Pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga menekankan pengembangan moral, penguatan spiritual, dan pembentukan iman berdasarkan landasan teologis dan spiritualitas. Studi ini meneliti tentang tauhid, wahyu dan sunnah sebagai landasan teologis dan spiritualitas dalam pendidikan Islam. Artinya, ketiga hal tersebut dijadikan dasar maupun rujukan dalam setiap pelaksanaan pendidikan Islam. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis landasan teologis dan spiritualitas dalam pendidikan Islam dengan membahas lebih rinci konsep tauhid, wahyu dan sunnah. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kepustakaan (library research) yakni, sumber data diambil dari buku-buku, artikel ilmiah, dan sumber-sumber akademis lainnya yang relevan. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa, tauhid berfungsi sebagai landasan teologis utama dalam pendidikan Islam. Wahyu berfungsi sebagai sumber pengetahuan dan epistemologi dalam pendidikan Islam. Sunnah sebagai pedoman praktis dalam implementasi pendidikan. Landasan-landasan ini secara kolektif memastikan bahwa pendidikan Islam harus selalu dalam nilia-nilai Islam, sebagaimana tauhid, wahyu dan sunnah dijadikan sebagai dasar dalam setiap pelaksanaan pendidikan Islam. Kesimpulannya, pendidikan Islam yang berlandaskan nilai-nilai teologis dan spiritual sangat penting untuk membentuk individu yang beriman, berintelekual, bermoral, dan mampu menanggapi tantangan kontemporer sambil tetap berakar pada prinsip-prinsip Islam. Dengan tujuannya, yaitu membentuk umat muslim menjadi Insan Kamil dimuka bumi.