Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengajaran Mata Kuliah Ekonomi Islam terhadap Minat Mahasiswa Menabung di Bank Syariah
Hayula: Jurnal Indonesia Studi Islam Multi-disiplin Vol 1 No 2 (2017): Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.534 KB) | DOI: 10.21009/hayula.001.2.04

Abstract

This study aims to examine the relationship between teaching of Islamic Economics courses in college and the interest of students to save in Islamic Bank. This is a descriptive-quantitative research by taking a case study of STIE Ahmad Dahlan Jakarta students. The study concluded that there is a significant relationship between the material of Islamic Economics, the intensity of learning , and students' understanding to imcrease the interest of students to save in Islamic Bank.
Kedudukan dan Peran Perempuan dalam Perspektif Islam dan Adat Minangkabau
Hayula: Jurnal Indonesia Studi Islam Multi-disiplin Vol 3 No 1 (2019): Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.241 KB) | DOI: 10.21009/003.1.04

Abstract

Artikel ini mengkaji bagaimana kedudukan dan peran perempuan Minangkabau berdasarkan adatnya dan Islam dalam hal: 1) waris; 2) pengambil keputusan dalam keluarga; 3) dalam mengurus anak-anak dan 4) di dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat. Melalui pendekatan analisis kualitatif dengan metode menganalisis data QDA didapatkan jawaban hasil kajian sebagai berikut: 1) perempuan di dalam Islam mendapatkan warisan separuh dari bagian anak laki-laki, sedangkan di dalam adat Minangkabau perempuan mendapatkan warisan dari harta pusaka nenek-moyang selain warisan dari harta kedua orang tuanya; 2) di dalam Islam perempuan dapat berperan di dalam pengambil keputusan dalam keluarga, sedangkan menurut adat Minangkabau pengambil keputusan dalam keluarga adalah perempuan; 3) di dalam Islam peran seorang ibu sangat besar dalam mendidik anak-anaknya, sedangkan menurut adat Minangkabau peran ibu sangat mutlak bahkan peran ayah dapat dikatakan hampir tidak ada; dan 4) di dalam Islam dimungkinkan perempuan berperan dalam sosial politik tanpa melupakan perannya di dalam keluarga, sedangkan di dalam adat Minangkabau Bundo Kanduang yang berperan sebagai aktor intelektual di dalam menyelesaikan berbagai persoalan.