Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : variable research journal

STRATEGI ADAPTASI PAPALELE TERHADAP CUACA EKSTREM DAN KENAIKAN HARGA IKAN STUDI KASUS: PASAR MARDIKA AMBON Rita J D Atarwaman; Risal S Salampessy; Natalia Evernande Gomies; Miqdad Toisuta; Ester Debora Rieuwpassa; Sakina Rumalean; Agnes Thalia Leha; Nur Fira Tuharea; Paunelin F Sipahelut
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi papalele dalam menghadapi cuaca ekstrem dan kenaikan harga ikan di pasar mardika Kota Ambon. permasalahan penelitian berangkat dari ketergantungan papalele terhadap pasokan ikan dari nelayan yang terganggu ketika terjadi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap lima informan papalele, dokumentasi, serta kajian pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuaca ekstrem menyebabkan pasokan ikan berkurang dan harga beberapa jenis ikan mengalami kenaikan. Kondisi tersebut berdampak pada peningkatan modal, ketidakstabilan keuntungan, dan perubahan daya beli konsumen. Strategi adaptasi papalele meliputi penyesuaian sumber pasokan, jumlah pembelian, harga jual, jenis ikan yang dijual, hubungan pelanggan, serta pengelolaan modal dan risiko usaha.
IMPLEMENTASI PROTOKOL GAS RUMAH KACA CAKUPAN 3 DALAM PELAPORAN EMISI KARBON PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA Rita J D Atarwaman; Sari R. Bahtiar; Fahratun R. Lisaholith; Ferdinand M. Heatubun; Wanda; Trivena J. Ohello; Shizuka Halapiry; William V. Sapakoly
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi GHG Protocol Scope 3 dalam pelaporan emisi karbon perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap sustainability report 50 perusahaan manufaktur berkapitalisasi pasar terbesar dari lima subsektor, yaitu Kimia & Petrokimia, Semen & Material Bangunan, Makanan Minuman & Tembakau, Kertas & Kehutanan, serta Otomotif & Komponen, pada periode pelaporan 2024–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan emisi Scope 3 masih relatif rendah. Pada tahun 2024, hanya 4 perusahaan (8%) yang mencapai full disclosure, sedangkan 39 perusahaan (78%) tidak melakukan pengungkapan sama sekali. Pada tahun 2025, terjadi peningkatan terbatas pada kategori partial disclosure dan penurunan non-disclosure. Analisis subsektor menunjukkan adanya kesenjangan tingkat pengungkapan, dengan subsektor kimia dan semen lebih maju dibandingkan subsektor otomotif. Selain itu, tidak ada perusahaan yang mengungkapkan kategori 11 (Use of Sold Products). Temuan ini menunjukkan bahwa praktik pelaporan Scope 3 di Indonesia masih belum optimal.
ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA OPERASIONAL DENGAN PENDEKATAN ACTIVITY BASED BUDGETING PADA UMKM KEDAI KOPI FLOTA Rita J D Atarwaman; Nur Hikmah H Amahoru; Nirmawati Jamal; Wanda La Djanu; Refanti Febriana Putri Atila; Marin P Tangke Lembang; Dhea Zora Hutagalung; Mutia B Latar; Elvida Tutuarima
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian biaya operasional pada UMKM kedai kopi Flota dengan menggunakan pendekatan Activity Based Budgeting (ABB). Metode ini penelitian yang digunakan Adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap pegawai usaha. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan biaya operasional pada kedai kopi Flota masik dilakukan secara sederhana dan belum sepenuhnya berbasis aktivitas. Aktivitas utama usaha meliputi pembelian bahan baku,produksi kopi, pelayanan pelanggan,pengemasan,serta pencatatan transaksi. Biaya terbesar dalam operasional usaha berasal dari bahan baku terutama kopi, sementara pengendalian biaya masih mengacu pada perhitungan HPP dan evaluasi sederhana secara berkala. Meskipun usaha telah melakukan pencatatan keuangan dan evaluasi bulanan, system penganggaran belum mengalokasikan biaya berdasarkan aktivitas secara rinci sebagaimana konsep Activity Based Budgeting. oleh karena itu, penerapan ABB berpotensi membantu UMKM dalam mengidentifikasi pemicu biaya ( cost driver) dan meningkatkan efisiensi pengendalian biaya operasional