p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Currency
Iffah Auliaurahman Hw
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SWOT DAN TOWS MATRIX BERBASIS NILAI ISLAM Iffah Auliaurahman Hw; Murtiadi Awaluddin
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar manajemen strategi syariah, implementasi analisis SWOT dan TOWS Matrix berbasis nilai Islam, serta relevansinya dalam menghadapi dinamika organisasi di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa buku, artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional, serta sumber normatif Islam yang meliputi Al-Qur'an dan hadis. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis berbagai konsep yang berkaitan dengan manajemen strategi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategi syariah merupakan integrasi antara prinsip-prinsip manajemen strategis modern dengan nilai-nilai Islam yang berlandaskan tauhid, amanah, keadilan, syura, ihsan, dan maslahah. Analisis SWOT berbasis nilai Islam tidak hanya mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari aspek internal dan eksternal organisasi, tetapi juga mempertimbangkan dimensi etika, spiritual, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Selanjutnya, TOWS Matrix berfungsi sebagai kerangka strategis untuk merumuskan alternatif strategi SO, WO, ST, dan WT yang mampu meningkatkan daya saing organisasi sekaligus mewujudkan kemaslahatan dan keberlanjutan. Kajian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pengembangan manajemen strategi syariah sebagai pendekatan yang mampu menyeimbangkan pencapaian tujuan ekonomi dengan tanggung jawab sosial, etika bisnis, dan nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan persaingan global.
AKAD-AKAD DALAM SISTEM KEUANGAN SYARIAH DAN IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA Iffah Auliaurahman Hw; Mukhtar Lutfi; Lince Bulutoding
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar, jenis-jenis, serta implementasi akad dalam sistem keuangan syariah di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder, meliputi buku, artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional, fatwa Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), regulasi, serta laporan lembaga terkait. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan mensintesis berbagai konsep serta praktik implementasi akad pada lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad merupakan fondasi utama yang membedakan sistem keuangan syariah dari sistem keuangan konvensional karena berlandaskan prinsip keadilan, transparansi, kemitraan, serta larangan terhadap riba, gharar, dan maysir. Berbagai akad, seperti murabahah, mudharabah, musyarakah, ijarah, salam, istishna', wadiah, rahn, dan wakalah, telah diimplementasikan dalam produk penghimpunan dana, pembiayaan, investasi, dan jasa keuangan syariah. Meskipun demikian, implementasi akad masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain rendahnya literasi keuangan syariah, dominasi penggunaan akad tertentu, keterbatasan inovasi produk, serta perlunya penguatan standardisasi dan kepatuhan syariah (sharia compliance). Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi masyarakat, harmonisasi regulasi, penguatan pengawasan syariah, serta pengembangan produk keuangan yang lebih inovatif agar industri keuangan syariah di Indonesia semakin kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.