Peningkatan kepadatan penduduk dan industrialisasi berdampak pada meningkatnya kebutuhanpemanfaatan ruang. Pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan daya dukung lingkungannya dapatmenimbulkan kerusakan kawasan. Sementara ini pertambahan penduduk di Indonesia setiap tahun terusmeningkat. Kondisi ini menuntut adanya pengembangan wilayah, sementara lahan yang tersedia sangatterbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan arahan dalam pengembangan kawasan perkotaan didaerah Tanjung Lesung dan sekitarnya berdasarkan aspek geologi lingkungan yang baik terhadapkelestarian lingkungan dan kaidah pengembangan wilayah perkotaan. Metode yang digunakan dalampenelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan metode pembobotan scoring, dengan menggunakansoftware untuk memudahkan dalam pengolahan data. Berdasarkan hasil pengolahan data analisiskesesuaian lahan, wilayah penelitian terbagi menjadi 3 wilayah, yaitu wilayah kemungkinan yang siapdikembangkan untuk menjadi pemukiman, wilayah kendala yang siap dikembangkan untuk menjadipemukiman namun membutuhkan rekayasa teknik, dan wilayah limitasi yang tidak cocok untuk dijadikanlahan pemukiman, namun cocok dijadikan daerah konservasi.Kata Kunci: pengembangan wilayah; metode skoring; geologi lingkungan; kesesuaian lahan