Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Missio Ecclesiae

RANCANG BANGUN TEOLOGI MULTIKULTURAL DALAM PERSPEKTIF PERJANJIAN BARU Gunaryo Sudarmanto
Missio Ecclesiae Vol. 1 No. 1 (2012): Oktober
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v1i1.19

Abstract

Diversitas humanitas mesti dipandang sebagai kreatifitas Allah yang patut dihargai sebagaimana Allah menghargainya sebagai gambar dan rupa-Nya sendiri. Diskriminasi humanitas justru bukti sikap antagonis terhadap otoritas penciptanya. Radikalisme doktrin yang melulu berorientasi pada kebenaran vertikal harus dibarengi dengan pemahaman horisontalnya. Kebenaran sejati justru menjadi utuh ketika kedua aspek tersebut diposisikan secara proporsional. Perbedaan bukan alasan untuk saling melawan dan menghancurkan, karena kasih kepada Tuhan dan sesama bukanlah kebenaran yang dapat dipisahkan sama sekali. Allah sendiri telah berbuat baik kepada semua orang sesuai hakikat Diri-Nya sendiri sebagai Pencipta segalanya. Allah juga menghendaki agar manusia, yang telah diciptakan dalam gambar dan rupa-Nya, saling melakukan perbuatan baik. Semua manusia memiliki tanggung jawab bersama selama kehidupannya di dunia ini, sehingga dibutuhkan solidaritas dengan sesama. Melalui interaksi yang baik justru dimungkinkan adanya point of contact bagi Injil, sehingga dapat terjadi transformasi kesadaran terhadap hakikat kebenaran Injil yang meresap ke segala aspek hidup manusia seperti garam mengasinkan dunia yang tawar (Mat 5:13). Teologi Multikultural melandasi sikap Kristen untuk berelasi dengan semua orang dalam segala bentuk perbedaannya tanpa kehilangan jati diri (keunikan) kekristenannya.
Model Business For Kingdom Berdasarkan Kisah Para Rasul 18:1-4 Dalam Mengembangkan Sinode Gereja Kristen Parousia Hendra Rey; Gunaryo Sudarmanto
Missio Ecclesiae Vol. 9 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v9i2.125

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami secara obyektif mengenai hamba-hamba Tuhan yang mengabdi dan melayani Tuhan melalui pelayanan gerejawi, namun juga melakukan bisnis berdasarkan Kisah 18: 1-4 di Sinode Gereja Kristen Parousia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif naturalistik dengan menggunakan studi pustaka-eksplanatori. Dari penelitian literatur tentang Business for Kingdom Model, peneliti membaca dan menginterpretasikan buku tekstual tentang topik ini untuk mendapatkan makna dari teks Kisah Para Rasul 18:1-4. Dan analisis data penelitian lapangan Model "Business for Kingdom" di Sinode Gereja Kristen Parousia dengan menggunakan paradigma kualitatif naturalistik, ditemukan bahwa semua informan memiliki komitmen yang kuat untuk mengabdi kepada Tuhan dan menjalankan bisnis untuk menunjang kebutuhan finansial dan memberdayakan dan melestarikan jemaat yang dilayani tetapi kurang memahami tentang manajemen bisnis sambil tetap mengabdi kepada Tuhan. Namun, ada juga kendala dan hal negatif yang muncul seperti; tidak memiliki pengalaman bisnis, kesulitan membagi waktu, fokus pada prioritas pelayanan yang berubah dan sebagainya. Peneliti menyarankan kepada Sinode Gereja Kristen Parousia untuk memberikan pendidikan, pelatihan dan pendampingan yang memadai bagi para hamba Tuhan yang akan dikirim ke lokasi-lokasi perintis agar dapat menjalankan usaha kecil dengan baik dan sukses sebagai strategi penanaman dan pengembangan gereja. Hal ini penting untuk visitasi, komunikasi dan pendampingan agar terlaksana dengan baik dan memberikan bantuan pelayanan agar hamba-hamba Tuhan tidak bergumul sendiri.
MODEL KEPEMIMPINAN YESUS KRISTUS SEBAGAI PEMBAWA DAMAI BAGI RESOLUSI KONFLIK DI KOTA SURAKARTA Irawan Budi Lukmono; Gunaryo Sudarmanto
Missio Ecclesiae Vol. 9 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v9i2.126

Abstract

Obyek dari penelitian ini adalah kepemimpinan pembawa damai bagi resolusi konflik. Penelitian ini menggunakan paradigm naturalistik dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan menemukan: (1) kepemimpinan pembawa damai, (2) kepemimpinan Yesus Kristus sebagi pembawa damai, (3) model kepemimpinan Yesus Kristus sebagai pembawa damai bagi resolusi konflik di kota Surakarta. Pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, dan penelaahan dokumen tertulis. Analisis data dengan menggunakan analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema. Hasil dari penelitian adalah model kepemimpian pembawa damai bagi resolusi konflik di kota Surakarta yang memiliki tiga komponen: (1) kepemimpinan pembawa damai yang mencakup prinsip, upaya, dan karakter, (2) resolusi konflik, (3) dampak. Hasil penelitian ini dapat diterapkan para pemimpin Kristen dalam membangun perdamaian dan resolusi konflik di kota Surakarta.