Pendidikan Musik, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FUNGSI SASANDU GONG DALAM NYANYIAN TE’O RENDA DI ROTE NUSA TENGGARA TIMUR ; Didin Supriadi; Gandung Joko Srimoko
Jurnal Penelitian Musik Vol 1 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sasandu gong merupakan alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini berasal dari Pulau Rote Nusa Tenggara Timur. Instrumen solo ini memiliki fungsi peran sebagai pengiring melodi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang bagaimana Fungsi Sasandu Gong dalam Nyanyian Te’o Renda di Rote Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan datanya meliputi wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Penelitian ini di laksanakan di Jln Lalamentik No 47 Fatululi, Oebobo Kota Kupang dan juga wawancara dilakukan secara virtual call melalui video call, phone call dan juga pesan teks. Hasil penelitian menunjukan bahwa Fungsi Sasandu Gong dalam Nyanyian Te’o Renda di Rote Nusa Tenggara Timur berfungsi sebagai ritual akan hasil panen sebagai bentuk doa dan ucapan syukur kepada Tuhan dan leluhur serta berfungsi sebagai sarana hiburan bagi masyarakat rote. Selain itu berfungsi sebagai estetik, alat komunikasi, simbol, respon fisik, norma sosial, institusi sosial, kesinambungan dan stabilitas budaya dan kontribusi pada suatu integrasi dari kelompok masyarakat.
FUNGSI SASANDU GONG DALAM NYANYIAN TE’O RENDA DI ROTE NUSA TENGGARA TIMUR ; Didin Supriadi; Gandung Joko Srimoko
Jurnal Penelitian Musik Vol 1 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.188 KB)

Abstract

Sasandu gong merupakan alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik. Alat musik ini berasal dari Pulau Rote Nusa Tenggara Timur. Instrumen solo ini memiliki fungsi peran sebagai pengiring melodi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang bagaimana Fungsi Sasandu Gong dalam Nyanyian Te’o Renda di Rote Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan datanya meliputi wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Penelitian ini di laksanakan di Jln Lalamentik No 47 Fatululi, Oebobo Kota Kupang dan juga wawancara dilakukan secara virtual call melalui video call, phone call dan juga pesan teks. Hasil penelitian menunjukan bahwa Fungsi Sasandu Gong dalam Nyanyian Te’o Renda di Rote Nusa Tenggara Timur berfungsi sebagai ritual akan hasil panen sebagai bentuk doa dan ucapan syukur kepada Tuhan dan leluhur serta berfungsi sebagai sarana hiburan bagi masyarakat rote. Selain itu berfungsi sebagai estetik, alat komunikasi, simbol, respon fisik, norma sosial, institusi sosial, kesinambungan dan stabilitas budaya dan kontribusi pada suatu integrasi dari kelompok masyarakat.