Siti Nur Fazri Kamaru
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo Siti Nur Fazri Kamaru; Ani Ani; Harismayanti Harismayanti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.959

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal yang dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Salah satu faktor yang memengaruhi kejadian BBLR adalah kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC). Kunjungan ANC yang tidak optimal dapat menyebabkan keterlambatan deteksi komplikasi kehamilan sehingga meningkatkan risiko terjadinya BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel independen yaitu kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan variabel dependen yaitu kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi rekam medis dan buku KIA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu melakukan kunjungan ANC lengkap (71,2%) dan sebagian besar bayi lahir dengan berat badan normal (65,4%). Hasil analisis menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai P-Value = 0,002 yang menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kunjungan ANC dengan kejadian BBLR. Nilai OR sebesar 7,25 menunjukkan bahwa ibu dengan kunjungan ANC tidak lengkap memiliki risiko 7,25 kali lebih besar melahirkan bayi BBLR dibandingkan ibu dengan kunjungan ANC lengkap. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan kunjungan ANC sangat penting dalam mencegah kejadian BBLR.