Widiyawati, Anita Tri
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jamak

PERAN LITERASI INFORMASI DALAM PELAKSANAAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER: literasi informasi, strategi pembelajaran, pendidikan karakter Widiyawati, Anita Tri
JAMAK Vol. 3 No. 1 (2016): JAMAK 2016
Publisher : STISOSPOL WASKITA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan kekuatan suatu bangsa. Untuk menumbuhkan pendidikan karakter membutuhkan proses panjang, sehingga diperlukan untuk menanamkan pendidikan karakter sejak dini. Terdapat lima ranah pendidikan yang dapat menumbuhkan karakter yang baik: keluarga, diri sendiri, pemerintah, sekolah, lingkungan, dan masyarakat (Mustari, 2014:x). Dalam upaya menumbuhkan pendidikan karakter di sekolah diperlukan peran guru dalam mendidik siswanya serta peran perpustakaan sekolah dalam mendukung proses belajar mengajar. Peran guru berkaitan dengan strategi pembelajaran yang digunakan pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Dan strategi pembelajaran ini sangat erat kaitannya dengan literasi informasi. Peserta didik yang mempunyai tingkat literate yang tinggi, maka dapat mencapai tingkatan informasi yang tertinggi yaitu „wise’ (kebijaksanaan). Ketika peserta didik telah mencapai nilai-nilai kebijaksanaan, maka nilai-nilai karakter pun dapat tercapai pula. Sehingga peserta didik mampu untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter dalam menjalani kehidupan di masa depan yang lebih baik
PENTINGNYA KEBIJAKAN DALAM PENGEMBANGAN KOLEKSI PADA ORGANISASI PERPUSTAKAAN: pengembangan koleksi, kebijakan, organisasi perpustakaan Widiyawati, Anita Tri
JAMAK Vol. 4 No. 1 (2017): JAMAK 2017
Publisher : STISOSPOL WASKITA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pengembangan koleksi adalah tahapan pertama yang ada pada pengembangan koleksi. Kebijakan pengembangan koleksi sangat penting sebagai pedoman untuk menentukan arah dari pengembangan koleksi. Hal yang sangat bertentangan di lapangan, banyak kasus pada organisasi perpustakaan yang hanya mempunyai kebijakan pengembangan koleksi secara lisan dan tidak jelas bahkan terdapat perpustakaan yang tidak mempunyai kebijakan pengembangan koleksi baik secara tertulis maupun lisan. Tanpa adanya kebijakan pengembangan koleksi, maka perpustakaan tidak akan dapat memberikan layanan yang maksimal kepada pemustaka. Dalam kebijakan pengembangan koleksi dituntut untuk memformulasikan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka. Dalam proses pengembangan koleksi, pengelola perpustakaan harus memperhatikan kemampuan dari organisasi perpustakaan dan kebutuhan pemustaka sebagai masyarakat yang menerima sasaran layanan dari organisasi perpustakaan, termasuk dalam membuat kebijakan pengembangan koleksi. Dalam hal ini pengelola perpustakaan dapat menggunakan analisis SWOT. Di dalam membuat kebijakan pengambangan koleksi terdapat beberapa model yang bisa digunakan, yakni: narrative model, classed model, combined narrative and classed models, dan supplemental policies.
THE IMPORTANCE OF EMERGENCY MANAGEMENT RECORD AND ARCHIVE IN SUPPORTING VILLAGE GOVERNMENT ADMINISTRATION: administrasi pemerintahan desa, arsip, manajemen keadaan darurat Widiyawati, Anita Tri
JAMAK Vol. 5 No. 2 (2018): Jamak 2018
Publisher : STISOSPOL WASKITA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara rawan bencana, yakni bencana geologis, oseonologis, meteorologis, serta gabungannya. Kedudukan arsip statis dan dinamis dalam administrasi pemerintahan desa merupakan blueprint dari jalannya roda pemerintahan. Merujuk pada pentingnya keberadaan arsip desa, maka dibutuhkan kesiapsiagaan pemerintah desa dalam melindungi arsip yang dimiliki. Tujuannya adalah untuk meminimalisir kerugian yang diakibatkan dan segera dapat melakukan pemulihan. Manajemen keadaan darurat arsip merupakan suatu manajemen yang dirancang khusus dalam mengantisipasi terjadinya bencana, baik bencana alam maupun bencana yang diakibatkan oleh ulah manusia