Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal of Complementary in Health

Penerapan Senam Tai Chi Terhadap Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Kota Lubuk Linggau Listrianah Listrianah; Nadi Aprilyadi; Lestari Ayu
Journal of Complementary in Health Vol 1 No 1 (2021): Journal of Complementary in Health (JCoHealth)
Publisher : Pusat Unggulan IPTEK, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jch.v1i1.1018

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus Merupakan suatu kelompok penyakit metabolic dengan karakteristik Hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Penatalaksanaan terhadap Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah yaitu jangka pendek mencegah komplikasi dan jangka panjang menghilangkan keluhan / gejala Diabetes Mellitus. Diabetes Mellitus jika tidak dikelolah dengan baik maka akan menimbulkan komplikasi akut dan kronik. Tindakan non farmakologi untuk Ketidakstabilan Glukosa Darah dengan Senam Tai Chi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Penerapan Senam Tai Chi Terhadap Kadar Glukosa Darah pada penderita Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Periuk Tahun 2021. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan Pendekatan Studi Kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret tahun 2021. Populasi Penelitian ini adalah pasien dengan Diagnosa Medis Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Periuk. Subjek penelitian ini diambil dua orang. Hasil Penelitian: Hasil setelah dilakukan Senam Tai Chi 1 kali sehari selama 3 hari, didapatkan hasil kedua subjek mengalami penurunan Kadar Glukosa Darah. Subjek I Mengalami penurunan kadar glukosa darah dari 235 Mg/DL menjadi 212 Mg/DL, Serta Subjek II Juga mengalami penurunan kadar Glukosa Darah dari 290 Mg/DL Menjadi 200 Mg/DL. Kesimpulan: Ada Penurunan Kadar Glukosa Darah sebelum dan sesudah pemberian Senam Tai Chi Pada Pasien I dan II.