Desi Rahmawati
IKIP Siliwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan bahan ajar matematika berbantuan model Discovery Learning untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa sekolah dasar Desi Rahmawati; Ratni Purwasih; Sukma Murni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 5 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i5.31592

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan kajian terhadap rendahnya kemampuan pemahaman matematis yang dimiliki siswa. Kemampuan pemahaman matematis menjadi modal yang penting dimiliki oleh setiap individu yang sedang belajar matematik. Namun kenyataanya kemampuan pemahaman matematis masih tergolong kedalam kategori kurang baik. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan, kepraktisan dan kefektifan dari bahan ajar matematika yang berfokus pada media PPT interaktif berbasis discovery learning dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematis pada materi operasi hitung perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000. Penelitian ini dilakukan di SDN 2 Cibingbin Kabupaten Purwakata, dengan objek penelitian sebanyak 10 siswa kelas VI dan 20 siswa kelas V. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media dan lembar validasi ahli modul ajar, lembar kepraktisan, soal pretest dan postest. Dari hasil validasi ahli modul ajar mendapatkan kategori sangat layak. dengan persentase 95% dari ahli materi, 81,25% validasi dari ahli media dan 80% dari validasi ahli modul ajar. Mendapatkan kategori sangat praktis dari hasil uji coba terbatas dan luas, dengan persentase 87% untuk kebermanfaatan, 88% untuk kemenarikan, 86% untuk keterbaruan dan 87% untuk keterbantuan. Mendapatkan kategori cukup efektif dari uji produk, dengan hasil menunjukkan nilai Gain sebesar 0,7 dengan kategori tinggi dan nilai N-gain Sebesar 70% dengan kategori cukup efektif.