Penelitian ini bertujuan menganalisis penerimaan mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam kegiatan akademik menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian dilakukan pada mahasiswa aktif Universitas Esa Unggul Kampus Tangerang/Citra Raya angkatan 2022–2025 dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Forms yang disusun berdasarkan variabel TAM, yaitu persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, sikap terhadap penggunaan, dan niat perilaku menggunakan. Dari populasi 19.735 mahasiswa, diperoleh 200 responden berdasarkan perhitungan rumus Slovin dengan margin of error 7,1%, sehingga telah memenuhi jumlah sampel minimum. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk persentase melalui tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT memperoleh penerimaan yang positif di kalangan mahasiswa. Sebanyak 74,4% responden menggunakan ChatGPT secara rutin untuk mendukung aktivitas akademik. Mayoritas responden menilai ChatGPT membantu mempercepat penyelesaian tugas, mempermudah pemahaman materi, serta meningkatkan efektivitas belajar. Selain itu, ChatGPT dinilai mudah digunakan sebagai media pendukung pembelajaran. Namun, niat untuk terus menggunakan ChatGPT tercatat lebih rendah dibandingkan persepsi terhadap manfaat dan kemudahan penggunaannya. Pemanfaatan ChatGPT dalam kegiatan akademik tetap perlu disertai dengan etika akademik, tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis