Pendidikan dan pelatihan merupakan proses pembinaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang terstruktur. Dalam praktiknya, banyak lembaga pelatihan menerapkan diklat berjenjang, namun pendampingan pasca pelatihan sering tidak berjalan optimal akibat keterbatasan waktu, tempat, dan infrastruktur. Padahal, pembelajaran pasca pelatihan berperan penting dalam memperkuat pemahaman dan keberlanjutan kompetensi peserta. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengkaji berbagai penelitian terdahulu terkait pembelajaran daring dan pemanfaatan media sosial dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis media sosial, khususnya Instagram, dinilai efektif dan efisien sebagai alternatif strategi pembelajaran pasca pelatihan. Penelitian ini bertujuan merancang desain strategi pembelajaran pasca pelatihan berbasis social learning network (SLN) dengan memanfaatkan Instagram. Strategi yang dirumuskan mencakup sintaks penggunaan Instagram sebagai SLN, penyediaan sumber belajar, serta tahapan pengaturan lingkungan belajar daring. Pemanfaatan fitur Instagram diharapkan mampu meningkatkan motivasi, keberanian, interaksi, dan pengetahuan peserta pasca pelatihan.