Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) lebih baik dari pada model pembelajaran Open-Ended Problem pada materi kubus dan balok kelas VIII SMP N 26 Purworejo tahun 2015/2016. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data dengan dokumentasi dan tes yang sudah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) lebih baik dari pada model pembelajaran Open-Ended Problem pada materi kubus & balok kelas VIII SMP N 26 Purworejo tahun 2015/2016. Kata kunci: Auditory Intellectually Repetition (AIR), Open-Ended Problem, prestasi belajar