi belajar. Dengan penggabungan ini peserta didik akan mudah memahami pembelajaran yang disampaikan sebab mengintegrasikan keragaman budaya yang dimiliki. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil pembelajaran peserta didik dengan penggunaan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III SDN Pagesangan Surabaya. Penelitian ini didasari oleh capaian pembelajaran peserta didik yang cenderung kurang dari KKTP untuk pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian direalisasikan pada 22 April 2025 dan 6 Mei 2025 di kelas III SDN Pagesangan Surabaya dan menerapkan teknik pengumpulan data tes, dokumentasi, serta pengamatan. Data tes yang diterapkan yaitu tes pretest dan posttes. Menurut hasil penelitian yang sudah dilaksanakan menampilkan hasil pembelajaran peserta didik yang meningkat dengan signifikan dengan rata-rata dalam siklus I hasil pembelajaran meraih 48% sementara untuk siklus II meningkat hingga 68%. Oleh karena itu, dapat disebutkan bahwa penggunaan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) mampu meningkatkan hasil pembelajaran peserta didik untuk Pelajaran Pendidikan Pancasila.