Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rekayasa Sistem Lipat dan Lepas Pasang pada Sepeda Recumbent Trike untuk Touring Mukhammad Efendi; Andhika Estiyono
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 17 No. 1 (2018)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v17i1.3715

Abstract

Recumbent trike berarti sepeda roda tiga yang dikendarai dengan posisi duduk bersandar dengan kaki di depan sehingga lebih nyaman dan santai di gunakan oleh bikepacker untuk touring. Recumbent trike memiliki dimensi yang besar di bandingkan dengan sepeda pada umumnya, sedangkan salah satu kebutuhan bikepacker adalah dapat membawa sepeda untuk menyeberang pulau maupun negara dengan transportasi pendukung seperti kapal laut maupun pesawat terbang. Untuk itu dibutuhkan sepeda recumbent yang ringkas saat sepeda dikemas dan hendak di bawa mengunakan transportasi lain. Maka untuk memenuhi kebutuhan tersebut perlu adanya suatu rekayasa sistem yang dapat menjawab permasalahan dan memenuhi kebutuhan para bikepacker pada recumbent trike. Pengembangan inovasi desain pada sepeda recumbent dengan sistem lipat dan lepas pasang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan para bikepacker sehingga bikepacker lebih mudah saat membawa maupun mengankut sepeda dengan transportasi pendukung. Hal ini juga akan sangat berguna untuk efisiensi penyimpanan saat sepeda tidak sedang digunakan. Recumbent trike means a tricycle that is driven in a sitting position leaning with the legs in front so it is more comfortable and relaxed in use by bike-packer for touring. Recumbent trike has a large dimension compared to bicycles in general, while one of the needs of bike-packer is to be able to bring bicycles to cross the island or country with supporting transportation such as ships and aircraft. That requires a compact recumbent bicycle when the bicycle is packed and is about to be carried using other transportation. Therefore to meet these needs there requirements to be a system engineering that can answer the problem and meet the essential of the bikepacker in the recumbent trike. The development of design innovations on recumbent bikes with folding and removable systems aims to meet the needs of bike-packer so that bikepacker is easier when carrying or carrying bicycles with supporting transportation. This will also be very useful for storage efficiency when the bike is not being used.
Prototipe Mesin CNC 3 Axis Sederhana untuk IKM Mainan Edukasi Berbahan Kayu Andhika Estiyono; Arie Kurniawan; Ari Dwi Krisbianto
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v17i2.4686

Abstract

Pembuatan mainan pendidikan (educational toys) puzzle secara manual dimana dalam usahanya untuk mencapai kepresisian bentuk masih menemui banyak kesulitan. Kesulitan yang dialami meliputi pembuatan masih terpisah satu-persatu di tiap bentuknya, bentuk yang satu dengan yang lain yang serupa namun memiliki ukuran yang tidak seragam dan kebutuhan proses produksi yang lebih cepat. Metode yang ditawarkan adalah proses pembuatan dan pemotongan dengan menggunakan mesin CNC dengan sekali proses pengerjaan. Diharapkan dengan menggunakan mesin CNC woodworking kebutuhan dalam pembuatan bentuk mainan yang presisi dapat tercapai dan dapat dilakukan dengan lebih cepat sehingga menambah produktifitas IKM. There are still many adversities to achieve precision on puzzle educational toys making. The complications are separate making one by one in its form, dissimilarity in its size and to quicken production process. Manufacturing and cutting process using CNC machine is offered method for its solution. Woodworking CNC machine are able to do one process at a time, more precision, faster and able to gain small-medium industries (IKM) productivity.
Transformasi Fungsi Cincin Menjadi Gelang dengan Menggunakan Sistem Draw and Shorten Ari Dwi Krisbianto; Andhika Estiyono
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v19i2.7944

Abstract

Estetika perhiasan digunakan untuk meningkatkan penampilan pengguna. Kebutuhan ini menuntut untuk memiliki lebih dari satu jenis fungsi perhiasan. Berangkat dari penggunaan busana yang berbeda, perhiasan diharapkan mampu berpadu sebagai satu kesatuan. Perhiasan yang mampu beralih bentuk dan fungsi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Perhiasan yang bertransformasi akan memberikan banyak opsi variasi yang berbeda dalam penggunaannya. Penelitian mengacu pada bentuk yang sesuai selera pasar kemudian mengambil polanya sebagai referensi bentuk objek rekayasa. Objek dalam penelitian ini masih sebatas perhiasan cincin dan gelang. Dilakukan simulasi digital untuk mengolah perubahan bentuk dan dimensi sehingga diperoleh sistem mekanik draw and shorten yang mampu merubah bentuk dan dimensi objek perhiasan yang berukuran kecil menjadi besar. Jewelry aesthetics are used to enhance the user's appearance. This need demands to have more than one type of jewelry. Jewelry is expected to conform as a whole fashion system and able to switch forms and functions. Transformed jewelry will provide many different variations in their use. Research refers to the form that suits the market trend and takes the pattern as a reference form of implemented objects. The object in this study is still limited to ring and bracelet jewelry. Digital simulations are performed to process changes in shape and dimensions. Obtained a draw and shorten mechanical system that is able to change the shape and make small dimension to large jewelry objects.
Desain Workstation Dental Simulator untuk Laboratorium Fakultas Kedokteran Gigi Taufik Hidayat; Andhika Estiyono; Arie Kurniawan; Ari Dwi Krisbianto
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v19i2.7947

Abstract

Dental simulator merupakan salah satu media praktikum pada fakultas kedokteran gigi. Terdapat banyak sekolah kedokteran gigi di Indonesia yang membutuhkan peralatan dental simulator dalam media pembelajarannya. Aspek yang dibutuhkan dalam perancangan dental simulator meliputi aspek ergonomi, aspek efisiensi, aspek kualitas dan aspek ekonomi. Dimensi produk sangat dipengaruhi oleh aspek ergonomi, ditentukan pula oleh ruang dan studi yang diperoleh dari eksisting. Eksisting merupakan produk yang selama ini dipakai oleh sekolah kedokteran gigi dan produk import yang akan dilakukan reverse engineering. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan perubahan meja eksisting yang digunakan oleh sekolah dengan penambahan komponen import. Selanjutnya akan dilakukan pengembangan prototipe yang lebih baik sesuai kebutuhan. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah desain baru yang mampu menjadi pengganti workstation yang diimport secara utuh sehingga lebih ekonomis, pemberdayaan UKM, peningkatan teknologi dan komponen dalam negeri serta mampu menghasilkan sebuah workstation yang lebih sesuai sekolah kedokteran gigi di Indonesia. Dental simulator is one of the practicum media in the faculty of dentistry. There are many dental schools in Indonesia which require dental simulator equipment in their learning process. Aspects needed in the design of dental simulators include ergonomics, efficiency, quality, and economic. The dimensions of the product are strongly influenced by the ergonomics aspects, also determined by the space and studies obtained from the existing. Existing includes products that have been used by dental schools and imported products that have been reverse engineering. The study was conducted by changing the existing table with the addition of imported components. Next, it will be done better prototype development and ready to be applied. The expected benefits in this research are, a new design that is able to replace workstations that are imported as a whole so that it is more economical, empowering SMEs, improving technology and domestic components and being able to produce a workstation that is more suitable and meets the needs of a dental school in Indonesia.