Siswa kelas VIII sering memakai GeoGebra sebagai alat menggambar melalui ikon, sehingga hubungan antara bentuk aljabar dan grafik tidak dibangun secara eksplisit. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan cara perintah pada Input Bar GeoGebra dapat dipakai untuk mengeksplorasi persamaan garis lurus, sistem persamaan linear dua variabel, pertidaksamaan, dan fungsi, serta menilai kesesuaiannya dengan Capaian Pembelajaran Fase D di SMP Negeri 1 Sinunukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis dokumen terhadap rangkaian tugas eksplorasi perintah beserta keluaran layarnya. Data dianalisis melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan simpulan, dengan register representasi semiotik Duval sebagai kerangka. Hasil menunjukkan enam kelompok tugas yang sesuai untuk Fase D dan satu kelompok yang berada di luar capaian, yaitu kalkulus, trigonometri, vektor, dan matriks. Setiap tugas menuntut siswa menuliskan representasi simbolik sebelum memperoleh grafik, sehingga memuat satu atau lebih konversi antarregister. Analisis juga menemukan empat ketidaktepatan pada protokol tugas yang berpotensi menimbulkan miskonsepsi, yakni kondisi interval yang kontradiktif, prioritas operasi yang ambigu, titik batas fungsi bersyarat, dan urutan komposisi fungsi. Temuan ini terbatas pada kualitas rancangan tugas, sedangkan pengaruhnya terhadap capaian belajar siswa memerlukan studi lanjutan dengan data siswa.