Jaringan distribusi tegangan menengah 20 kV berperan penting dalam menyalurkan energi listrik dari gardu induk ke konsumen. Permasalahan yang sering terjadi pada jaringan ini adalah penurunan tegangan (voltage drop) dan susut daya, terutama pada penyulang dengan jarak yang panjang dan beban yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Battery Energy Storage System (BESS) terhadap perbaikan profil tegangan dan penurunan susut daya pada Penyulang Binjai ULP Sintang. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak DIgSILENT PowerFactory melalui simulasi aliran daya pada kondisi eksisting dan beberapa skenario penempatan BESS. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penerapan BESS mampu memperbaiki profil tegangan serta mengurangi rugi-rugi daya sistem distribusi. Dari seluruh skenario yang diuji, BESS Opsi 4 memberikan hasil terbaik dengan susut daya sebesar 157,90 kW dan susut energi sebesar 4.737,00 kWh, lebih rendah dibandingkan kondisi eksisting maupun skenario lainnya. Selain itu, BESS Opsi 4 meningkatkan kestabilan tegangan pada ujung penyulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BESS merupakan solusi yang efektif untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas penyaluran energi pada jaringan distribusi tegangan menengah 20 kV.