Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Audit dan Perpajakan

The Effect Of Sustainability Reports On Going Concern Audit Disclosures On The Indonesia Stock Exchange (Mining Companies 2017-2021) Pulungan, Faisal Fadly; Suwarno, Try Edi; Rizky Aldi Setianda; Rahmatullah Alfikri; Audina Rahmi; Purnama, Itang
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 5 No. 1 (2025): Artikel Riset Mei 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v5i1.5526

Abstract

Studi ini menguji hubungan antara Sustainability Reports (Aspek Ekonomi, Lingkungan, & Sosial) terhadap pengungkapan audit going concern di bursa efek Indonesia terkhusus perusahaan pertambangan di tahun 2017-2021. Data Sekunder dihasilkan melalui laporan audit dan laporan keberlanjutan yang diberikan secara terstruktur. Populasi untuk penelitian ini terdiri dari 46 Populasi Perusahaan dengan menggunakan 16 Sampel perusahaan pertambangan yang menerbitkan laporan keuangan audited dan laporan keberlanjutan tahun 2017-2021. Hipotesis diuji dengan menggunakan Uji Statistik Linear Berganda. Pengujian dilakukan pada tingkat signifikansi 0,05. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara profitabilitas dengan harga saham. Sedangkan Laporan audit dan Sustainability report tidak memberikan hubungan terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menghasilkan bahwa terdapat pengaruh negatif antara Sustainability Report Indeks Ekonomi terhadap Pengungkapan Audit Going Concern. Selanjutnya, tidak terdapat pengaruh antara Sustainability Report Indeks Lingkungan terhadap Pengungkapan Audit Going Concern. Kemudian, juga terdapat pengaruh positif antara Sustainability Report Indeks Sosial terhadap Pengungkapan Audit Going Concern. Penelitian diharapkan mampu menjadi sebuah acuan untuk auditor dan perusahaan dalam memahami opini going concern, terutama faktor yang mempengaruhinya, sehingga untuk auditor dapat meminimalisir kesalahan dalam pengungkapan kelangsungan usaha perusahaan dan pemberian opini going concern, serta untuk perusahaan dapat menjalankan perusahaan dengan baik, menjaga kelangsungan usaha, dan terhindar dari masalah going concern
Menata APBD, Membangun Daerah: Menuju Kemandirian Fiskal Melalui Efisiensi Anggaran Serta Investasi Infrastruktur Pada Kabupaten Tanah Laut Setianda, Rizky Aldi; Suwarno, Try Edi; Abdillah, M. Riduan; Hadiani, Yasir; Laoli, Victorinus; Pulungan, Faisal Fadly; Muthmainnah, Riyadatul; Sinaga, Ananda Sabrida
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 5 No. 1 (2025): Artikel Riset Mei 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v5i1.6215

Abstract

Kemandirian fiskal merupakan indikator utama dalam menilai sejauh mana daerah mampu membiayai pembangunan tanpa bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi anggaran dan investasi infrastruktur terhadap kemandirian keuangan daerah, dengan studi kasus pada Kabupaten Tanah Laut selama periode 2015–2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model regresi linear berganda, penelitian ini mengevaluasi kontribusi dua variabel strategis terhadap peningkatan kapasitas fiskal daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik efisiensi anggaran maupun investasi infrastruktur memiliki hubungan negatif terhadap kemandirian keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa alokasi anggaran dan investasi perlu diarahkan secara optimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Dalam konteks teori kapasitas fiskal daerah, kondisi ini mencerminkan kebijakan fiskal daerah perlu diperkuat untuk mewujudkan kemandirian fiskal. Oleh karena itu, diperlukan formulasi strategi fiskal yang tidak hanya menekankan efisiensi, tetapi juga efektivitas serta keberlanjutan manfaat ekonomi jangka panjang dari belanja daerah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan fiskal daerah