Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak kelompok A di TK Mutiara Bunda Bangkinang. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar anak belum mampu mengenal, menyebutkan, membedakan, dan mengelompokkan bentuk-bentuk geometri sederhana sehingga diperlukan suatu metode pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri melalui penerapan metode kooperatif teknik mencari pasangan (Make a Match) berbantuan media bergambar pada anak kelompok A TK Mutiara Bunda Bangkinang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak yang terdiri atas 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif melalui perhitungan persentase untuk mengetahui peningkatan kemampuan anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode kooperatif teknik mencari pasangan berbantuan media bergambar mampu meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri anak. Peningkatan tersebut terlihat dari meningkatnya keaktifan, antusiasme, serta kemampuan anak dalam mengenal, menyebutkan, membedakan, dan mengelompokkan bentuk-bentuk geometri. Persentase ketuntasan kemampuan anak meningkat dari 51% pada Siklus I menjadi 79,8% pada Siklus II sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode kooperatif teknik mencari pasangan (Make a Match) berbantuan media bergambar efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak kelompok A di TK Mutiara Bunda Bangkinang.