Batugamping merupakan batuan yang unik karena mempunyai sifat heterogen dari segikomposisi dan properti. Hal ini disebabkan oleh proses-proses diagenesa yang terjadi padabatugamping. Perkembangan batugamping yang sensitif terhadap perubahan kondisi geologi dapatmemberikan informasi berupa asal – usul pembentukan dari batugagamping itu sendiri. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui variasi batugamping yang berada di daerah penelitian. Metode penelitianyang digunakan adalah hasil pengamatan singkapan batugamping pada daerah penelitian yangkemudian diambil sampel dari singkapan batugamping yang nantinya di jadikan sayatan sampel untukdi deskripsi secara petrologi. Klasifikasi yang digunakan untuk deskripsi petrologi berdasarkankombinasi klasifikasi Folk, 1951 dan Dunham, 1961 dan juga dibagi berdasarkan tipe matriks danvisible porosity. Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi batugamping pada daerah penelitian dibagimenjadi 5 (lima) variasi batugamping, yaitu Batugamping Mudstone dengan jumlah 9 sampel,Batugamping Packstone dengan jumlah 14 sampel, Batugamping Floatstone dengan jumlah 10 sampel,Batugamping Wackstone dengan jumlah 8 sampel dan Batugamping Rudstone dengan jumlah 13sampel dengan seluruh total sampel yaitu 54 sampel. Hasil penelitian ini dapat menambah wawasanuntuk diri sendiri dan juga sebagai literatur untuk penelitian lebih lanjut tentang batugamping di QuarryX.Kata Kunci: Batugamping; Cibinong; Formasi Klapanunggal; Variasi