Mangrove adalah ekosistem hutan bakau yang tumbuh di daerah pasang surut. Hutan mangrove ini memiliki peranan penting dalam melindungi pesisir dari abrasi, mencegah intrusi air laut, dan menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Hutan mangrove Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. terletak di pesisir utara Pulau Sulawesi. Hutan ini memiliki luas sekitar 200 hektar dan merupakan salah satu hutan mangrove terbesar di Gorontalo. Hutan mangrove Desa Maleo memiliki topografi yang berbukit-bukit dengan ketinggian antara 0-5 meter di atas permukaan laut. Lokasi penelitian hutan mangrove Desa Maleo terletak di bagian tengah hutan. Lokasi penelitian ini dipilih karena memiliki kondisi yang representatif untuk mewakili kondisi hutan mangrove di Desa Maleo. Akar mangrove jenis Rhizophora sp. di Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo memiliki densitas bakteri yang cukup tinggi. Densitas bakteri pada akar mangrove jenis Rhizophora sp. di Desa Maleo dipengaruhi oleh faktor lingkungan, seperti salinitas, pH, dan kandungan bahan organik. Salinitas yang tinggi dapat meningkatkan densitas bakteri, sedangkan pH yang rendah dapat menurunkan densitas bakteri. Jenis penelitian ini adalah deskritif (survei lapangan), menggunakan metode kuantitatif dengan metode hitung cawan.