Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : civil engineering for community development

PENGEMBANGAN ROCKET STOVE BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK MENDUKUNG PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH DESA JAWILAN, KABUPATEN SERANG Tiara Nofiana; Wulandari Wulandari; Athiya Saffarien Pakartiningsih; Damayanti Ira; Cahyadi Cahyadi; Lastarida Sinaga; Bahodi Bahodi; Muhammad Ilham; Vivi Oktaviani Wulandari
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 5, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/cecd.v5i1.41088

Abstract

Permasalahan sampah di Kabupaten Serang menjadi tantangan yang semakin kompleks akibat meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat, sementara ketersediaan sarana pengelolaan sampah masih terbatas. Kondisi ini mendorong perlunya penerapan teknologi tepat guna yang mampu mengurangi timbulan sampah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menerapkan teknologi Rocket Stove sebagai alternatif pengelolaan sampah di Desa Jawilan, Kabupaten Serang. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, praktik pembuatan, serta pendampingan penggunaan Rocket Stove. Teknologi ini memanfaatkan limbah sebagai alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme dan partisipasi yang tinggi dalam proses pembuatan maupun pengoperasian Rocket Stove. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah, penerapan teknologi ini juga mampu mengurangi volume limbah biomassa yang dibuang ke lingkungan serta menghasilkan pembakaran yang lebih efisien dengan emisi asap yang lebih rendah. Dengan demikian, Rocket Stove berpotensi menjadi solusi sederhana, ekonomis, dan berkelanjutan dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Desa Jawilan.