Penelitian ini bertujuan untuk menggali dinamika komunikasi antar budaya dalam masyarakat multikultural di Desa Surorowo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Desa ini dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Tengger dan beragama Hindu, namun juga terdapat kelompok masyarakat suku Jawa dan Madura yang hidup berdampingan secara harmonis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar budaya di Desa Surorowo berjalan dengan baik berkat adanya sikap toleransi, saling menghargai, dan pemahaman terhadap perbedaan suku, agama, dan tradisi. Kegiatan kebudayaan dan keagamaan menjadi wadah utama dalam membangun hubungan yang harmonis antar kelompok etnis dan agama yang berbeda. Pemahaman yang mendalam terhadap nilai-nilai keberagaman serta komunikasi yang terbuka mencegah terjadinya kesalahpahaman atau konflik. Masyarakat Surorowo menjadi contoh yang baik dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman, serta memperlihatkan semangat nasionalisme yang kuat di dalam kehidupan multikultural.